Tutorial DasarSIAP Wacana

Artikel Kategori // Informasi Umum

Beranda / Informasi Umum / KORUPSI RACUNI ANAK CUCU KITA
KORUPSI RACUNI ANAK CUCU KITA
0 Komentar | Dibaca 814 kali

Salam Sastra dari Solo.
Pada hakikatnya, korupsi merupakan tindakan melanggar hukum dan undang-undang yang telah ditentukan. Banyak kasus yang telah kita temukan dan kita dengar di berbagai media, dengan tema Korupsi merajalela! Kurangnya kesadaran, lemahnya hukum, serakah, dan lemahnya moral serta keimanan seseorang menjadi beberapa faktor dominan yang menjadi pemicu terjadinya perilaku tersebut. Indonesia ini adalah bangsa yang besar, bangsa yang sangat kaya dengan sumber daya alamnya, melimpah ruah yang tidak terbatas, Mengapa masih sedemikian? Melihat dari kaca mata tersebut, seharusnya kita sangat malu, namun mengapa mereka malah bangga dengan tindakan bejat tersebut. Hingga pada akhirnya, generasi anak cucu kita yang jadi korbannya.

KORUPSI FUCK

Akhir-akhir ini banyak merebak berita para Koruptor yang telah dicekal oleh KPK. Apresiasi ini sangat bagus dan sangat dinanti. Tetapi satu hal, Sanksi yang tidak tegas dan lemahnya tindak hukum di Indonesia inilah yang memprihatinkan. Akhirnya, generasi bangsa menjadi korban perilaku tersebut. Di sisi lain, mereka bersungguh-sungguh belajar menuntut ilmu, mencoba menggapai cita-cita, mencoba meraih masadepan yang cerah, tetapi secara tidak langsung mereka telah menjejali dengan tindakan-tindakan tersebut. Ini sangatlah meprihatinkan! Bagaimana nantinya nasib generasi kita? Membasmi tindak korupsi bukan hanya menjadi tugas pemerintah saja, melainkan menjadi peranan seluruh rakyat Indonesia. Mulai dari kalangan paling bawah sampai para petinggi Negara. Oleh karena itu, melahirkan pemimpin yang bermoral, ber-akidah serta berdaya saing perlu kita bina setiap saat, agar nantinya nasib generasi dan anak cucu kita tidak diracuni oleh perilaku memalukan tersebut. Malu karena bangsa Indonesia adalah bangsa yang besar dan kaya, namun sumber daya manusianya bobrok.

Sastra adalah kejujuran dan kebebasan.
Kurniawan, Menjelang Malam, 2014.