Tutorial DasarSIAP Wacana

Artikel Kategori // Lain-Lain

Beranda / Lain-Lain / NIKMAT MENGANTAR KE PENJARA
NIKMAT MENGANTAR KE PENJARA
0 Komentar | Dibaca 391 kali
SAHABUDDIN @elsah
26 December 2014

Parto,adalah seorang pemuda desa yang merupakan tetangga memiliki keahlian untuk memproduksi gula merah dari “ballo” yang disadapnya sendiri. Pohon lontarnya berada di belakang rumah sehingga hampir setiap hari saya melihat Parto menyadap dan mengumpulkan air lontar yang kita kenal dengan nama ballo.Keahliannya membuat gula merah dari ballo patut kita beri jempol.Namun,di balik itu Parto memiliki kebiasaan buruk yang meresahkan masyarakat,yaitu memperoduksi minuman keras “ballo kacci” yang banyak dibeli dan dikomsumsi oleh para meminum keras sampai ada yang mabuk-mabukan dan membuat keonaran yang meresahkan masyarakat.Parto memiliki kelompok “ballomania” yang hampir setiap hari berjamaah di kebun anggota geng ballobania.Mereka tak kenal waktu sekalipun adzan Jumat di masjid telah berkumandang memanggilnya kepada kemenangan.
Hingga suatu ketika saat berjemaah dengan sesama “ballomania” Parto mencapai puncak kenikmatan atau mabuk.Parto berbicara tidak karuan,sampai menyebut nama-nama tetangga yang telah diambil itiknya.Hal inilah yang membuat teman-temannya, marah maka terjadilah perkelahian sesama ballomania.Parto mencabut badiknya lalu menyerang sahabatnya,namun dia tidak berhasil karena kalah tenaga dari yang diserang.Setan telah menguasai Parto sampai dia bersama dua sahabatnya pergi ke jalanan berteriak-teriak menantang masyarakat “inai rewa maeko !”.Namun,Tak seorangpun menanggapinya,karena masyarakat sudah tahu bahwa Parto sedang mabuk.Hingga saat melihat cahaya lampu mobil yang bergerak ke arahnya,Parto mengangkat badiknya lalu maju mendekati mobil tersebut.Mobilpun berhenti dan penumpangnya berlompatan.
Kedua teman Parto,Juju dan Tappa’ mengambil langkah seribu para penumpang mobil itu melompat turun yang ternyata adalah rombongan polisi dari Polres Jeneponto yang sedang patroli.Tanpa banyak mengeluarkan tenaga para petugas keamanan itu langsung menyeret Parto lalu membuangnya naik ke mobil patroli kemudian dievakuasi ke sel tahanan Polres Jeneponto.Beberapa anggota memberinya ucapan selamat datang di sel tahanan karena disangkah hendak menyerang polisi.Partopun menerimanya dengan ucapan “ampuuuun !”.
Oleh Polisi Parto dibuatkan berita acara hasil penyidikan atas sangkaan telah membawa senjata tajam dan hendak menyerang polisi.Setelah melalui sidang mengadilan,akhirnya diputuskan bahwa Parto untuk sementara harus istrahat dari profesinya memproduksi dan mengkomsumsi minuman keras sejenis “ballo kacci’,dan untuk beberapa waktu harus berpisah dengan istri,anak,dan mertunya yang juga peminum ballo.Di Rutan Jeneponto Parto bermimpi melihat dirinya dipaksa minum ballo yang mendidih oleh rombongan polisi.Karena tidak mau,akhirnya polisi menuangkan ballo mendidih itu ke dalam mulutnya kemudian menyiramkan di atas kepalanya sampai kulit-kulit Parto dilihatnya melepuh.”Ampun…,tenamo naku angnginuun Karaeeeeennng!!”,teriak Parto namun tidak dipedulikan polisi.”Ini baru hukuman kecil dibanding hukuman Allah bila kamu mati nanti”,ujar polisi yang bermuka seram.Karena menjerit akhirnya teman sekamarnya membangunkannya.Parto tersadar dari tidurnya dan tersadar bahwa apa yang menjadi hobbinya selama ini adalah dosa.Mimpi itu bagaikan tetesan embun yang membuka hatinya untuk menyadari perbuatan maksiat yang selama ini dilakukannya.”Untung tenama kumate,Oh Karaeng ampuni dosa-dosaku,tenamontu naku annginun ballo”,doa Parto pada Tuhan.Sejak itulah Parto berhenti minum ballo dan sudah rajin beribadah di masjid.
Memang dunia ini kadang membuat kita lupa akan kehidupan akhirat sebagai tempat pembalasan.Setanlah yang membuat kita lalai kepada hari pembalasan.setanlah yang membuat kita memandang indah perbuatan maksiat,yang membuat kita ketagihan pada minuman keras,setanlah yang menutup hati kita untuk menerima nasehat orang lain.Setanlah yang menutup terlinga kita untuk mendengar seruan Allah di masjid.Padahal Allah telah mengingatkan kepada manusia bahwa meminum minuman keras adalah perbuatan setan dan janganlah mengikuti setan karena setan itu hanya ingin menyesatkanmu dan menjerumuskanmu dalam neraka.
“Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya (meminum) khamar, berjudi, (berkorban untuk) berhala, mengundi nasib dengan panah, adalah termasuk perbuatan syaitan. Maka jauhilah perbuatan-perbuatan itu agar kamu mendapat keberuntungan. Sesungguhnya syaitan itu bermaksud hendak menimbulkan permusuhan dan kebencian di antara kamu lantaran (meminum) khamar dan berjudi itu, dan menghalangi kamu dari mengingat Allah dan sembahyang; maka berhentilah kamu (dari mengerjakan pekerjaan itu)..”(QS.Al Maaidah:90-91).
Minuman keras dapat merusak ibadah.Dan tinggalkanlah minuman keras itu agar kamu beruntung.Dan Rasulullah telah menyatakan bahwa meminum keras satu kali maka tidak akan diterima pahala shalat,puasa adan amal baiknya selama 40 hari.Kalau dilakukan dua kali berarti pahala ibadah tidak diterima selama 80 hari,kalau kita mati dalam keadaan mabuk atau tidak bertaubat dari minum minuman keras maka Rasulullah SAW telah menyatakan bahwa yang demikian itu termasuk dalam kekafiran.
Sepulang dari pendidikan masyarakat sadar hukum di lembaga pemasyarakatan Jeneponto,Parto membawa istri dan anaknya merantau ke Kalimantan untuk mencari rezki.Dengan kesibukan di lapangan kerja barunya itu,Parto sudah bisa membebaskan dirinya dari amalan setan itu.Dan bersyukurlah bagi orang seperti Parto,Allah sayang padanya sehingga memberinya petunjuknya dan membebaskannya dari penjajahan setan,daripada dicuekin oleh Allah dan dibiarkannya larut dalam perbuatan yang membinasakan dirinya maka itu adalah kerugian hidup dan kesengsaraan di negeri akhirat.

Harap tunggu, laporan sedang dalam proses submit....

Anda harus login untuk berkomentar. Login Sekarang

Penulis Lainnya

Melilea

Penulis ini masih malu-malu menuliskan sedikit tentang Biografinya
Daftar Artikel Terkait :  1
Layanan ini diselenggarakan oleh PT. TELKOM INDONESIA untuk dunia pendidikan di Indonesia.
Mari kita majukan bangsa Indonesia, melalui pemanfaatan Teknologi Informasi yang tepat guna
pada dunia pendidikan Indonesia.
Sistem Informasi Aplikasi Pendidikan
versi 2.0