Tutorial DasarSIAP Wacana

Artikel Kategori // Informasi Umum

Beranda / Informasi Umum / Perlukah hukuman itu??
Perlukah hukuman itu??
0 Komentar | Dibaca 656 kali

Apakah hukuman buat peserta didik itu perlu??

Suatu ketika saat mengajar anda menemukan seorang anak yang sedang bertingkah laku bandel seperti menjahili teman, mengobrol sendiri saat diterangkan, sering tidak memperhatikan, sering tidak mengerjakan soal, dan masih banyak tingkah laku peserta didik yang membuat anda merasa perlu memberikan hukuman kepada peserta didik tersebut.
Pertanyaannya hukuman apa yang cocok buat anak didik? Apakah dampak hukuman tersebut buat anak didik? Seberapa pentingkah hukuman itu buat anak didik? Sebelum menjawab masalah tersebut lebih baik kita memahami terlebih dahulu arti dari hukuman itu sendiri.
Menurut Wikipedia Hukuman adalah sebuah cara untuk mengarahkan sebuah tingkah laku agar sesuai dengan tingkah laku yang berlaku secara umum. Secara umum hukuman dalam hukum adalah sanksi fisik maupun psikis untuk kesalahan atau pelanggaran yang dilakukan. Hukuman mengajarkan tentang apa yang tidak boleh dilakukan. Selain itu Hukuman adalah tindakan yang dijatuhkan kepada anak secara sadar dan sengaja sehingga menimbulkan nestapa, dan dengan adanya nestapa itu anak akan menjadi sadar akan perbuatannya dan berjanji di dalam hatinya untuk tidak mengulanginya. (Amin Danien Indrakusuma, 1973:14). Pada kenyataannya hukuman itu diberikan kepada anak didik dengan harapan anak didik tersebut tidak mengulangi tindakan yang telah dilakukan dan memberikan efek jera kepada dirinya dan teman yang lainnya. Fungsi lain hukuman adalah mendisiplinkan anak didik.
Hukuman sangat penting diberikan kepada anak didik yang memiliki tingkah laku yang tidak sesuai dengan norma dan aturan yang ada dimasyarakat maupun aturan disekolah. Hukuman ini harus diberikan dengan dasar agar anak didik itu mengerti bahwa tindakan yang telah dilakukannya merupakan tindakan yang kurang benar dan tidak sesuai dengan norma dan aturan yang berlaku, selain itu dengan pemberian ini diharapkan anak didik tidak mengulangi lagi di kemudian hari. Hukuman yang diberikan pun harus sesuai dengan tindakan apa yang dilakukan anak didik dan hukuman tersebut haruslah yang mendidik dan tidak memberikan dampak psikologis anak dikemudian hari. Menurut Suwarno, syarat-syarat menghukum secara terperinci yaitu ada 10, sebagai berikut:
a) Hukuman harus selaras dengan kesalahan.
b) Hukuman harus seadil-adilnya.
c) Hukuman harus lekas dijalankan agar anak mengerti benar apa sebabnya ia dihukum dan apa maksud hukuman itu.
d) Memberi hukuman harus dalam keadaan tenang, jangan dalam keadaan emosional.
e) Hukuman harus sesuai dengan umur anak.
f) Hukuman harus diikuti dengan penjelasan sebab bertujuan untuk membentuk kata hati, tidak hanya menghukum saja.
g) Hukuman harus diakhiri dengan pemberian ampun.
h) Hukuman kita gunakan jika terpaksa, atau merupakan alat pendidikan yang terakhir karena penggunaan alat pendidikan yang lain sudah tak dapat lagi.
i) Yang berhak memberi hukuman hanyalah mereka yang cinta pada anak saja, sebab jika tidak berdasarkan