Tutorial DasarSIAP Wacana

Artikel Kategori // Pendidikan

Beranda / Pendidikan / Ketika anak bermain dengan temannya
Ketika anak bermain dengan temannya
3 Komentar | Dibaca 2386 kali
ZAINAL ARIFIN @zainalsdht
18 September 2014

Sebenarnya apa manfaat yang didapatkan anak kita ketika ia bermain bersama temannya.

  1. Kemampuan berkomunikasinya akan semakin meningkat.
    Hal ini terjadi karena terjadi proses komunikasi dua arah. Memang bisa saja hal ini dilakukan cukup dengan orangtua. Bahkan ada sebagian anak yang mampu melakukan monolong (berbicara sendirian), seolah olah sedang berbicara dengan temannya atau berkhayal dengan mainannya atau bermain drama dengan boneka kesayangannya. Namun tentunya pengalaman yang didapat akan sangat berbeda ketika anak berdialog dengan teman sebayanya atau dengan yang lebih kecil/lebih besar usianya. Selain berkomunikasi ia pun belajar untuk menyayangi dan mengalah kepada yang lebih kecil dan menghormati kepada yang lebih besar dari dia.
  2. Anak belajar mengenal berbagai aturan.
    Dalam beberapa permainan tradisional seperti petak umpet, main kelereng dan bermain congklak. Tentunya ada peraturan tertentu yang harus ditaati setiap pemain. Ia akan belajar tentang kejujuran. Ia akan mengalami bagaimana rasanya ketika menang dengan sportif dan mendapatkan pujian dari teman-temannya Serta bagaimana rasanya ketika ia harus bersikap sabar dalam menerima kekalahan plus menerima ejekan dari temannya. Lain halnya ketika ia bermain sendiri dengan computer, tablet atau PS. Ia akan menjadi pribadi yang individualis dan asyik sendiri tidak peduli apa yang terjadi dengan lingkungan sekitarnya.
  3. Anak belajar untuk bernegoisasi dengan temannya.
    Pada saat anak bermain adakalanya harus menentukan aturan main yang baru karena kondisi tertentu. Disinilah anak belajar untuk saling memahami keinginan masing-masing dan mengembangkan kemampuan untuk bernegosiasi dan membuat keputusan bersama yang bisa diterima oleh semua pihak. Dengan demikian jangan ragu untuk mengizinkan anak anda bermain. Tanyakanlah seusai bermain dengan siapa saja ia bermain dan bagaimana perasaannya. Tetap menyemangatinya walaupun kalah dan berikan pujian ketika menang. Semoga kelak ia menjadi anak yang optimis, pantang menyerah dan tak pernah mengeluh serta siap menghadapi berbagai kesulitan hidup.

Artikel menarik lainnya silahkan kunjungi http://zentandang.hikmahteladan.com/

Harap tunggu, laporan sedang dalam proses submit....

Terdapat 3 Komentar pada "Ketika anak bermain dengan temannya"

  1. SAROJO

     |
    September 21, 2014 at 5:47 am

    terbatasnya lahan yang dapat dijadikan arena bagi anak-anak untuk bertemu ;guna bermain merupakan merupakan kendala tersendiri yang perlu diatasi bersama

  2. SAHABUDDIN

     |
    January 27, 2015 at 2:09 pm

    Diperlukan pengawasan orang tua,karena dikhawatirkan anak bermain-main dengan orang yang baik atau permainan mereka kurang mendidik atau bisa menrugikan perkembangan anak itu sendiri.

  3. Ika Wita Ersalina

     |
    April 27, 2015 at 8:30 pm

    bermain dengan teman, saat ini malah bukan bermain tradisional lagi. malahan sebagian remaja biasanya ke mal ataupun bersepeda motor tanpa tujuan yang jelas.

Anda harus login untuk berkomentar. Login Sekarang

Penulis Lainnya

sandra ajeng

Penulis ini masih malu-malu menuliskan sedikit tentang Biografinya
Daftar Artikel Terkait :  1

Komentar Terbaru

Layanan ini diselenggarakan oleh PT. TELKOM INDONESIA untuk dunia pendidikan di Indonesia.
Mari kita majukan bangsa Indonesia, melalui pemanfaatan Teknologi Informasi yang tepat guna
pada dunia pendidikan Indonesia.
Sistem Informasi Aplikasi Pendidikan
versi 2.0