Tutorial DasarSIAP Wacana

Artikel Kategori // Prestasi Sekolah

Beranda / Prestasi Sekolah / Gerakan Dipaksa, Terpaksa, Terbiasa dan Budaya
Gerakan Dipaksa, Terpaksa, Terbiasa dan Budaya
1 Komentar | Dibaca 2423 kali
SUTARNO @tarn2007
08 June 2014

Pramuka photo DSCN0056.jpg

SUTARNO. Mungkin terdengar aneh, DIPAKSA, TERPAKSA, TERBIASA dan BUDAYA, tetapi itulah yang dilakukan SMK Negeri 1 Miri Sragen Jateng guna menanamkan berbagai budaya dalam diri siswa dan keluarga besar sekolah.
Hal ini dipandang perlu sebagai bentuk keprihatinan sekolah melihat perkembangan peserta didik khususnya yang semakin mejauh dari budaya-budaya ketimuran. Tidak hanya sebatas budaya dalam kategori social, tetapi juga masalah budaya-budaya untuk dirinya sendiri yaitu budaya hidup aktif dan sehat.
RUANG LINGKUP PENDEKATAN
HAKEKAT DIPAKSA. Dalam hal pelaksanaan pembudayaan hidup aktif dan sehat, aturan yang dipaksakan kepada seseorang tersebut adalah mencakup keseluruhan pola tingkah laku dalam kehidupan seluruh warga SMK Negeri 1 Miri Sragen baik kehidupan di rumah maupun di lingkungan sekolah. Dari semua aturan yang dipaksakan ini harus dijalankan dan diharapkan nantinya semua pola tersebut seseorang akan menjadi terpaksa untuk menjalankannya. Adapun muara dipaksa di sini yang diharapkan adalah akan menjadi suatu yang terpaksa harus dijalankannya.
HAKEKAT TERPAKSA. Terpaksa di sini adalah berbuat di luar kemauan sendiri karena terdesak oleh keadaan, mau tidak mau harus dan tidak boleh tidak. Hal-hal tersebut mencakup semua tingkah laku seseorang yang mau tidak mau harus menjalankannya karena ada sesuatu yang memaksanya. Dalam hal pembudayaan hidup aktif dan sehat, aturan yang harus dijalankan seseorang tersebut adalah mencakup keseluruhan pola tingkah laku dalam kehidupan seluruh warga SMK Negeri 1 Miri Sragen baik kehidupan di rumah maupun di lingkungan sekolah. Dari semua aturan yang terpaksa harus dijalankan inilah diharapkan nantinya semua pola tersebut akan menjadi terbiasa dalam kehidupan sehari-hari. Adapun muara terpaksa di sini yang diharapkan adalah akan menjadi suatu kebiasaan, sedangkan hulu dari terpaksa di sini adalah dipaksa.
HAKEKAT TERBIASA. Pada dasarnya muara terbiasa adalah menjadi suatu budaya. Terbiasa adalah sesuatu yang lazim dilakukan. Hal-hal tersebut mencakup semua tingkah laku dan kebiasaan. Dalam hal pembudayaan hidup aktif dan sehat, kebiasaan di sini adalah mencakup keseluruhan pola tingkah laku dalam kehidupan seluruh warga