Tutorial DasarSIAP Wacana

Artikel Kategori // Lain-Lain

Beranda / Lain-Lain / Cerpen PATANNA KAMPONG
Cerpen PATANNA KAMPONG
0 Komentar | Dibaca 579 kali
SAHABUDDIN @elsah
05 September 2014

Usai keluargaku pindah rumah,mertuaku tiba-tiba kesurupan.Mereka marah-marah dan hendak menyerangku kemudian mengeluarkan berbagai ancaman.”Kurang ajar kalian semua,mengapa membangun rumah tanpa izin dariku,mengapa kau luapakan adat kebiasaan orang tua kalian ?”.Ujar suara yang mengsuasai mertuaku yang mengaku sebagai patanna kampong yang tinggal di sebuah pohon besar di kampungku.”Siapa bilang saya tidak minta izin,saya telah mengurus Izin Mendirikan Bangunan dan membayar lima ratus ribu ?”,jawabku pura-pura tidak kenal siapa itu patanna kampong.”Kurang ajar ini,saya patanna kampong di sini,seharusnya kalian minta izin pada saya”, balasnya. ”Bagaimana kubisa minta izin pada orang yang saya tidak kenal ?,lagi pula yang sya tahu patanna kampong hanyalah Kepala Dusun atau Kepala Desa”,sanggahku yang membuat mertuaku semakin mengamuk hendak menyerangku tetapi terhalang oleh lima orang yang memegangnya. ”Seharusnya kalian mendatangiku lalu memberiku makanan kesukaanku sebelum kalian menggali pondasi rumah,seharusnya kamu akmata-mata benteng dan akbarazanji”,ujarnya.”Iye,tidak kutaui kalau kamu patanna kampong di desa ini,dan sekarang sudah habis makanan”.balasku.”Kalau begitu kau kudenda,kau harus memberiku seekor kambing dan kalau tidak nyawamu sekeluarga akan kuambil”,ancamnya,”Tidak ada uangku untuk membeli kambing,lagi pula saya mau membeli tegel dan cat rumah”,balasku yang membuatnya menatapku.Akupun lalu meninggalkannya untuk suatu urusan dan tidak lama kemudian mendatanginya lagi karena kulihat mertuaku masih dikuasai roh yang mengaku patanna kampong.
“Mau atau tidak memenuhi permintaanku ?”,ujarnya.Kutenangkan dan kuyakinan diri bahwa yang menguasai mertuaku adalah setan yang mengaku-ngaku sebagai patanna kampong yang berusaha menyesatkan imanku.”Maaf,kita sama-sama makhluk Allah dengan bangsa yang berbeda.Allah mensyariatkan kepada kita masing-masing untuk mencari rezki yang halal dan tidak mengganggu sesama makhluk.Kuharap tidak usah mengaku-ngaku sebagai patanna kampong dan mengacam-ngancam segala.Saya tahu kamu itu hanyalah setan dari bangsa jin yang mengaku-ngaku patanna kampong untuk menyesatkan manusia”,ungkapku yang membuatnya diam,lalu kusambung,”Kalau kamu bisa mengganggu,akupun bisa.Kalau kamu mengganggu kami sekeluarga maka aku bisa menghancurkanmu lalu kubakar tempat tinggalmu”.Lalu kusuruh istriku mengambil air minum.Pada air minum kubacakan ayat kursi,dan tiga Qul pengusir setan lalu kupaksa minumkan pada mertuaku dan tidak lama kemudian mertuakupun tertidur.
“Kita telah banyak ditipu oleh setan-setan dari bangsa jin.Dengan berbagai pengakuannya membuat kita percaya lalu tunduk pada perntahnya karena takut atau mengharap berkah padanya.Kala setan-setan itu mengaku patanna jeknek,patanna pangngadakkan atau patanna anrong pare,kitapun percaya lalu mengagungkannya dengan memberikan berbagai sesajian. Kalau setan-setan itu mengaku sebagai penghuni kuburan keramat,kitapun percaya lalu mengangungkannya dengan mendatangi kuburan yang dimaksud menyembeli hewan’menyampaikan nazar,ataupun berbagai permintaan”,ungkapku pada istri dan beberapa keluargaku.
“Kita bukan meminta kepada penghuni kuburan keramat itu,tetapi meminta kepada Allah melalui penghuni kuburan keramat,karena penghuni kuburan keramat itu adalah orang suci,yang dikabulkan segala permintaannya”,protes Mappi.”Siapa bilang penghuni kuburan keramat itu dikabulkan segala permintaanya oleh Allah ?”,tanyaku.”Daeng Baso,guru tarekatku ?”,jawabnya.”Itu keyakinan yang salah.Allah dan Rasul-Nya menyuruh kita berdoa langsung kepada-Nya usai shalat dan tempat yang mulia untuk berdoa adalah masjid,bukan dikuburan atau tempat keramat”,sanggahku.”Tapi terbukti gara-gara selalu mendatangi kuburan keramat Saso bisa menjadi kaya raya dan gara-gara tidak melaksanakan nazarnya sehingga Juma’ sakit dan mati”,balas Mappi.
“Istigfarki Daeng Mappi,kepercayaan seperti itu termasuk syirik ,mempersekutukan Allah,persoalan sakit dan mati itu adalah kekuasaan Allah bukan kekuasaan makhluk.Makhluk hanyalah sebab dan sebab tidak bisa mendatangkan manfaat maupun mudaharat tanpa izin dari Allah.Saso kaya bukan karena bantuan roh penghuni kuburan keramat itu,melainkan telah menjadi takdirnya melalui sebab membangun usaha riba sebagai rentenir”,balasku.”Iya sebabnya karena dibantu oleh penghuni kuburan kemarat itu kan ?”ujar Mappi memotong pembicaraanku.”Bukan sebab bantuan roh penghuni kuburan itu,melainkan bantuan setan yang mengaku sebagai penghuni kuburan keramat yang ingin menyesatkan manusia dan Allah dalam Quran Surat Sabah ayat 20 telah menyatakan bahwa setan mampu membuktikan apa yang kita persangkakan terhadapnya”,balasku.”Kalau kita percaya bahwa kuburan atau tempat keramat itu bisa membuat kita kaya maka setan mampu membuktikannya.Kalau kita percaya bahwa kuburan atau tempat keramat itu bisa mendatangkan penyakit atau menyembuhkan penyakit maka setan bisa membuktikannya,tapi ingat apapun bisa dilakukan oleh setan untuk menyesatkan kita,agar kita tergolong orang yang musyrik dan kelak menjadi penghuni neraka”,tambahku.
“Sejak kumengenal agama melalui Al Quran dan Hadis,aku tidak mau lagi mempercayai ajaran-ajaran yang tidak dijarakan oleh Allah dan Rasul,aku tidak mau lagi melakukan amalan-amalan yang tidak disyaratkan oleh Allah dan Rasul,aku tidak peduli apa kata orang terhadapku.Aku tidak percaya lagi pada nama-nama seperti patanna kampong,patanna jeknek,patanna anrong pare,yang kutahu bahwa kepunyaan Allah segala apa yang ada di langit dan di bumi,kalau kuingin sesuatu maka kepada Allahlah aku harus minta”, ungkapku.”Kata Daeng Bella,kalau kamu tidak mau lagi percaya dan mengabdi pada patanna kampong,patanna jeknek,patanna anrong pare,atau patanna pangngadakkan maka untuk selamanya kamu akan sakit dan penyakitmu itulah yang akan mengambil nyawamu”,kata Mappi memberitahukanku perkataan seorang dukun.”Tidak apa-apa dan ini ujian bagiku yang bisa memberi keuntungan bagiku bila aku bersabar,dan itu lebih baik daripada aku bertahan dalam tipu daya setan,dalam kesyirikan. Sampaikan pada Daeng Bella kalau dia juga belum tentu selamat dengan ilmu-ilmunya yang bertentangan dengan ajaran Islam,dengan ilmu-ilmu yang mendekatkan diri kita pada setan.Dan kalau mau selamat Daeng Mappi, pelajari baik-baik agama Islam lalu amalkan.Tinggalkan segala bentuk kufarak dan kesyirikan”,balasku.”Apa dibilang khufarat”,Tanya Mappi.”Yaitu kepercayaan yang tidak memiliki dasar dalam syariat Islam,Al Quran dan Sunnah Rasul,seperti kepercayaan pada waktu-waktu sial,peristiwa yang membawa sial dan tanda-tanda kesialan lainnya,termasuk pula percaya pada patanna kampong,patanna jeknek dan sebagainya.Islam sudah sempurna, Daeng Mappi jadi ikuti saja apa yang diajarkan dan dicontohkan oleh Rasulullah SAW,jangan ikuti –ikutan pada kepercayaan atau amalan yang tidak jelas dasar kebenarannya,karena hidup sesudah ini penuh dengan penderitaan dan penyesalan.(Agustus,2014).

Harap tunggu, laporan sedang dalam proses submit....

Anda harus login untuk berkomentar. Login Sekarang

Penulis Lainnya

Awi Muliadi

Penulis ini masih malu-malu menuliskan sedikit tentang Biografinya
Daftar Artikel Terkait :  2

Kategori

Layanan ini diselenggarakan oleh PT. TELKOM INDONESIA untuk dunia pendidikan di Indonesia.
Mari kita majukan bangsa Indonesia, melalui pemanfaatan Teknologi Informasi yang tepat guna
pada dunia pendidikan Indonesia.
Sistem Informasi Aplikasi Pendidikan
versi 2.0