Tutorial DasarSIAP Wacana

Artikel Kategori // Pendidikan

Beranda / Pendidikan / FILOSOFI DAN PERSPEKTIK PENDIDIKAN TEKNOLOGI KEJURUAN
FILOSOFI DAN PERSPEKTIK PENDIDIKAN TEKNOLOGI KEJURUAN
0 Komentar | Dibaca 2917 kali

PENDAHULUAN

Negara Indonesia adalah sebuah negara kepulauan dengan gugusan pulau berjumlah 17.450 dengan jumlah suku bangsa 1.340 dan 560 bahasa yang berbeda. kekayaan sumber daya alam yang melimpah, dengan kondisi geografis yang berbeda di tiap wilayah sehingga membentuk masyarakat yang mandiri sesuai dengan kondisi dan situasi wilayah mereka. Masyarakat tumbuh dan berkembang di negara yang kaya akan sumber daya alam sehingga membentuk pola hidup yang berbeda di tiap wilayah, termasuk bagaimana cara hidup setiap suku dalam hal mendidik dan mempertahankan generasi mereka secara turun temurun.
Masyarakat tradisional di Indonesia hidup dan bekerja berdasarkan potensi wilayah mereka. Setiap suku memiliki cara tersendiri dalam hal mendidik dan mengembangkan pola pendidikan melalui struktur budaya dan adat masing-masing, termasuk dalam hal pemilihan pekerjaan terhadap anak-anak mereka. Masyarakat tradisional hidup dan bekerja berdasarkan potensi wilayah mereka. Di berbagai wilayah terdapat perbedaan secara substansi dalam hal potensi wilayah sehingga mempengaruhi pemilihan pekerjaan misalnya, ada masyarakat yang tumbuh dan di didik oleh komunitasnya secara turun temurun dalam sektor pertanian, sektor kelautan, sektor perikanan, sektor jasa, sektor perdagangan, dan berbagai sektor lainnya.
Perkembangan globalisasi, dan transformasi sistem perekonomian menuju era industrialisasi modern yang berbasis pengetahuan memicu pergeseran dan perubahan pola hidup terhadap bangsa Indonesia, menimbulkan fenomena dan dampak terhadap ketidak sesuaian pola hidup dan pendidikan yang diterima dengan kebutuhan dunia kerja, akibat berbagai kebijakan yang di ambil oleh pemerintah, sehingga terjadi peningkatan jumlah pengangguran dan berbagai permasalahan lainnya. Hal ini pula di ikuti berbagai kebijakan pemerintah dalam hal mengatasi tingginya angka pengangguran di Indonesia, salah satunya adalah kebijakan dalam bidang Pendidikan, khususnya Pendidikan Teknologi Kejuruan.
Maka Indonesia saat ini harus merumuskan sebuah konsep (conceptual framework) pendidikan teknologi dan kejuruan yang sinkron dengan asas pancasila, dan semboyan negara “Bhinneka tunggal ika” serta kondisi saat ini, yaitu sesuai dengan latar belakang negara, kondisi geografis, kondisi sosial, potensi wilayah, dan permintaan pasar kerja. Sehingga dapat menghasilkan sebuah konsep ke PTK-an yang lahir dari jati diri bangsa Indonesia.

PENDIDIKAN TEKNOLOGI DAN KEJURUAN
Pendidikan teknologi kejuruan merupakan salah satu jawaban untuk menjawab berbagai permasalahan ekonomi, sehingga antara pendidikan teknologi kejur