Tutorial DasarSIAP Wacana

Artikel Kategori // Informasi Umum

Beranda / Informasi Umum / DI Malam Nisfu Syakban, do’a diijabah.
DI Malam Nisfu Syakban, do’a diijabah.
0 Komentar | Dibaca 882 kali

Malam Nisfu Syakban, do’a diijabah.

Seperti biasanya setiap Selasa malam, kalau saya tidak punya halangan, saya akan meramaikan perwiritan di Masjid al Iklas jalan Setia Bakti Parit Kecamatan Koto Balingka Kabupaten Pasaman Barat Sumbar, Indonesia bagian barat.Salah satu ilmu yang ku dapat dari si penceramah dimalam perwiritan itu adalah pada malam Nisfu Syakban do’a kita diijabah.

Malam Nisfu Syakban artinya malam pertengahan dibulan Syakban. Misal bulan Syakban ada 30 hari, maka malam nisfu syakban jatuh pada malam yang kelima belas. Syakban adalah nama bulan Arab yang ke enam (kalau saya tidak salah), yaitu setelah bulan Rajab, dan sebelum bulan Ramadhan.

Ustad Afwan menerangkan malam Nisfu Syakban sama afdolnya dengan malam Lailatul Qodar. Dimana do’a sangat diijabah oleh Allah SWT.

Ijabah artinya dikabulkan.

Dijelaskan oleh ustad alumni Mustafawiyah, jika manusia (umat Islam) mempunyai dua hari raya, yaitu hari raya idul fitri (hari raya besar) dan hari raya idul adha(hari raya kecil). Maka para Malaikat juga mempunyai dua hari raya, yaitu pada malam Nisfu Syakban(hari raya kecil) dan pada malam Lailatul qadar(hari raya kecil).

Malaikat memeriahkan harirayanya dengan melipat gandakan ibadah, tidak seperti manusia yang memeriahkan hari rayanya dengan jalan-jalan.

Pada malam nisfu. Dirikanlah sholat hajat, dua sampai dua belas rakaat. Berdo’alah mintalah apa saja. Seperti umur yang berkah. Jangan minta umur yang panjang, tapi umur yang berkah. Karena apa gunanya umur panjang jika sakit sakitan dan melarat.

Mintalah kepada Allah SWT, agar diberi kaya hati. Jangan kaya harta. Kebahagian itu terletak kepada kekayaan hati.

Dan bila berdo’a. Jangan tanggung-tanggung. Misal ada kejadian di Pasaman Barat, seorang ibu telah berdo’a “Ya Allah, bisa saja anak saya mengurus dirinya sendiri, sudah cukuplah, ya Allah. ” ini adalah contoh do’a yang serba tanggung.

Akhirnya, 25 tahun kemudian siibu kecewa. Karena setelah anaknya berhasil, si anak tidak mau mengurus si ibu, si anak cuma mengurus dirinya sendiri. Seperti do’anya.

Karena si ibu dulu hanya berdo’a. “Kalau anak saya bisa mengurus dirinya sudah cukuplah. ”

ada juga yang berdo’a. Agar hidupnya Hanya dengan goyang kaki dapat uang, yang mana akhirnya jadi tukang jahit.Ada juga yang meminta Hanya dengan sambil mengipas-ngipas bisa menghasilkan uang. Yang mana akhirnya dia jadi tukang sate. Seperti permintaanya, hanya dengan mengipas-ngipas menghasilkan uang.

Anak anak kita yang sedang sekolah atau sedang kuliah juga perlu didoakan. Agar ilmu yang didapatnya berkah. Sehingga kelak ilmunya bermanfaat, kelak bila tamat atau telah wisuda dia dipergunakan orang banyak, dia tidak jadi sarjana yang mengganggur. Untuk tahun ini, malam nisfu Sakban pada malam Rabu, atau Selasa malam (3 Juni 2015).

Harap tunggu, laporan sedang dalam proses submit....
Tags :  

Anda harus login untuk berkomentar. Login Sekarang

Penulis Lainnya

Almira

Penulis ini masih malu-malu menuliskan sedikit tentang Biografinya
Daftar Artikel Terkait :  1
Layanan ini diselenggarakan oleh PT. TELKOM INDONESIA untuk dunia pendidikan di Indonesia.
Mari kita majukan bangsa Indonesia, melalui pemanfaatan Teknologi Informasi yang tepat guna
pada dunia pendidikan Indonesia.
Sistem Informasi Aplikasi Pendidikan
versi 2.0