Tutorial DasarSIAP Wacana

Artikel Kategori // Lain-Lain

Beranda / Lain-Lain / Kebiasaan Buruk, Jangan dicontoh
Kebiasaan Buruk, Jangan dicontoh
0 Komentar | Dibaca 1368 kali
HUSNIJAL, S.HI @husnijal
24 February 2015

KALIAN kenal kan dengan burung Udang ?.
Ada sifatnya yang tidak baik dicontoh, yaitu burung Udang ini dalam mencari makan ternyata suka memilih-milih. Yang pada akhirnya karena memilih milih siburung udang ini tidak dapat apa apa.

Kadang dapat rizki tapi terlalu besar, tidak diambil, bertemu yang kecil, juga tidak diambil karena terlalu kecil. Yang pada akhirnya tidak dapat apa apa, akhirnya si burung Udang cuma mandi mandi di sungai itu, setelah capek kecibar kecibur dalam air, si Burung udang teringat ingin berak, lalu “Preeet…” yang keluar cuma air saja.

Pedihnya, sifat buruk udang ini malah dijadikan perumpamaan yang diberikan si B (nama sengaja dirahasiakan), kepada Si A(juga nama sengaja dirahasiakan). Pada hari Minggu Pagi tanggal 15 Februari 2015 di warung Kopi kaciek Mulih, jalan Setia Bakti Parik, Kecamatan Koto Balingka Kabupaten Pasaman Barat Sumatra Barat. Indonesia.

Di warung kopi atau warkop ini. Si A dipergunjingkan, dikupas hidup hidup. Aibnya dibahas sampai tuntas. Bila terdengar oleh anak, istri atau orang orang dekat si A, tentu ini sangat menyakitkan.

Bukan cuma Si A yang jadi korban gunjing, Si C juga diperbincangkan dan dijadikan bahan tertawaan, padahal si C sudah almarhum, sudah meninggal dunia beberapa tahun lalu. Bila anak, istri atau orang dekat si C mendengar tentulah sangat menyakitkan, atau jika yang bersangkvtan mampu membalas akan terjadi pertengkaran.

Kejam memang, lebih kejam dari pembunuhan. Beginilah keadaannya di tengah tengah masarakat, tulisan di punggung orang kita yang membacanya, tulisan di punggung kita orang lain pula yang membacanya.

Sukakah anda(kita)memakan daging bangkai saudara kita, tidakkan ? seperti itulah kata nabi perumpamaan membicarakan aib saudara kita.

Ketimbang memonten orang lain dari belakang, lebih baik memonten diri sendiri. Sebelum orang ramai yang mempergunjingkannya. Sebetulnya banyak didiri kita yang perlu dikritik. Sebelum orang lain mengkritik kita. Bertanyalah pada orang lain tentang penyakit dan kekurangan kita, tapi jika dijawab jujur jangan marah. Lalu berusahalah untuk memperbaikinya.

Pelit, kikir, sombong, iri, dengki adalah penyakit rohani. Yang bisa memasukkan kita keneraka. Bila seseorang diserang penyakit rohani dia tidak akan pernah menyadarinya. Makanya bertanyalah. Contoh Iblis tidak sadar bahwa dia sombong, yang pada akhirnya diusir, dan kelak akan dilemparkan kedalam api neraka.

Harap tunggu, laporan sedang dalam proses submit....

Anda harus login untuk berkomentar. Login Sekarang

Penulis Lainnya

Gipsy Marpaung

Hanya seorang mahasiswa yang peduli akan pendidikan di Indonesia, terutama dibagian pelosok daerah yang mas ...
Daftar Artikel Terkait :  1

Komentar Terbaru

Layanan ini diselenggarakan oleh PT. TELKOM INDONESIA untuk dunia pendidikan di Indonesia.
Mari kita majukan bangsa Indonesia, melalui pemanfaatan Teknologi Informasi yang tepat guna
pada dunia pendidikan Indonesia.
Sistem Informasi Aplikasi Pendidikan
versi 2.0