Tutorial DasarSIAP Wacana

Artikel Kategori // Pendidikan

Beranda / Pendidikan / KECERDASAN EMOSIONAL
KECERDASAN EMOSIONAL
1 Komentar | Dibaca 2097 kali

KECERDASAN EMOSIONAL

Oleh :

IMG_9430_3 

Ardiyansah Yuliniar Firdaus

Praktisi Pendidikan Kab. Bangkalan Guru SDN Sen-Asen 1 Kec. Konang

Dalam kehidupan sehari-hari sering kita jumpai orang-orang pandai dalam intelektual tapi gagal dalam kehidupan. Hal apa kiranya yang menjadi penyebab kejadian semacam ini? Pada umumnya orang-orang pandai cenderung bersikap individual, mereka merupakan pribadi yang tertutup. Dalam kehidupan sosialisasipun mereka tergolong orang-orang yang pendiam. Ini jelas sangat berpengaruh pada kecerdasan emosional mereka. Hakikatnya orang hidup di dunia ini membutuhkan hubungan interaksi yang baik antar sesama. Dengan interaksi yang baik dalam sebuah lingkungan, secara tidak langsung pribadi kita sebagai seorang individu akan belajar mengenai kecerdasan emosional itu sendiri. Kecerdasan emosional akan membawa kita pada hal-hal yang mampu membantu kehidupan kita dalam penyelesaian masalah. Dalam kehidupan ini, keberhasilan seseorang tidak hanya ditentukan oleh kecerdasan intelektualnya. Terbukti dari masih banyaknya orang pandai yang belum bisa memperoleh kehidupan yang lebih baik dibanding orang-orang yang intelektualnya sedang-sedang saja tapi mempunyai kecerdasan emosional yang tinggi. Disini dapat terlihat jelas bahwa kecerdasan emosional mempunyai andil yang besar dalam pencapaian kesuksesan hidup seseorang.

Hakikat Kecerdasan Emosional

Definisi kecerdasan emosional menurut Gardner yaitu “ potensi biopsikologis untuk memproses informasi yang dapat digiatkan dalam suatu setting budaya untuk memecahkan masalah atau untuk menciptakan produk yang berguna dalam suatu budaya”. Gardner (1991) atas dasar penelitian-penelitiannya yang dipengaruhi oleh studi neurofisiologi dan antropologi mengemukakan hakekat kecerdasan emosional sebagai kemampuan yang bersifat majemuk.Kecerdasan emosi dapat juga diartikan sebagai kemampuan mental yang membantu kita mengendalikan dan memahami perasaan-perasaan kita dan orang lain yang menuntun kepada kemampuan untuk mengatur perasaan-perasaan tersebut.

Atas dasar temuan-temuan awalnya, Gardner memilah inteligensi menjadi tujuh yaitu verbal-linguistic; logical-mathe-matical; spatial;</