Tutorial DasarSIAP Wacana

Artikel Kategori // Lain-Lain

Beranda / Lain-Lain / Andil Tayangan TV Dalam “Karbitisasi” Mental Anak
Andil Tayangan TV Dalam “Karbitisasi” Mental Anak
0 Komentar | Dibaca 574 kali

ScreenHunter_143 Feb. 09 16.11

Belum reda kehebohan di sosial media atas tingkah siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menyatakan cinta kepada siswi SD, kini hal yang hampir serupa kembali terulang. Beberapa saat lalu netizen dihebohkan oleh dua sejoli siswa SD yang secara terang-terangan mengungkapkan cinta mereka di status media sosial Facebook. Anak-anak usia Sekolah Dasar itu dengan fasihnya saling mengungkapkan perasaan cintanya layaknya orang dewasa. Perilaku tak wajar anak SD itupun mengundang berbagai reaksi para netizen. Miris, mungkin itu kata yang tepat untuk menggambarkan perilaku anak SD di atas.

Secepat itukah perkembangan mental anak sekarang ini? ataukah mereka dipaksa menjadi “dewasa” sebelum waktunya?
Peristiwa di atas tak ubahnya merupakan potret betapa memperihatinkannya perkembangan anak-anak kita dewasa ini. Fenomena tersebut layaknya gunung es, yang hanya nampak ujungnya. Realitas sesungguhnya bisa jadi lebih mengkhawatirkan dari apa yang nampak di permukaan. Pembaca yang tumbuh di tahun 90 an atau lebih tentu merasakan betapa berbedanya masa kecil kita dengan perkembangan anak jaman sekarang.
Pertanyaan yang kemudian muncul adalah faktor apa gerangan yang memicu munculnya fenomena tersebut? tentu banyak sekali jawaban yang bisa diutarakan. Dan perkembangan teknologi informasi yang tak terbendung bisa jadi termasuk di dalamnya.

Perkembangan teknologi informasi memang layaknya dua mata pisau. Di satu sisi memberikan banyak manfaat bagi kita, tetapi di sisi lain tak sedikit dampak negatif yang ditimbulkan. Anak-anak yang tumbuh besar di era digital ini suka tidak suka akan selalu bersinggungan dengan mudahnya akses segala macam informasi. Segala macam bentuk informasi, baik dari internet, televisi, maupun media lain seakan tak terbendung untuk ikut serta mewarnai setiap fase perkembangan anak. Televisi, sebagai media yang paling dekat dengan masyarakat punya andil yang tak sedikit dalam mempengaruhi perkembangan anak. Te