Tutorial DasarSIAP Wacana

Artikel Kategori // Lain-Lain

Beranda / Lain-Lain / bos== bsm
bos== bsm
0 Komentar | Dibaca 1106 kali

BOS=Bantuan Operasional Sekolah(bukan Oeang Sendiri)///
BSM bUkan BGM2==bantuan guru miskin

kita kawal penyaluran bos dan bsm….demi anak cucu kita……………..

NILAH, Bandung – Ketua Komisi E DPRD Jawa Barat Didin Supriadin menuturkan dana bantuan operasional sekolah (BOS) dari pemerintah pusat untuk triwulan pertama di Provinsi Jawa Barat telah cair di bulan Januari 2014 yakni sebesar Rp1,1 triliun.

“Berdasarkan hasil rapat kerja komisi E DPRD Jabar dengan Dinas Pendidikan Provinsi Jabar, bahwa untuk BOS Pusat untuk triwulan pertama di Jabar telah cair di bulan Januari 2014 sebesar Rp1,1 triliun,” kata Didin Supriadin, di Bandung, Senin.

Sementara untuk dana BOS Provinsi Jabar, kata Didin, akan dicairkan untuk semester pertama di bulan Maret 2014 sebesar Rp500 miliar.

“Jumlah itu baik untuk pendidikan dasar ataupun pendidikan menengah,” kata dia.

Menurut dia, sebagai contoh misalnya sebanyak 178.690 siswa SD di Kabupaten Tasikmalaya, menerima dana BOS Pusat triwulan pertama tahun 2014 sebesar Rp.25.920.050.000.

“Sedangkan untuk SMP ada 64.086 siswa akan meraih dana BOS Pusat sebesar Rp11.375.265.000,” katanya.

Untuk Kota Tasikmalaya, lanjut Didin, jumlah siswa SD sebanyak 66.610 orang, maka dana BOS Pusat yang diterima adalah Rp9.658.450.000.

“Jumlah siswa SMP di Kota Tasikmalaya sebanyak 28.921 orang, maka dana BOS yang diterima ialah Rp4.133.477.500,” ujarnya.

Ia menambahkan, untuk Kabupaten Garut jumlah siswa SD-nya sebanyak 312.614 orang maka jumlah dana BOS Pusat yang diterima ialah sebesar Rp35.329.030.000.

“Sementara untuk SMP, jumlah siswa SMP di Kabupaten Garut sebanyak 110.060 orang sehingga jumlah dana BOS Pusat yang diterimanya sebesar Rp19.535.650.000,” katanya.

Dikatakannya ada 2,3 juta siswa di Provinsi Jawa Barat yang mendapatkan program beasiswa miskin (BSM) dari pemerintah pusat di tahun 2014 ini.

“Dengan rincian per siswanya untuk SMA/SMK sebesar Rp1 juta per orang, SMP Rp750 ribu per orang, dan untuk SD Rp450 ribu per orang,” kata Didin. [ito]