Tutorial DasarSIAP Wacana

Artikel Kategori // Lain-Lain

Beranda / Lain-Lain / ESAI, Tentang pemanfaatan sampah menjadi barang yang bernilai estetis dan ekonomis
ESAI, Tentang pemanfaatan sampah menjadi barang yang bernilai estetis dan ekonomis
0 Komentar | Dibaca 7664 kali

MEMBUAT KERAJINAN TANGAN MENGGUNAKAN BAHAN DASAR SAMPAH

(Dengan BANK Sampah Menjadikan Sampah Bernilai Estetis dan Ekonomis)

Oleh : Ari Setiadi, S.Pd

Sampah adalah suatu barang yang sudah tidak terpakai lagi atau tidak digunakan lagi. Sampah sering kali menjadi gangguan bagi kehiduan manusia. Bukan hanya karena masalah terganggunya keindahan tempat tinggal yang kita diami, atau seringnya sampah menyumbat saluran air, melainkan kerapnya berbagai macam penyakit  menyerang manusia yang diakibatkan dari lemahnya penanganan sampah itu sendiri.

Sampah selama ini sering menjadi sosok menakutkan atau bahkan bisa dikatakan musuh bagi kelangsungan hidup manusia. Karena itu sampah ingin dijauhkan, sejauh mungkin dari kehidupan kita. Padahal yang menciptakan sampah itu sendiri adalah manusia. Namun, kenyataannya memang seperti itu. Hasil dari proses kehidupan manusia menghasilkan apa yang dinamakan dengan sampah. Jadi, dapat ditarik sebuah kesimpulan bahwa sampah merupakan bagian yang tak dapat dipisahkan dari kehidupan manusia. Masalahnya adalah manusia kerap dibuat kebingungan mengatasi sampah yang semakin menumpuk , ditambah lagi terbatasnya lahan Tempat Pembuangan Sampah di tempat mereka tinggal.

Sekarang  ini telah banyak teknologi untuk mengelola bahkan memusnahkan sampah.  Namun, sudah tidak jamannya lagi sampah dimusnahkan atau dijauhkan dari kehidupan manusia.  Sampah dapat kita sulap menjadi sesuatu yang bernilai ekonomis dan bernilai estetis. Salah satunya adalah dengan diadakannya BANK Sampah.

Pengelolaan sampah di SMP Muslimin saat ini menjadi masalah utama yang harus ditangani. Maka sebuah penelitian saya lakukan untuk  menguji cobakan pemanfaatan sampah menjadi sebuah bentuk kerajinan dan apakah BANK Sampah yang telah ada mampu mengatasi sampah di SMP Muslimin Cililin?

 

Jenis-jenis Sampah

Sampah itu sendiri terbagi menjadi beberapa jenis. Diantaranya akan saya paparkan di bawah ini.

  1.  Sampah Organik

Sampah organik adalah sampah yang dapat di urai dan juga sampah yang dapat membusuk secara alami. Sampah ini termasuk jenis sampah basah yang dapat di olah menjadi pupuk kompos. Contoh sampah organik adalah sisa makanan, sayuran, dedaunan dan sebagainya.

Sampah jenis ini dapat terurai secara alami. Melalui berbagai proses penguraian kemudian akan kembali menyatu dengan tanah. Namun jika di olah menjadi kompos maka akan lebih berguna.

 

  1. Sampah Anorganik

Sampah ini berbeda dengan sampah organik. Sampah ini adalah sampah yang tidak dapat terurai dengan cepat, diperlukan waktu beribu-ribu tahun agar sampah jenis ini bisa terurai.

Bahan jenis ini terbuat dari bahan kering seperti plastik, besi, karet dan sebagainya. Sampah jenis ini dapat di olah menjadi barang yang dapat digunakan kembali. Bahkan, jika dikelola atau dengan cara daur ulang akan memberi keuntungan secara materil pada pengelolanya. Adapun barang hasil dari daur ulang sampah anorganik seperti alat-alat rumah tangga, hiasan dinding, dan berbagai macam kerajinan lainnya.

 

  1. Sampah Berbahaya

Sampah berbahaya adalah sampah yang beracun atau limbah dari bahan-bahan berbahaya seperti limbah rumah sakit, limbah pabrik dan lain-lain.

 

  Manfaat Sampah

Untuk merubah sampah agar dapat menjadi manfaat, diperlukan cara untuk mengelolanya dengan baik. Adapun cara tersebut adalah sebagai berikut.

  1. Mengurangi (Reduce)

Cara ini adalah meminimalisir barang-barang yang kita gunakan, agar sampah yang kita hasilkan juga berkurang. Contohnya meminimalisir penggunaan kantong  plastik untuk membawa barang belanjaan.

  1. Menggunakan kembali (Reuse)

Agar dapat meminimalkan sampah maka pilihlah barang-barang yang sekiranya dapat atau masih bisa digunakan kembali.

  1. Mendaur ulang (Recycle)

Untuk meminimalkan sampah, maka gunakanlah barang-barang yang dapat didaur ulang. Misalkan plastik-plastik bekas dapat kita daur menjadi hiasan, pas bunga, dan kerajinan lainnya.

 

 

  1. Mengganti (Replace)

Untuk meminimalkan sampah maka kita harus mengganti barang-barang yang tidak ramah lingkungan atau hanya sekali pakai menjadi barang-barang yang lebih tahan lama dan juga ramah lingkungan.

 

BANK Sampah

Untuk dapat memanfaatkan sampah sesuai dengan tujuan yang ingin dicapai, tentunya kita harus mengumpulkan sampah terlebih dahulu. Setelah terkumpul kita pilah berbagai jenis sampah tersebut ke dalam jenisnya. Untuk itu diperlukan sebuah program yang mampu melakukan hal tersebut. Salah satunya adalah Program Bank Sampah.

Bank Sampah adalah sebuah program yang mampu mengumpulkan sampah dan mampu memberi keuntungan secara materil dari ke dua belah pihak, baik dari pihak penyetor maupun pengelola itu sendiri. Di SMP Muslimin Bank Sampah dikelola oleh OSIS. Setiap kelas yang menyetorkan sampahnya dihitung perkilo berdasarkan jenisnya dan ditukar dengan nilai rupiah yang nantinya dijadikan uang kas.

Karena semua jenis sampah terkumpul di Bank Sampah, maka mudah untuk memilih sampah mana yang akan dimanfaatkan sesuai dengan tujuan. Kita pilih sampah mana yang akan dijadikan sebagai bahan dasar dari kerajinan yang akan kita buat.

 

Membuat Taplak Meja

Pada penelitian ini, akan saya jelaskan memanfaatkan sampah bekas minuman sachet menjadi sebuah kerajinan taplak meja. Alat, bahan dan cara membuat di antaranya:

  1. Alat dan Bahan
    1. Gunting
    2. Kemasan bekas minuman sachet
    3. Cara membuat

–          Kemasan dilap dengan kain basah lalu keringkan. Potong kemasan dengan ukuran lebar 5,1 cm dan panjang 6,8 cm dengan tidak membuka kemasan, hanya menggunting bagian bawah dan atas kemasan, lihat pada gambar 3.2.

–          Siapkan kemasan dengan gambar yang sama sejumlah 200 lembar untuk  ukuran taplak meja sedang. Bersihkan dan gunting dengan ukuran yang sama

–          Setelah siap, lipatlah kemasan tersebut dengan lebar 1,7 cm atau sisi 5,1 cm tadi dilipat sebanyak tiga lipatan sehingga bahan akan menjadi ukuran 1,7 cm dan panjang 6,8 cm.

–          Langkah awal, siapkan empat bahan yang sudah dilipat tadi, kemudian dikaitkan satu sama lain sehingga mengikat.

–          Setelah ke empat bahan tadi mengikat tambahkan bahan yang sama di tiap sisinya, mengikat kembali.

–          Sambungkan terus bahan dari tiap sisinya dan bentuklah sesuai keinginan.

Itulah salah satu kerajian dengan menggunakan bahan dasar sampah anorganik yang telah dibuat di SMP Muslimin Cililin.

 

Simpulan

Dari beberapa aktifitas  penelitian ini, akhirnya dapat diambil kesimpulan sebagai berikut:

  1. Sampah terbagi menjadi beberapa jenis diantaranya sampah organik, anorganik, sampah berbahaya.
  2. Dengan Bank Sampah sampah diolah menjadi barang yang bermanfaat yang bernilai estetis dan bernilai ekonomis.
  3. Sampah anorganik dapat dibuat menjadi sebuah kerajinan yang bernilai estetik, salah satunya adalah membuat taplak meja dari bahan bekas minuman sachet.

 

Kesimpulan di atas menjelaskan bahwa sampah bukan lagi barang yang harus kita jauhkan dan kita buang begitu saja. Sampah dapat kita olah dengan baik sehingga menjadi barang yang memberi manfaat bagi kita, baik yang bernilai seni maupun yang bernilai materi.

 

Harap tunggu, laporan sedang dalam proses submit....

Anda harus login untuk berkomentar. Login Sekarang

Penulis Lainnya

SIRAJAM MUNIRA

Guru MI Muhammadiyah 5 Surabaya
Daftar Artikel Terkait :  1
Layanan ini diselenggarakan oleh PT. TELKOM INDONESIA untuk dunia pendidikan di Indonesia.
Mari kita majukan bangsa Indonesia, melalui pemanfaatan Teknologi Informasi yang tepat guna
pada dunia pendidikan Indonesia.
Sistem Informasi Aplikasi Pendidikan
versi 2.0