Tutorial DasarSIAP Wacana

Artikel Kategori // Lain-Lain

Beranda / Lain-Lain / Aktivitas minggu ketiga – Blade Templating
Aktivitas minggu ketiga – Blade Templating
0 Komentar | Dibaca 475 kali

Salah satu metode pengembangan user interface pada web application adalah penggunaan bootstrap, bootstrap merupakan framework dari CSS yang mudah dalam penggunaannya. Kita hanya perlu menambahkan nama class yang ingin di gunakan pada tag class . dengan menggunakan bootstrap maka pengerjaan design user interface akan lebih mudah. salah satu kemudahan bootstrap yaitu konsep grid system, di ibaratkan sebuah layar memiliki sebanya 12 grid, dimana di dalam 1 buah grid terdapat 12 grid lainnya dan begitu seterusnya yang membuat kita mempermudah dalam mengatur konten dalam sebuah interface. selain itu grid system inilah yang membuat halaman yang menggunakan bootstrap menjadi responsive, artinya sebuah halaman akan menyesuaikan layout sesuai layar yang di gunakan user untuk mengakses halaman tersebut, misalnya user mengakses halaman melalui tabletnya, maka konten pada halaman tersebut di sesuaikan secara otomatis oleh bootstrap.

dengan penggunaan laravel sebagai engine, ini membuat source code dari Views berubah, menggunakan blade  yaitu penyederhanaan source code oleh laravel yang berdampak pada pembuatan source code dengan bootstrap sedikit berbeda. ini disebut dengan Blade Templating, menggunakan blade sebagai source code untuk bootstrap.

contohnya :

Untuk konfigurasi bootstrap pada halaman master menggunakan blade:

{{ HTML::style('assets/css/bootstrap.min.css') }}

sedangkan konfigurasi bootstrap tanpa menggunakan blade :

<link href="css/bootstrap.min.css" rel="stylesheet">

konfigurasi javascript bootstrap menggunakan blade:

{{ HTML::script('assets/js/bootstrap.min.js') }}

config javascript bootstrap tanpa menggunakan blade :

<script src="js/bootstrap.min.js"></script>

diatas beberapa contoh sederhana blade templating.