Tutorial DasarSIAP Wacana

Artikel Kategori // Buku

Beranda / Buku / Cinta Membaca
Cinta Membaca
9 Komentar | Dibaca 3423 kali

cinta membaca

 

Buku ini merupakan hasil lomba menulis yang diselenggarakan oleh koordinator LRS Tegal, Futicha Turisqoh (Puput Happy) pada tahun 2012 dan ditulis oleh para pemenangnya, yaitu: Endang Ssn,Wicha Spicca Breeze, Abi Sabila,Tofik Rochadi,Himmah Mahmudah, Hidayatul Hasanah, Sabil Ananda, Peba, Resty Gipi, Wirasatriaji , Yuli Ariwibowo, Syifa Kamila, Ariesadhar,Dyah N. Rizky, Laksamana Handika,Ragil Kuning,Irfan Fauzi, Aida Mardiah,Nenny Makmun,Lani Pujiastuti, Kang Amroelz,Santy el-Fairuz,Felomaya Andrea, Syifa Enwa,Atiyatul Mawaddah, Syakima Arfitamma, Sandza, Sutrisno,Fransiska S. Manginsela, dan Bagas Prakoso

Buku ini menarik dan inspiratif sekali, karena mampu membangkitkan gairah pembaca untuk semakin gemar membaca. Beberapa penulis senior bahkan mengomentari buku ini:

Membaca buku ini akan membuat kita mengerti pentingnya arti membaca. Ditulis dengan bahasa yang ringan namun sarat hikmah. Jangan bermimpi jadi penulis jika kita malas membaca, sebab untuk jadi penulis yang baik yang harus dilakukan tidak hanya menulis… menulis… menulis… tapi juga membaca… membaca… membaca. Dan buku ini akan membuat kita semakin mencintai Membaca.” (Uda Agus; Pembaca buku perpustakaan sekolah terbanyak saat masih SMP, Penulis, dan seorang ayah)

 

Membaca adalah cara paling elegan “mencuri” ilmu dan pengalaman orang-orang hebat, yang membuat Anda menjadi kaya raya tanpa harus masuk penjara. Bukankah ilmu itu adalah kekayaan yang sesungguhnya? Membacalah, jika Anda ingin menjadi orang yang kaya raya.” (Joni Lis Efendi, Penulis, Founder Writing Revolution)

 

Iqro’ (bacalah), adalah kata pertama yang diucapkan Rasullulah ketika wahyu diturunkan. Maka tersirat sudah betapa pentingnya ‘pekerjaan’ membaca. Jika kepala kita adalah sebuah bilik, maka membaca adalah sebuah lentera atau pintu yang memancarkan cahaya. Khususnya bagi para penulis, saya berani bertaruh, tak ada seorang penulispun di muka bumi ini kecuali ia juga seorang pembaca. Menulis adalah mencurahkan, jika kepala kita melompong, maka, apa yang bisa kita curahkan? Membaca adalah mengisi, mengisi cahaya, mengisi pengetahuan. Sungguh beruntung siapapun Anda yang telah jatuh cinta pada pekerjaan ‘membaca’. Bacalah buku ini, dan Anda akan semakin tahu, menggebu-gebu, bahwa membaca adalah sebuah amal yang istimewa.” (Mashdar Zainal, Novelis, Cerpenis, Pecinta buku)

 

Hidup terlalu singkat untuk dapat memahami semua, tetapi dengan

membaca kita bisa mengerti pengalaman dan perasaan orang lain.”