Tutorial DasarSIAP Wacana

Artikel Kategori // Lain-Lain

Beranda / Lain-Lain / BODOHNYA KAMI, TIDAK MENGERTI TENTANG APA ITU TUNJANGAN KHUSUS DAERAH TERPENCIL
BODOHNYA KAMI, TIDAK MENGERTI TENTANG APA ITU TUNJANGAN KHUSUS DAERAH TERPENCIL
2 Komentar | Dibaca 1303 kali

BODOHNYA KAMI, TIDAK MENGERTI TENTANG

APA ITU TUNJANGAN KHUSUS DAERAH TERPENCIL

(Asyuni Keledar, A.Ma.Pd)*

Tahun 2015 telah berlalu dengan meninggalkan sedikit kenangan manis dan lebih besar kenangan pahit bercampur kekecewaan yang sangat dalam. Mengapa tidak? Seratus persen Guru yang bertugas di Daerah Terpencil sangat membutuhkan terpenuhinya hak-hak mereka, terutama tunjangan yang sangat menggiurkan alias Tunjangan Khusus Daerah Terpencil. Sayangnya, kami ini hanyalah orang-orang bodoh, terbelakang, yang tidak mengerti apa-apa. Kami hanya orang dungu yang berbekal keahlian dalam mendidik generasi muda Indonesia di daerah terbelakang. Megerti apa kami tentang hak-hak kami ? Mengerti apa kami tentang Tunjangan Khusus Daerah Terpencil?

Alhamdulillah, menjelang akhir tahun 2015 lalu, tepat pada bulan November, semua Kepala Sekolah SD dari kampung-kampung terpencil dan kepulauan diundang oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Fakfak untuk menginformasikan tentang hak-hak para Guru yang selama ini terabaikan. Kami pun didesak untuk secepatnya memperbaharui data Dapodik kemudian melakukan singkronisasi data karena semua hak-hak Guru termasuk Tunjangan Khusus Daerah Terpencil dijaring melalui Dapodik. “Semua data ada di Dapodik, walaupun kami sudah membuatnya dalam bentuk excel, tetapi harus Dapodik” demikian yang disampaikan pada pertemuan tanggal 18 November 2015 di SD Negeri 1 Fakfak. Bapak Mansur Ali, pembicara vokal pada pertemuan 18 November 2015 di SD Negeri 1 Fakfak tersebut, mengutip Pak Tagor (kami orang bodoh ini tidak tahu Pak Tagor itu siapa, tapi kemungkinan beliau dari Dirjen Pendidikan), katanya “Pak Mansur, tolong jangan lama-lama, sebelum tanggal 25 November 2015 data sudah harus dikirim”. Kami orang-orang bodoh ini pun menurut saja, karena harapan besar untuk mendapatkan Tunjangan ini semakin tinggi. Apalagi dalam pertemuan tersebut, diumumkan bahwa Distrik Karas yang berada di Ujung Timur Fakfak, Papua Barat yang sangat riskan aksesnya itu secar