Tutorial DasarSIAP Wacana

Artikel Kategori // Pendidikan

Beranda / Pendidikan / ORANG TUA PENDIDIK YANG PERTAMA DAN UTAMA
ORANG TUA PENDIDIK YANG PERTAMA DAN UTAMA
0 Komentar | Dibaca 1270 kali
SAHABUDDIN @elsah
26 December 2014

DSC_0003046

Setiap anak dilahirkan ke dunia ini dalam keadaan fitrah, artinya manusia lahir membawa fitrah beragama dan potensi berbuat baik. Fitrah inilah yang membedakan antara manusia dan makhluk Allah lainnya. Fitrah dan potensi yang sudah ada semenjak dilahirkan itu tidak akan berkembang secara optimal tanpa adanya pemeliharaan dan bimbingan.Orang yang pertama kali berhubungan dengan anak dalam mengasuh dan mendidik adalah orang tua.Makanya para orang tua harus tahu posisinya sebagai pendidik yang pertama dan yang utama bagi anak.Oleh karena itu,pada kesempatan ini saya hadir dihadapan pembaca setia media ini untuk berbagi informasi dan pengalaman tentang peran orang tua sebagai pendidik yang pertama dan utama yang digali dari berbagai sumber.
Lingkungan pertama yang punya peran dalam pendidikan anak adalah lingkungan keluarga, disinilah anak dilahirkan,di rawat dan dibesarkan. Disinilah proses pendidikan berawal, orang tua adalah guru pertama dan utama bagi anak. Orang tua adalah guru agama, bahasa dan sosial pertama bagi anak, kenapa demikian? Karena orang tua (ayah) adalah orang yang pertama kali melafazdkan adzan dan iqomah ditelinga anak di awal kelahirannya. Orang tua adalah orang yang pertama kali mengajarkan anak berbahasa dengan mengajari anak mengucapkan kata ayah, ibu, nenek, kakek dan anggota keluarga lainnya. Orang tua adalah orang yang pertama mengajarkan anak bersosial dengan lingkungan sekitarnya.
Orang tua, ibu khususnya karena seorang ibu yang biasanya punya banyak waktu bersama anak dirumah, bisa menjadi guru yang baik bagi anak-anaknya, jika seorang ibu mampu mengarahkan, membimbing dan mengembangkan fitrah dan potensi anak secara maksimal pada tahun-tahun pertama kelahiran anak dimana anak belum disentuh oleh lingkungan lain, dalam artian anak masih suci.
Masa-masa anak hanya berinteraksi dengan anggota keluarga, ini adalah saat yang tepat bagi orang tua untuk membentuk karakter seorang anak. Orang tualah yang mengarahkan kehidupan anak dengan kebiasaan yang dilakukan sehari-hari dirumah yang merupakan teladan bagi anak.
Disadari atau tidak oleh orang tua, gerak gerik dan tingkah laku mereka sehari-hari yang setiap waktu bahkan setiap saat dilihat, dirasakan dan di dengar oleh anak adalah proses belajar bagi mereka.
Sebagai pendidik yang pertama dan utama,maka para orang tua hendaknya memperhatikan beberapa hal,antara lain:
1. Orang tua dikatakan berhasil menjadi guru yang baik kalau sanggup menciptakan kondisi yang memungkinkan anak berkembang dengan baik,seperti keluarga yang harmonis, hubungan yang hangat dan penuh kasih sayang.Sebaliknya kekerasan dalam rumah tangga, perhatian dan kasih sayang yang kurang karena orang tua sibuk dengan urusan masing-masing, ucapan-ucapan yang tidak baik, disaat itu orang tua telah gagal menjadi guru pertama dan utama bagi anak.
2. Jadilah orang tua sekaligus guru bagi anak di rumah, dengan menyajikan materi-materi yang mereka butuhkan yaitu suasana yang tenang tanpa pertengkaran dan kekerasan, kasih sayang dan perhatian yang cukup dari sosok seorang ibu dan ayah (jadilah ayah dan ibu ideal bagi anak-anak anda).
3. Tanamkan kebiasaan yang baik bagi anak,seperti menjaga kebersihan,teratur makan,teratur mandi,shalat di masjid atau membaca Al Quran.
4. Keteladan orang tua amat besar pengaruhnya bagi anak.Oleh karena itu,memebrikan keteladan jauh lebih berarti daripada perkataan meluluh.Kalau menghendaki anaknya disiplin maka berla contoh hidup yang disiplin,kalau menginkan anaknya saleh maka perlihatkan kesalehan pada anak.
5. Kemitmen mendidik perlu dimiliki oleh kedua orang tua,Keduanya memiliki satu bahasa dalam mengarahkan anak ke jalan yang benar,jangan ayah melarang sedangkan ibunya membolehkan.Janganlah ayahnya memberi hukuman sedangkan ibunya tampil sebagai pembelanya.
6. Anak itu selalu meniru lingkungannya.maka seagai lingkungan yang pertama,orang tua harus menghindari perbuatan negatif pada anak seperti meminum minuman keras,berjudi,bertengkar, membodoh-bodohi anak,menakut-nakuti, berbohong pada anakdan lainnya.
Dari uraian di atas terlihat jelas bahwa titik awal dari pembentukan kepribadian seorang anak dan masayarakat adalah orang tua. Seandainya setiap orang tua menyadari tugas dan tanggung jawabnya serta mampu menjadi guru pertama bagi anak-anaknya, mungkin akan terlahir generasi muda yang punya kepribadian tangguh dan anak-anak sholeh.Namun sayangnya,hanya sebahagian kecil diantaranya yang menyadari peran dan tanggung jawanbya itu.Dan kita harus berusaha menjadi guru yang baik bagi anak karena menyangkut pertanggung jawaban kepada Allah.
“Jika anak dibesarkan dengan kejujuran dan keterbukaan, ia belajar kebenaran dan keadilan”

Harap tunggu, laporan sedang dalam proses submit....

Anda harus login untuk berkomentar. Login Sekarang

Penulis Lainnya

sandra ajeng

Penulis ini masih malu-malu menuliskan sedikit tentang Biografinya
Daftar Artikel Terkait :  1
Layanan ini diselenggarakan oleh PT. TELKOM INDONESIA untuk dunia pendidikan di Indonesia.
Mari kita majukan bangsa Indonesia, melalui pemanfaatan Teknologi Informasi yang tepat guna
pada dunia pendidikan Indonesia.
Sistem Informasi Aplikasi Pendidikan
versi 2.0