Tutorial DasarSIAP Wacana

Artikel Kategori // Lain-Lain

Beranda / Lain-Lain / BAHASA INTERNET MERUSAK BAHASA INDONESIA
BAHASA INTERNET MERUSAK BAHASA INDONESIA
6 Komentar | Dibaca 1629 kali
DIDIT MAULANA @didit08
10 September 2014

Bahasa di internet merusak bahasa Indonesia

Perlu kita ketahui bahwa bahasa di internet telah merusak bahasa Indonesia, kenapa demikian ini disebabkan bebasnya dunia maya. Siapa pun dapat mengirimkan tulisannya kedalam dunia internet, dari anak-anak sampai orang yang tidak berpendidikan pun dapat  mengirimkan tulisannya atau biasa di sebut dengan ocehanya kedalam dunia maya. Perlu kita sadari bahwa di Indonesia ini mayoritas peduduknya tidaklah mengetahui, penulisan yang benar, dan biasanya bahasa SMS pun ikut masuk dalam penulisan di internet, karena mereka tidaklah merasa ada yang mengawasi dan di salahkan. Padahal jika kita  melihat dunia luas jika penulisan kita di copy oleh anak sekolah yang sedang membutuhkan, itu akan menjerumuskan anak-anak kita ke jalan yang tidak benar. Melihat realita kehidupan mahasiswa sendiri, yang biasa mengcopy faste bahan ajar untuk mata kuliahnya atau untuk pembuatan makalah, biasanya tanpa di perhatikan terlebih dahulu, benar atau tidak penulisannya.

Melihat kenyataan yang seperti itu memanglah miris, ini penyebab ke tidaktahuan kita dalam penulisan yang disandarkan pada EYD. Bahasa Indonesia dengan secepat kilat dapat di acak-acak oleh oknum-oknum yang kurang bertanggung jawab atas tulisannya sendiri di internet. Sekarang bagaimana kita memperbaiki bahasa internet yang sudah terlanjur di terbitkan, tak mungkin jika kita mengomentari satu-satu tulisan-tulisan di internet.

Merabahnya bahasa internet, tak terasa semkain mengusur bahasa Indonesia yang baku, banyak kalangan yang tidak mengetahui bahasa baku, tapi lebih menguasai bahasa prokem, yang mereka anggap itu lebih keren dan gaul terutama di kalangan pelajar. ini sangat membahayakan keutuhan bahasa Indonesia, padahal perlu kita ketahui bahwa bahasa kita telah menjadi bahasa resmi negara-negara ASEAN, nah sekarang internet adalah dunia maya yang bersifat bebas siapapun bisa melihat. Bagaimana jika pihak lain ingin memepelajari bahasa Indonesia yang berasal dari internet, padahal yang beredar di internet tidaklah baku dan tidak sesuai dengan EYD dan KBBI. Ini akan memberikan pencitraan buruk untuk bangsa kita, kenapa demikian? Karena mungkin saja pihak lain akan berpikir negative.

Nasi sudah menjadi bubur, bagaimana caranya kita menikmati bubur itu supaya enak di lidah dan tidak mengulangi kesalahan yang sama. Inilah tugas kita selaku penerus bangsa untuk memperbaiki bangsa kita minimal dari segi bahasanya, apalagi kita adalah mahasiswa di Prodi Bahasa dan Sastra Indonesia, yang sangat mempunyai andil dalam memperbaiki tatacara berbahasa yang baik dan sesuai dengan EYD.

Pemuda adalah pemimpin masa depan, kitalah yang akan menentukan maju dan mundurnya bangsa kita 10 tahun mendatang, untuk itu saya menghimbau dan mengajak teman-teman semua untuk menyebarlauskan bahasa Indonesia yang baik dan benar, baik melalui internet maupun nyata dalam kehidupan sehari-hari.

 

Harap tunggu, laporan sedang dalam proses submit....

Terdapat 6 Komentar pada "BAHASA INTERNET MERUSAK BAHASA INDONESIA"

  1. Ariyo Galih

     |
    September 11, 2014 at 9:07 am

    saya paling ga suka ada yang nulis “nya” diganti dengan “x”, contoh : “ayo dik, makananx dihabisin”, hahaha….

  2. MS PURWOKO

     |
    October 19, 2014 at 3:52 am

    Yang lebih parah enek mas, Loe Gue End 😛

  3. DIDIT MAULANA

     |
    November 17, 2014 at 11:57 am

    Hahaha itu pasti sama halnya dengan Loe Gue Sodakallahuladzim

  4. DIDIT MAULANA

     |
    November 17, 2014 at 11:57 am

    hahaha itu si alay “bingit” wkwkwkwk

  5. EDY WIRAWANSYAH

     |
    October 21, 2014 at 6:49 pm

    saya bingung dengan bahasa indonesia yang campuran dengan bahasa daerah, contohnya gue sayang loh atau ane sayang ama ente,,. bukan hanya di dunia maya, tapi hampir di tiap media elektronik seperti TV, radio hingga media-media nasional lainnya juga menayangkan dan memperdengarkan bahasa-bahasa yang kurang baik

  6. DIDIT MAULANA

     |
    November 17, 2014 at 11:56 am

    Naaaah itu lah realita dalam kehidupan masyarakat Indonesia

Anda harus login untuk berkomentar. Login Sekarang

Penulis Lainnya

sederiupo

Penulis ini masih malu-malu menuliskan sedikit tentang Biografinya
Daftar Artikel Terkait :  1

Komentar Terbaru

Layanan ini diselenggarakan oleh PT. TELKOM INDONESIA untuk dunia pendidikan di Indonesia.
Mari kita majukan bangsa Indonesia, melalui pemanfaatan Teknologi Informasi yang tepat guna
pada dunia pendidikan Indonesia.
Sistem Informasi Aplikasi Pendidikan
versi 2.0