Tutorial DasarSIAP Wacana

Artikel Kategori // Lain-Lain

Beranda / Lain-Lain / PAKAILAH JILBAB SESUAI YANG DIAJARKAN ALLAH
PAKAILAH JILBAB SESUAI YANG DIAJARKAN ALLAH
2 Komentar | Dibaca 1074 kali
SAHABUDDIN @elsah
04 September 2014

 

Bu Nia adalah seorang guru di sebuah desa yang mengajar Pendidikan Agama Islam sehingga di sekolahnya dipanggilnya Ustadzah.Bu Nia yang sehari-harinya mengajarkan ajaran agama Islam kepada siswanya masih selalu melakukan amalan-amalan tradisi yang mengadung kesyirikan,antara lain upacara persembahan sesajian kepada roh penghuni kuburan atau tempat keramat.Kerap kali melakukan penyembelihan hewan di tempat tersebut sebagai ucapan terima kasih atas berkah yang diperoleh dari roh-roh itu dan sekaligus untuk memperoleh perlindungan dari keburukannya.
Dari penampilannya,orang-orang tidak akan tahu bahwa Bu Nia adalah seorang guru Agama Islam karena jarang sekali memakai jilbab kecuali kalau pergi ke sekolah atau ke pesta.Kalau ditanya mengapa jarang pakai jilbab,Bu Nia cuma menjawab “Yang penting hatiku sudah paka jilbab” atau “Banyak perempuan yang pakai jilbab ternyata ternyata tidak bisa menjaga diri,jadi lebih baik tidak pakai jilbab yang penting bisa menjaga diri”.
Usai menjalankan ibadah haji,penampilan Bu Nia berubah yaitu tidak pakai jilbab lagi bila ke pesta,ke pasar atau ke sekolahnya,melainkan memakai penutup kepala yang disebutnya “pakaian haji”,yaitu kain yang diletakkan di atas kepala yang kelihatan sebagaian rambut dan aurat lehernya.”Semua yang telah berhaji memakai pakaian seperti ini”,jawabnya kalau diingatkan memakai jilbab.Memangnya dalam agama Islam ada pakaian haji ?.Yang ada kan pakaian muslim,yaitu kalau perempuan pakaian yang menutup seluruh tubuh kecuali muka dan telapak tangan.Bu Nia selalu menjadikan tetangganya menjadi gunjingan karena memakai jilbab besar,”saya tidak percaya pada yang jilbab besar,sebagian hanya untuk menutupi aibnya”,ucapnya pada teman ngobrol.
Hingga suatu ketika,tetangganya yang berjilab besar itu tutup usia.Tiga malam sejak kematian tetangganya itu Bu Nia bermimpi bertemu dengan tetangganya itu.Bu Nia melihat dirinya berlari bersama tetangganya itu ke sebuah tempat yang terang.Bu Nia melihat dirinya jauh tertinggal di belakang tetangganya itu.Setelah sampai di tempat terang itu,Bu Nia melihat dua pintu.Bu Nia melihat tetangganya dengan mudah memasuki pintu pertama.Sebelum tertutup Bu Nia sempat melihat betapa indahnya tempat yang dimasuki tetangganya itu.Ketika hendak memasuki pintu taman yang indah itu,tiba-tiba ada tangan kasar yang menghalangi Bu Nia,”Hey ini tempat bagi hamba Allah yang mentaati syariatnya untuk memakai jilbab” lalu menyuruhnya memasuki pintu yang kedua,”Di situlah tempatnya perempuan yang tidak mau memakai jilbab”.Alangkah kaget dan takutnya Bu Nia ketika mencoba membuka pintu yang kedua.Api langsung menyembur dari dalam menyambar Bu Nia.”Tolooooooongg !”,Bu Niapun terbangun dari tidurnya.
“Astagfirullah Ya Allah,ternyata selama ini saya meremehkan perintahmu untuk memakai jilbab”,ujar Bu Nia saat terbangun.”Saya kira pakaian yang selama ini saya pakai sudah termasuk jilbab’,tambahnya.Setelah kejadian itu,Bu Nia mendatangi suami tetangganya itu dan bertanya bagaimana berjilbab yang sebenarnya.Oleh suami tetangganya itu menjawab dengan menyampaikan perintah Allah dalam Al Quran,” Katakanlah kepada wanita yang beriman: “Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak dari padanya. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung kedadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau putera-putera mereka, atau putera-putera suami mereka, atau saudara-saudara laki-laki mereka, atau putera-putera saudara lelaki mereka, atau putera-putera saudara perempuan mereka, atau wanita-wanita islam, atau budak-budak yang mereka miliki, atau pelayan-pelayan laki-laki yang tidak mempunyai keinginan (terhadap wanita) atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat wanita. Dan janganlah mereka memukulkan kakinyua agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan. Dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah, hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung….”(QS. An Nur:31).
“Pakaian yang ibu pakai selama ini yang ibu katakan pakaian haji itu tidak sesuai syariat Allah,karena tetap memperlihatkan sebagian rambut dan leher yang masuk aurat,dan juga memperlihatkan perhiasan kepada orang lain yang tidak berhak melihatnya”,kata suami tetangganya,”Bersyukurlah Bu karena Allah telah memberi petunjuk sehingga Ibu bisa kembali ke jalan Allah dengan memakai jilbab yang benar,yaitu jilbab yang berupa kain yang menutupi sampai ke dada”,tambahnya.Sejak itu Bu Nia mulai memakai jilbab yang benar dan rajin membaca al Quran.

Harap tunggu, laporan sedang dalam proses submit....

Terdapat 2 Komentar pada "PAKAILAH JILBAB SESUAI YANG DIAJARKAN ALLAH"

  1. DUITA ROFIKA

     |
    December 7, 2014 at 5:31 am

    Assalamualaikum pak…
    saya mau tnya dong bgaimna klau kita mggunkn hijab pnjng tpi klakuan blm dktakn baik 100% apkh itu d perbolehkn???
    Terima kasih sebelumnya…

  2. SAHABUDDIN

     |
    December 15, 2014 at 1:53 pm

    Terims atas tanggapannya
    Islam adalah agama yang sempurna ajarannya,yang menghendaki umatnya agar berakhlak yang mulia.Salah satu hal yang membedakan muslimah dengan umat lainnya adalah memakai jilbab.Namun,dalam pelaksanaan ajaran Islam,Allah memberi kita ujian berupa setan yang senantiasa mengajak kita untuk keluar dari ajaran/akhlak Islam.Makanya Islam terbagi atas tiga,yaitu:
    1.Umat Islam yang pakai hijab dan baik akhlaknya walau belum 100 %,karena tidak ada manusia biasa yang sempurna.
    2.Umat Islam yang pakai hijab dan buruk akhlaknya
    3.Umat Islam yang tidak pakai hijab dan baik akhlaknya
    4.Umat Islam yang tidak pakai hijab dan buruk akhlaknya
    Yang diinginkan Islam adalah umat Islam (muslimah) yang pakai hijab dan baik akhlaknya.Pakai hijab panjang namun akhlaknya belum baik 100% maka kita harus pisahkan:
    1. Pakai hijab panjang,maka itu boleh dan bahkan harus menurut QS.Al Ahzab:59
    2. Berakhlak yang belum sempurna 100% juga boleh karena kita sebagai manusia biasa belum ada yang akhlaknya sampai 100% lagian yang tahu siapa yang sempurna akhlaknya hanya Allah.
    Kalau yang dimaksudkan pakai hijab panjang tetapi akhlaknya buruk maka yang tidak boleh adalah akhlak buruknya.Sama dengan orang tidak pakai hijab tetapi akhlaknya baik,yang tidak boleh adalah tidak pakai hijabnya.Wallahu a’lam.Untuk lebih jelasnya tanyakan pada Ustaz/ustazah

Anda harus login untuk berkomentar. Login Sekarang

Penulis Lainnya

ANDI ALAMSYAH

SEORANG YANG LEMAH YANG MENGARAP AMPUNAN DAN RIDHO DARI TUHANNYA. TINGGAL DI JAKARTA SELATAN, BEKERJA DI JA ...
Daftar Artikel Terkait :  1

Komentar Terbaru

Layanan ini diselenggarakan oleh PT. TELKOM INDONESIA untuk dunia pendidikan di Indonesia.
Mari kita majukan bangsa Indonesia, melalui pemanfaatan Teknologi Informasi yang tepat guna
pada dunia pendidikan Indonesia.
Sistem Informasi Aplikasi Pendidikan
versi 2.0