Tutorial DasarSIAP Wacana

Artikel Kategori // Lain-Lain

Beranda / Lain-Lain / TERJEBAK SERTIFIKASI GURU
TERJEBAK SERTIFIKASI GURU
4 Komentar | Dibaca 1883 kali
NOVRIZA @novriza23
26 October 2014

saudara Umar adalah seorang guru tetap yayasan disebuah sekolah swasta di pinggiran kota besar di pulau sumatera. pak umar begitulah panggilannya sehari baik oleh siswa maupun teman sejawatnya di sekolah. sehari – hari pak umar mengajar di beberapa sekolah yang cukup berjauhan. ia lalu lalang mengejar jam mengajar untuk mencapai target nafkah zahir bagi anak dan istrinya. kebetulan pak umar dan istrinya sama – sama bekerja sebagai seorang guru swasta, namun berbeda tingkatan pendidikan pak umar mengajar di SMA sedangkan istrinya mengabdikan diri sebagai seorang guru Madrasah tsanawiyah Swasta.

tahun 2012, pak umar lulus PLPG dan berhak menerima tunjangan Profesi, hal ini sungguh membanggakan bagi dirinya karena hasil dari tunjangan profesi yang tahun berikutnya akan ia dapat bisa membantu ekonomi keluarganya. karena gajinya yang pas untuk biaya sekolah kedua anaknya sedangkan istrinya sudah enam bulan tidak mendapatkan gaji dari sekolah bersangkutan karena sekolahnya bermasalah dengan dana BOS. sehingga tunjangan profesi ini membawa angin segar bagi dirinya. walaupun jumlahnya hanya berkisar 1,5 Juta per bulannya. namun pak umar dan keluarga tetap selalu bersyukur dan mengupayakan sehemat mungkin untuk bisa mencukupi segala kebutuhan keluarganya dari biaya makan sehari – hari sampai biaya sekolah kedua anaknya.

pada tahun ini istrinya terpaksa menggadaikan emas simpanan dari gadis dan mahar pernikahan mereka ke pegadaian untuk menutupi biaya – biaya yang di keluarkan. namun itu tidak cukup, pak umar dan keluarga tetap harus meminjam kesana kemari agar kebutuhan keluarganya tetap terpenuhi termasuk dengan kedua orang tua dan mertua.

kebetulan ibu pak umar pensiunan pegawai perpustakaan di pemerintah propinsi. jadi bisa membantu pak umar dengan pinjaman  kepada ibunya dengan janji kalau cair sertifikasi akan di lunasi. itulah harapan pak umar bersama keluarganya.

bulan demi bulan berlalu tahun pertama tunjangan sertifikasi pak umar keluar di akhir tahun 2013. akhirnya segala emas yang digadaikan dan hutang dengan orang tua dilunasi jumlahnya hampir 2/4 tunjangan yang diperoleh pak umar. dan tak lupa pak umar melaksanakan syukuran dengan bersedekah makanan ke tetangga dan anak yatim dan fakir miskin. dan sebahagian di setor ke fihak yayasan sebagai upeti.

prasangka pak umar dengan keyakinannya kalau sudah keluar pasti berikutnya lebih cepat cair setidaknya 3 bulan sekali. memasuki 3 bulan tahun berikutnya pak umar sudah sibuk cek saldo rekening, namun dana tunjangan yang diharapkan tidak juga keluar. akhirnya ia m