Tutorial DasarSIAP Wacana

Artikel Kategori // Lain-Lain

Beranda / Lain-Lain / MENJADI The LEADER Of The EDUCATION YANG DIHORMATI, DIHARGAI BUKAN DITAKUTI Di-Era Kurikulum 13
MENJADI The LEADER Of The EDUCATION YANG DIHORMATI, DIHARGAI BUKAN DITAKUTI Di-Era Kurikulum 13
0 Komentar | Dibaca 771 kali

Kebanggaan tersendiri pada seseorang jika menjadi sebuah pemimpin dilembaga, dan merupakan tanggungjawab yang besar untuk mempertanggungjawabkan semua baik dimata umum dan kelak diakhirat jika yang dipimpinnya tidak membawa amah yang arif dan bijaksana, tidak pandang bulu, berat sebelah, oh…..itu masih ada kerabat keluarga saya, padahal dia belum menunjukkan prestasi yang baik di lembaga tersebut, karena dia selalu membawa sesuatu demi nama baik didepan pimpinannya, The Leader of Education baik formal maupun non formal, lembaga Sekolah, Madrasah, Kasun, RT, RW bahkan dilembaga kemasyarakat yang lebih luas.
Tidak heran jika jabatan yang merasa dipimpinnya kurang membuat nyaman dan selalu janggal pada diri pemimpin kurang puas karena
tidak sesuai dengan harapan The Leader of The Best.Banyaknya tugas dan jadwal yang ada pada seorang pemimpin membuat dirinya lupa, bahwa dirinya adalah memimpin disalah satu tempat yang menunggu harapan seorang komandan yang arif lan bijaksana.Dalam sebuah buku Jawa banyak diceritakan pemimpin yang selalu berhasil dalam melakukan tugas karena seorang pemimpin selalu membaca alam sekitar yang dipimpinnya bukan sekedar mencari sumber lembaga dari luar.Bermunculnya kerajaan-kerajaan Jawa pada zamannya itu menunjukkan bahwa orang atau pemimpin dahulu jauh lebih baik ketimbang zaman sekarang, hanya saja zaman dahulu tidak adanya sumber media yang disebarkan ketelinga masyarakat bawahannya.
Munculnya wali Songo pada zamannya itu bukti nyata bahwa pemimpin di bidang agama ada sebuah kekompakan bahwa visi dan misi para wali zaman dahulu hanya mengembangkan islam
di tanah Jawa.Bagamana sekarang dengan perkembangan pemimpin yang lebih kompleks?
Bisakah seorang The Leader of Educatin di-Era kurikulum 13, akankah merubah karakter siswa yang yang kurang baik menjadi baik dan membawa kecemerlangan yang dipimpinnya, dalam dunia pendidikan sekarang?,bagamanapula dengan bawahan yang selalui diawasi dengan nilai DP3 pada lembaga pemerintahan, akankah lebih baik atau buruk? semua itu tergantung terhadap pemimmpin yang menyikapi dalam menyajikan sebuah sajian kepada bawahannya. Jika tidak lembaga yang dipimpinnya akan membawa bencana yang