Tutorial DasarSIAP Wacana

Artikel Kategori // Pendidikan

Beranda / Pendidikan / Kritik Kecil untuk Kartu Simpatika (GTK) 2016
Kritik Kecil untuk Kartu Simpatika (GTK) 2016
4 Komentar | Dibaca 3559 kali
ALI MUNIR @munirpati
01 February 2016

Mulai hari ini (01/02/2016), setiap PTK di naungan Kementerian Agama telah dapat mencetak Kartu Simpatika atau Kartu GTK (Guru dan Tenaga Kependidikan). Dulu Kartu ini kerap dinamai sebagai Kartu NUPTK karena memuat Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan.

Kartu dengan masa berlaku selama satu semester ini menjadi salah satu bukti keaktifan seorang PTK, tentunya selain cetak portofolio. Sehingga kartu kecil ini kerap kali memegang peran penting bagi PTK untuk berkesempatan dalam mengikuti program pengembangan yang dilaksanakan Kemenag. Pun untuk ‘meraup’ kesejahteraan semisal Tunjangan Fungsional dan Tunjangan Profesi.

 

Kritik Kecil untuk Kartu Simpatika

 

Artikel ini tidak membahas tentang cara mencetak Kartu Simpatika. Jika ingin mempelajari cara dan syarat pencetakan kartu silakan baca dengan tuntas di artikel: Cara Mencetak Kartu Simpatika.

Artikel ini hanya akan memberikan kritik kecil tentang kartu tersebut.

Kartu Simpatika

Penampilan Kartu Simpatika

Kritik kecil?

Mulai pada periode verval Simpatika Semester 2 Tahun Pelajaran 2015/2016 ini, Kemenag melalui Simpatika menerbitkan Nomor Pendidik Kemenag (NPK). Lalu apa hubungannya dengan Kartu Simpatika.

NPK merupakan NUPTK untuk intern Kementerian Agama. Kartu ini menjadi kartu pengganti NUPTK yang digunakan khusus di Kementerian Agama. Berbagai program yang dahulu mensyaratkan kepemilikan NUPTK, kini cukup diganti dengan menggunakan NPK. Dengan begitu peran NPK sangat urgen di kalangan Kemenag.

Melihat pentingnya peran NPK seharusnya nomor ini tercantum jelas dalam Kartu Simpatika. Tetapi nyatanya, Kartu Simpatika periode kali ini formatnya masih sama dengan semester sebelumnya dan tidak menamp