Tutorial DasarSIAP Wacana

Artikel Kategori // Lain-Lain

Beranda / Lain-Lain / MENELUSURI JEJAK ROH GENTAYANGAN
MENELUSURI JEJAK ROH GENTAYANGAN
0 Komentar | Dibaca 1745 kali
SAHABUDDIN @elsah
05 May 2015

ASDF

Dalam kehidupan masyarakat Islam berkembang kepercayaan tentang adanya roh gentayangan,yaitu roh manusia yang jazadnya telah terkubur berkeliaran di muka bumi (dunia) dan mengganggu manusia,baik memasuki tubuh manusia,maupun menyamar-nyamar sebagai hantu.Benarkah roh manusia bisa gentayangan ?.Hal inilah yang mendorong penulis mengkaji kebenarannya.

1. Kesurupan roh manusia
Dalam kehidupan kita,kadang kita mendengar cerita atau menyaksikan langsung saudara kita mengalami kesurupan atau kemasukan suatu kekuatan yang menguasai kesadaran/mengedalikan dirinya.Mereka kadang bicara dan mengaku dirinya sebagai penghuni kuburan keramat,orang tua yang telah meninggal,orang yang disakiti hatinya,atau orang yang mati terbunuh.
Contoh kasus:Seorang siswa yang kesurupan di sekolah penulis,mengaku sebagai seorang gadis yang bernama Saleha yang mati tertembak sekitar 60 tahun yang lalu.Lokasi penembakan kebetulan adalah lokasi yang dibanguni sekolah tempatnya di WC siswa.Dia mengaku tinggal di salah satu WC siswa tersebut.Dia meminta agar didoakan dan dibacakan Al Quran di tempatnya.Pengakuannya sama dengan pengakuan orang yang menembaknya yang kebetulan tinggal di sekitar lingkungan sekolah yang sempat dihadirkan penulis dalam menangani siswa yang kesurupan tersebut.Hal inilah yang membuat sebagian warga sekolah dan masyarakat sekitar lingkungan sekolah percaya bahwa roh Saleha yang tertembak itu gentayang dan mengganggu siswa.
Namun ada yang mencurigakan bagi penulis yang menangani kasus kesurupan ini,antara lain:
1. Dia minta dibacakan Al Quran/Surat Yasiin di tempatnya (WC Siswa),padahal membaca Al Quran di tempat kotor seperti WC dilarang dalam Islam,kalau melakukan larangan berarti dosa,bukankah yang menyuruh kita berbuat dosa hanyalah setan ?.
2. Beberapa siswa mengellinginya membaca Al Quran di ruang perpustakaan sesuai dengan permintaannya,malah dia senang dan memegang Al Quran yang dibaca siswa.
3. Tetapi ketika penulis membacakan ayat Kursi,Al Ikhlas,Al Falaq dan An An Nas dia malah menjerik kepanasan,sampai akhirnya keluar namun beberapa saat kemudian masuk lagi.Bukankah yang tidak tahan dengan bacaan Ayat Kursi hanyalah setan ?.
4. Penulis mencoba menyediakan dua gelas air.Yang satu sengaja dibacakan Ayat Kursi dan ketiga surat pengusir setan yang tersebut di atas,dan yang satunya tidak dibacakan lalu disuruh minum.Ternyata dia tak sanggup meminum air di gelas pertama yang katanya panas sekali,sedang gelas kedua mampu dihabiskannya.Bukankah hanya setan yang tak sanggup minum air yang telah dibacakan ayat-ayat Al Quran.
5. Ketika kesurupan berikutnya,dia membuat model kuburan di depan kelasnya dan menulis tanggal 19 Maret 2013 lalu menyuruh teman-temannya menabur bunga.Ketika ditanya,kuburan siapa itu dia menjawab “Kuburan Selfi yang akan saya ambil”.Pengakuan inilah yang membuat warga sekolah dan orang tua siswa menjadi takut,jangan-jangan Saleha benar-benar akan mengambil nyawa seorang siswa,tetapi nyatanya setelah tanggal 20 Maret 2013 siswa yang selalu kesurupan itu baik-baik saja.Bukankah hanya setan yang suka menakut-nakuti manusia dan suka berbohong ?.
Akhirnya penulis menemukan solusi bahwa cara menghentikan kesurupan tersebut adalah membimbing siswa terutama korban untuk melawan sendiri dengan memperbanyak zikir dan membaca Al Quran,meyakinkan siswa bahwa yang mengganggu Selfi adalah setan yang mengaku-ngaku sebagai manusia,itu hanya tipu daya setan yang suka menakut-nakuti yang tujuannya adalah untuk menyesatkan manusia.Kepercayaan warga sekolahpun terhadap arwah gentayangan berangsur-angsur berkurang dan akhirnya siswa percaya bahwa itu hanyalah setan dari bangsa jin yang mengku-ngaku sebagai manusia,yang hanya ingin menyesatkan manusia agar melakukan kesyirikan.Dengan semakin banyaknya siswa sudah tidak mempercayainya sebagai arwah manusia yang gentayangan,maka akhirnya setan itupun berhenti mengganggu siswa.
Kasus kedua adalah seorang dukun yang pernah didatangi penulis sebelum penulis mengenal siapa dukun itu.Dukun tersebut biasanya kalau malam Senin mengalami kesurupan.Bila telah kesurupan maka dukun itu membungkukkan badannya pertanda bahwa dukun itu telah dimasuki roh penghuni kuburan keramat yang bernama “Datu’ Pakkalimbungan’ atau masyarakat menamainya ‘Daeng Toa’ yang kuburannya terletak di Panaikang Kec.Bissappu Kabupaten Bantaeng.Setelah itu,dukun lalu menumpahkan minyak di mulutnya yang membuat orang-orang yang menyaksikannya berebutan mengambil minyak itu sebagai ‘berkah’.Lalu dukun itupun duduk melayani pasien-pasiennya,mengobati atau membagi-bagi sesuatu yang dijanjikan.
Penulis sempat terkesima saat mengikuti dukun yang kesurupan itu memasuki kamarnya karena katanya bahwa janji untuk dibawakan emas telah penuhi.Setelah dalam kamar,suami dukun itu disuruhnya membuka kotak yang telah disediakan berukuran kira-kira 30 X 15 X 20 CM,ternyata betul kotak tersebut telah berisi berbagai macam perhiasan emas yang mengkilat berupa kalung,gelang dan cincin.
Kasus ketiga adalah seorang keluarga yang kesurupan di rumah keluarga yang baru sebulan sudah dikuburkan.Dia mengaku sebagai orang yang baru saja meninggal dan meminta kepada keluarganya agar diadakan acara “attumate’ untuk menyelamatkan dirinya di sana (kubur).Dia mengaku kecewa karena menantunya yang ‘Muhammadyah’ tidak melakukan ritual attumate pada waktu yang biasa dilakukan.
Akhirnya penulis berusaha mencari informasi tentang kebenaran adanya arwah manusia yang bisa masuk ke tubuh manusia lainnya ?.Tak satupun keterangan dalam Al Quran maupun hadist yang menjelaskan bahwa arwah manusia bisa masuk ke tubuh manusia lainnya.Keterangan yang ada hanyalah bahwa manusia setelah meninggal dan telah diperiksa oleh Malaikat Mungkar dan Nakir maka arwahnya dibawah ke tempat istrahatnya menunggu kiamat,arwah yang baik disimpan di tempat yang tinggi beserta kenikmatannya dan arwah yang buruk disimpan ditempat di bawah tanah beserta siksaannya.Antara alam dunia dan alam kubur dibatasi oleh dinding,oleh karena arwah-arwah yang telah menempati tempatnya di alam kubur tidak bisa ke mana-mana sampai datangnya hari kebangkitan (Simak QS.Al Mukminuun:99-100).
Dan Rasulullah SAW juga memberikan informasi bahwa hanya jin yang bisa masuk ke dalam tubuh manusia lainnya, ’’sesungguhnya setan (jin) beredar didalam diri manusia seperti aliran darah ‘’(HR.Bukhari muslim).Setinggi-tingginya ilmu manusia,tidak ada yang diberi kemampuan untuk masuk kedalam tubuh manusia lainnya.Setan tahu bahwa manusia mudah percaya pada prasangka,oleh karena itu dengan pengakuannya sebagai manusia,manusia bisa mempercayainya apatah lagi setan itu mampu membukti persangkaan manusia itu,sehingga manusia mengikutinya,kecuali sebagian kecil manusia tak mau mengikutnya (lihat QS.Saba:20).
Begitupula yang masuk ke dalam tubuh seorang dukun sampai dukun itu bisa mengobati segala macam penyakit,itu adalah setan dari bangsa jin untuk menyesatkan manusia,sekalipun mengaku sebagai orang saleh.Ada seorang dukun yang bila hendak mengobati maka terlebih dahulu kemasukan yang mengaku sebagai Syekh Yusuf dan wali-wali lainnya.Itu semua adalah ulah setan untuk menarik manusia agar mendekat padanya.Pengobatan yang dilakukan oleh seorang dukun hanyalah alat untuk menarik manusia mendekat yang tujuannya adalah untuk menyesatkan iman para pasien karena disuruhnya melakukan sesuatu yang mengandung kesyirikan seperti mempersembahkan sesajen kepada penghuni kuburan atau tempat yang dianggap keramat
Suatu pelajaran berharga bagi pembaca untuk menambah pemahaman tentang orang yang kesurupan.Seorang jin yang telah ditaklutkan oleh seorang ustaz membuka rahasianya dalam menyesatkan manusia,yang katanya agar sama-sama masuk neraka.Setan dari bangsa jin tersebut mengatakan bahwa bangsanyalah yang selalu melayani permintaan manusia di tempat-tempat yang dikeramatkan.Mereka suka mendiami tempat-tempat yang dikeramatkan karena di situ banyak makanannya,antara lain sesajen,bunga dan minyak wangi,dan katanya di situ pulalah gampang menyesatkan manusia.Katanya lagi dia akan akan kuat dan kebal bila makan sesajen yang dipersembahkan manusia untuknya.
Dikatakannya pula bahwa “bila ada manusia yang kesurupan dan mengaku sebagai manusia dengan menyebut nama si A atau si B maka janganlah dipercaya karena itu bukan manusia melainkan ulah bangsaku.Roh manusia telah terkunci di alam kubur sehingga tidak mungkin bisa kembali ke dunia apalagi masuk ke dalam tubuh manusia”.Jin itupun mengatakan bahwa manusia yang gampang ditipu atau diganggu oleh bangsanya adalah manusia yang jauh dari Tuhanya,yang lalai melaksanakan ibadah.Diapun mengaku bahwa bangsanya akan kepanasan atau tersiksa bila mendengar ayat-ayat Allah,tidak akan berani mengganggu manusia yang selalu berzikir dan yang berdoa saat keluar rumah.
Berdasarkan uraian di atas maka jelaslah bahwa orang yang kesurupan itu adalah tipu daya setan.Setanlah yang mengaku-ngaku sebagai manusia,sebagai orang tua atau sebagai penghuni kuburan keramat.Padahal sesungguhnya tidaklah demikian.Apapun yang diminta atau yang diperintahkan orang yang kesurupan itu janganlah dipenuhi sekaliipun permintaannya itu berupa ibadah,karena Allah melarang kita mengikuti kehendak atau perintah setan.Melaksanakan suatu ibadah atas perintah setan maka dilarang karena termasuk mempersekutukan Allah karena ibadah apapun yang kita lakukan adalah melaksanakan perintah Allah.
Dengan tipu daya seperti ini,setan menyesatkan manusia,merusak iman dan menyuruhnya dan melakukan amalan-amalan sesat seperti mempersembahkan sajian,memakai jimak atau jampi-jampi atau menyuruh mendatangi suatu tempat yang dianggap keramat.Janganlah tertipu,walaupun mereka mengaku sebagai Allah,sebagai Malaikat,sebagai Nabi,dan sebagai orang saleh,jangan dipercaya,jangan diikuti kemauannya dan jangan ditakuti apapun acamannya.Hanya kepada Allahlah kita takut dan hanya kepada-Nya kita berlindung.Dan jangan pula dipenuhi kemauan atau perintahnya sekalipun perintahnya itu untuk melakukan suatu ibadah,seperti membaca Al Quran,Shalat,Berzikir dan sebagainya,karena Allah melarang kita mentaati setan.Buktinya kalau kita membaca Al Quran atas permintaan setan maka setan tidak kepanasan tetapi kalau bukan permintaannya maka akan kepanasan,karena memenuhi permintaan setan justru akan membuat setan itu menjadi kuat.

2. Roh Gentayang
DI lingkungan masyarakat sudah terkenal sekali dengan adanya roh gentayangan. Mereka percaya bahwa orang yang sudah mati bisa hidup kembali berupa roh. Mereka juga beranggapan bahwa orang yang matinya tidak wajar seperti bunuh diri ataupun di bunuh orang lain maka arwahnya penasaran. Arwah tersebut akan meminta sesuatu agar arwahnya bisa tenang. Namun, adakah arwah gentayangan dalam Islam?.
Contoh kasus di suatu rumah yang pernah penulis sewa tersebar berita bahwa rumah tersebut tidak ada yang berani menempatinya,karena menurut pengakuan tetangga,bahwa di rumah itu kalau malam Jumat biasa penghuni rumah melihat sosok perempuan yang gantung diri di dekat sumur yang ada dalam rumah dengan wajah yang mengenaskan dan katanya piring biasa berbunyi-bunyi bila telah malam.Dan menurut pengakuan warga bahwa memang di rumah itu pernah ada orang yang mati bunuh diri.Namun,selama dua tahun penulis di rumah itu tidak pernah melihat dan mendengar apa yang diceritakan masyarakat dan kenyataan sampai saat ini rumah tersebut tidak ada yang tinggali dan tidak ada pula yang mau membelinya,karena masyarakat di kampung tersebut takut atas cerita-cerita yang berkembang.
Begitupun mengenai cerita yang tersebar dari mulut ke mulut tentang adanya roh perempuan yang gentayangan,yang katanya perempuan tersebut adalah korban pembunuhan setelah diperkosa.Perempuan tersebut biasa muncul pada malam hari dan mengganggu laki-laki yang lewat,dengan menyamar sebagai gadis cantik dan kalau lelaki itu mulai bermaksud megajaknya bermaksiat maka perepuan itupun membunuh lelaki tersebut,dan cerita lain yang didukung oleh film atau sinetron horor di televisi yang membuat masyarakat percaya pada cerita roh gentayangan.
Tentang roh gentayangan atau hantu ini merupakan mitos yang berkembang karena kesalahpahaman manusia terhadap roh manusia setelah dikuburkan. Memang terbukti ada yang diganggu hantu tersebut,tetapi Rasulullah SAW telah menyatakan bahwa tidak ada hantu (HR.Muslim),atau tidak ada roh manusia yang telah dikubur kembali kedua mengganggu.Apa yang dilihat oleh manusia itu adalah ulah setan untuk menakut-nakuti manusia agar bila telah takut maka bisa mengajukan permintaan yang macem-macam yang dilarang oleh syariat Islam atau yang ujung-ujungnya adalah menyesatkan manusia agar berlaku maksiat atau syirik.Berdaarkan QS Al Mu’minuun bahwa roh manusia tak akan mungkin kembali ke dua sampai datangnya kiamat sekalipun untuk berbuat amal saleh.Jadi kalau mereka ada yang dizinkan ke dunia maka tidaklah mungkin akan ke dunia hanya untuk berbuat dosa dan membalas dendam karena mereka sudah merasakan bagaimana nasib orang-orang yang berdosa di alam kubur.
Setanlah yang masuk ke dalam tubuh manusia dan mengaku-ngaku sebagi roh orang tua, atau orang-orang saleh. Karena hanya setan (jin) yang diberi kemampuan oleh Allah untuk masuk ke dalam tubuh manusia, sebagaimana keterangan Rasulullah SAW bahwa, “Sesungguhnya setan (jin) beredar di dalam diri manusia seperti aliran darah,” (HR. Bukhari Muslim).
Memang ada riwayat yang menyebutkan adanya ruh manusia yang melihat bagaimana orang-orang yang masih hidup memperlakukan jasadnya akan tetapi roh manusia tersebut menyaksikan proses penguburannya pada saat mereka belum masuk ke alam kubur dan rohnya itupun tidak Nampak dihadapan manusia,begitupun suaranya tidak terdengar oleh manusia.Seperti yang diriwayatkan dari Abu Said Al-Khudri, Nabi SAW bersabda, “Jika jenazah telah siap, kemudian kaum lelaki memikulnya di atas pundak-pundak mereka, maka jenazah itu orang shalih ia berkata: ‘Segerakanlah aku!’, tetapi jika tidak (shalih), ia berkata kepada keluarganya: ‘Celaka, akan kalian bawa kemana aku?’ Segala sesuatu akan mendengar suaranya selain manusia, dan andaikan manusia mendengarnya niscaya akan jatuh tersungkur,” (HR. Bukhari).
Rasullah SAW mengabarkan bahwa setelah roh keluar dari tubuh manusia (mati), roh itu diantar oleh malaikat menuju penciptanya (Allah). Setelah itu dikembalikan kealam kubur. Di alam kubur roh mendapat pemeriksaan oleh malaikat Munkar dan Nakir. Melalui pemeriksaan itulah roh ditempatkan pada tempat yang layak baginya, “Kemudian dibukakanlah untuknya pintu ke arah surga. Lalu kepadanya dikatakan; Inilah tempat tinggalmu dan itu pulalah yang diserakan oleh Allah untukmu yaitu segala sesuatu yang ada di dalamnya. Mayit itu merasakan kenikmatan yang besar dan umat berbahagia. Kemudian dikeluarkanlah kuburnya itu sampai 70 hasta dan diberi penerangan di dalamnya. Tubuhnya dikembalikan sebagai mana permulaan dahulu. Rohnya diletakkan di dalam kelompok roh yang suci yaitu dalam tubuh seekor burung yang bertengger di salah satu pohon surga,” (H.R Ahmad).
Berdasarkan keterangan al-Qur’an dan hadis maka jelaslah bahwa tidak ada roh gentayangan, yang ada adalah roh orang yang mukmin tidak bisa terangkat keatas gara-gara utangnya yang belum terbayar. Rasulullah SAW telah menegaskan bahwa tidak ada hantu, di dalam arti roh mati kedunia mengganggu manusia (HR. Muslim). Apa yang selama ini diyakini oleh sebagian besar umat Islam hanyalah tipu daya setan dari bangsa jin. Setanlah yang menyamar sebagai orang yang telah mati seperti dilihat oleh orang-orang yang tertipu.Kalau ada orang yang sudah diyakini mati dan tiba-tiba muncul dihadapan kita atau suatu kampung maka yakinlah bahwa itu bukan manusia melainkan setan.Begitupun kalau mendengar suara tanpa badan yang mengaku orang yang telah mati maka yakinlah bahwa itu adalah suara setan dan Begitu pula yang sebut “pocong”,”kuntil anak” dan sebagainyaa adalah ulah setan untuk menakut-nakuti manusia.maka hadapilah mereka dengan cara menghadapi setan yang diajarkan oleh Islam.

Harap tunggu, laporan sedang dalam proses submit....

Anda harus login untuk berkomentar. Login Sekarang

Penulis Lainnya

eoialekoaiq

Penulis ini masih malu-malu menuliskan sedikit tentang Biografinya
Daftar Artikel Terkait :  1

Komentar Terbaru

Layanan ini diselenggarakan oleh PT. TELKOM INDONESIA untuk dunia pendidikan di Indonesia.
Mari kita majukan bangsa Indonesia, melalui pemanfaatan Teknologi Informasi yang tepat guna
pada dunia pendidikan Indonesia.
Sistem Informasi Aplikasi Pendidikan
versi 2.0