Tutorial DasarSIAP Wacana

Artikel Kategori // Pendidikan

Beranda / Pendidikan / SERTIFIKASI GURU MENUJU PRESTASI
SERTIFIKASI GURU MENUJU PRESTASI
1 Komentar | Dibaca 1380 kali

SERTIFIKASI GURU MENUJU PRESTASI
Oleh : Agus Wahidi, M.Pd
Undang-undang guru dan dosen sebagai regulasi yang dikeluarkan oleh pemerintah untuk meningkatkan kualitas pendidikan dengan cara peningkatan kualitas guru melalui peningkatan kualifikasi pendidikan dan peningkatan kesejahteraan guru yaitu sertifikasi pendidik. Undang-undang guru dan dosen merupakan suatu ketetapan politik bahwa pendidik adalah pekerja professional, yang berhak mendapatkan hak-hak sekaligus kewajiban professional (Sajidan, 2010: 4).
Sertifikasi pendidik atau sering dikenal sertifikasi guru menjadi salah satu tuntutan organisasi guru di Indonesia untuk dipantau dan dikelola lebih baik. Sertifikasi guru menjadi bahan perbincangan yang hangat ketika menjelang dicairkan dana untuk tunjangan profesi / uang sertifikasi. Kesejahteraan guru sangat signifikan meningkat. Menjadi fenomena baru ketika banyak guru yang beralih profesi menjadi tuan tanah atau cangkau mobil. Menjadi pemandangan yang tidak asing lagi ketika di sekolah-sekolah banyak terparkir mobil-mobil yang baru keluar dari dealer mobil. Ya.. guru kita makin sejahtera…tak ada cerita Oemar bakrie lagi yang memakai sepeda butut seperti yang dilantunkan penyanyi legendaris Iwan Fals.
Lalu bagaimana dengan profesionalismenya ? Hal ini yang masih jauh panggang dari api. Profesionalisme sepertinya menjadi suatu yang terabaikan dari euphoria uang tunjangan sertifikasi, hal ini bisa dilihat dari masih sedikitnya guru yang membelanjakan uang sertifikasinya untuk peningkatan kompetensinya dengan mengikuti kursus atau melanjutkan jenjang kualifikasi akademiknya.
Pada Maret 2013, bank dunia meluncurkan publikasi “ Spending more or Spending better : Improving Education Financing in Indonesia”. Publikasi ini menunjukkan bahwa para guru yang telah memperoleh sertifikasi dan yang belum ternyata menunjukkan prestasi yang relative sama. Publikasi ini menunjukkan ada masalah dalam proses sertifikasi guru yaitu kecenderungan proses sertifikasi hanya formalitas belaka seharusnya yang terjadi adalah kualitas profesionalitas guru semakin meningkat dengan adanya sertifikasi guru. Seperti apa guru yang ada yang anda amati atau seperti apa bagi anda pembaca yang sebagai guru yang sudah tersertifikasi. Sudah profesionalkah guru-guru kita ?
Indikator guru yang professional paling tidak menunjukkan 7 kemampuan seperti yang diungkapkan oleh Prof Sajidan dalam Seminar Nasional Kimia dan Pendidikan yaitu good teaching skill, good knowledge able, dynamic curriculum, good using learning equipment/ media, good using technology, good professional attitude, good example/best practices. Dari ketujuh indicator tersebut guru bisa melihat dan bercermin apakah sudah professional atau belum.
Semua pihak yang terkait dengan sertifikasi guru seharusnya berani untuk jujur mengintrospeksi dan mengevaluasi tentang pelaksanaa