Tutorial DasarSIAP Wacana

Artikel Kategori // Pendidikan

Beranda / Pendidikan / Minimnya Fasilitas Pendidikan Di Daerah Perbatasan, Khususnya Kalimantan Barat – Malaysia
Minimnya Fasilitas Pendidikan Di Daerah Perbatasan, Khususnya Kalimantan Barat – Malaysia
1 Komentar | Dibaca 1499 kali

Kondisi Sekolah Di Perbatasan Indonesia Malaysia

sumber gambar : www.satuuntukindonesia.com

Minimnya fasilitas pendidikan di daerah perbatasan memang menjadi masalah utama dan PR untuk pemerintah Indonesia, bukan hanya didaerah perbatasan saja namun daerah-daerah terpencil dan jauh dari jangkauan pemerintah dan kota juga mengalami nasib yang sama. Banyak anak-anak Indonesia yang berada di daerah-daerah terpencil dan pelosok putus sekolah karena kekurangan biaya maupun karena lokasi sekolah yang jauh dari perkampungan, dan fasilitas sekolah yang sangat jauh dari kata layak.

Sebenarnya program Sekolah Gratis 12 Tahun yang sedang dijalankan pemerintah belum terealisasikan dengan baik, karena masih banyak anak Indonesia yang putus sekolah dikarenakan mahalnya biaya untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Banyak anak didaerah terpencil lebih memilih untuk bekerja dan mencari uang dengan tujuan membantu ekonomi keluarga, sedangkan jika mereka sekolah pun belum pasti akan mendapatkan pekerjaan yang layak nantinya. Kekurangan lapangan kerja juga menjadi hal utama yang menjadikan banyak anak Indonesia berhenti sekolah.

Pendidikan Gratis? Apakah benar-benar gratis? kenapa masih banyak anak-anak Indonesia yang putus sekolah dengan alasan kekurangan biaya untuk sekolah? Seharusnya pemerintah peka terhadap situasi ini, anak-anak Indonesia adalah penerus bangsa Indonesia kelak. Banyak potensi anak Indonesia yang terpendam di masing-masing daerah, bayangkan saja jika ada anak yang sangat-sangat pintar tetapi tidak mendapatkan pendi