Tutorial DasarSIAP Wacana

Artikel Kategori // Pendidikan

Beranda / Pendidikan / TILAWAH QURAN ADALAH KEBUTUHAN
TILAWAH QURAN ADALAH KEBUTUHAN
0 Komentar | Dibaca 811 kali

tilawah

Tilawah quran menjadi program mingguan  di TK islam Miftahul Ulum Gumayun. “Ini penting, karena visi misi TK kita adalah terbentuknya siswa yang berakhlakul karimah, untuk itu harus dimulai dari guru-gurunya terlebih dahulu, yang membiasakan rajin membaca al-Quran, agar siswa juga meniru apa yang dilakukan guru” kata Kepsek TK Islam Miftahul Ulum Gumayun.

 

Setiap hari Jumat dewan guru beserta kepsek bergiliran membaca ayat-ayat dari al-Quran di aula TK hingga menjelang waktu sholat dhuhur. Dan setiap sebulan sekali, di hari Sabtu diadakan khataman Quran, dimana masing-masing guru membaca 2-3 juz alquran sampai semua surat dalam al-Quran selesai dibacakan.

 

Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh semua guru dengan senang hati tanpa beban, bahkan sudah menjadi semacam kebutuhan. Itu semua karena mereka sudah dibekali pengetahuan tentang arti pentingnya membaca al-Quran dalam kehidupan sehari-hari, bahwa tanggung jawab seorang muslim berkaitan dengan al Quran yang paling pertama adalah membacanya, tentu karena al Quran berbahasa arab, maka seseorang dituntut untuk mampu membaca kata-demi kata, kalimat demi kalimat dalam bahasa arab atau ‘melek huruf’ al Quran. Membaca al Quran yang seperti ini merupakan pemaknaan dari bahasa aslinya yaitu tilawah al Quran. Isyarat pentingnya tilawah al Quran ditegaskan oleh al Quran itu sendiri yaitu pada QS. Al Baqarah : 121, QS. Fathir 29 dan beberapa ayat di tempat lainnya yang mengindikasikan pentingnya tilawah yang pada umumnya diawali dengan kata perintah atau pujian pada orang-orang yang melaksanakannya.

 

Menurut Ade Hanapi Abu Raudha , kata tilawah merupakan bentuk ‘mashdar’ atau kata sifat yang terbentuk dari kata kerja dasar ‘talaa (kata kerja bentuk lampau/kkbl) – yatluu’ (kata kerja bentuk sekarang/kkbs). Dalam bentuk jamak berarti ‘talau’ atau ‘yatluuna’. Sedangkan dalam kata perintah biasanya di baca ‘utluu’ atau jika dahului wawu menjadi ‘watluu’.

Pada QS. Al Baqarah : 121 Allah swt berfirman :

 

Orang-orang yang Kami datangkan al-kitab kepadanya, mereka membacanya dengan sebenar-benar bacaan, merekalah yang beriman kepadanya dan barang s