Tutorial DasarSIAP Wacana

Artikel Kategori // Lain-Lain

Beranda / Lain-Lain / PENDIDIKAN AGAMA ISLAM UNTUK OANG YANG TELAH MATI
PENDIDIKAN AGAMA ISLAM UNTUK OANG YANG TELAH MATI
1 Komentar | Dibaca 574 kali
SAHABUDDIN @elsah
05 May 2015

2798175003_833fe6366e_o

Allah telah mensyariatkan kepada umat manusia untuk memberi pendidikan berupa pengajaran atau peringatan kepada sesamanya,antara lain dalam ayat berikut:
“Dan tetaplah memberi peringatan, karena sesungguhnya peringatan itu bermanfaat bagi orang-orang yang beriman.” (QS.Adz Dzaariyat:55),Allah telah mensyariatkan kepada manusia untuk saling menasehati dalam kebenaran (QS. Al Ashr:3).Disyariatkan untuk melakukan kegiatan berdakwah atau mengajari sesamanya perkara-perkara agama,menyeru kepada kebajikan,menyeru kepada yang ma’ruf dan mencegah kepada yang munkar.“Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang ma'ruf dan mencegah dari yang munkar; merekalah orang-orang yang beruntung.” (QS.Ali Imran:104).
Dan Rasulullah SAW juga menganjurkan umatnya untuk mengajar orang yang hampir mati, ”Ajarkanlah orang rang hampir mati di antaramu ‘Laa ilaaha illallah’.” (HR. Muslim).

Rasulullah SAW diutus oleh Allah hanya untuk memberi peringatan kepada seluruh umat manusia, antara lain dengan mengajarkan agama Islam melalui penyampaian wahyu ,menjelaskan dan memberi contoh pelaksanaan wahyu-wahyu yang telah diterima dari Allah. Cuma yang perdebatan bagi umat Islam setelah wafatnya Rasulullah SAW,adalah masalah kepada siapakah agama itu diajarkan, apakah kepada orang masih hidup atau juga orang telah mati. Sebagian ulama berpendapat bahwa peringatan atau pengajaran bukan hanya kepada orang yang masih hidup tetapi juga untuk orang yang telah mati.Dan sebagian ulama lainnya berpendapat bahwa pengajaran atau peringatan yang dimaksudkan oleh Allah hanya untuk orang yang hidup di muka bumi (dunia) ini.

Telah menjadi tradisi dalam sebagian masyarakat Islam yaitu setelah penguburan saudaranya maka salah seorang di antara yang hadir mendekati kuburan lalu jongkok membaca sebuah buku yang berisi pelajaran kepada orang yang baru dikuburkan. Pelajaran tersebut berupa bocoran soal sekaligus kunci jawabannya buat si mayit yang akan diuji dengan beberapa pertanyaan oleh malaikat Munkar dan Nakir. Sebagai guru, penulis selalu bertanya-nyata, benarkah orang yang su