Tutorial DasarSIAP Wacana

Artikel Kategori // Pendidikan

Beranda / Pendidikan / Pentingnya Penerapan Sistem PPDB Online
Pentingnya Penerapan Sistem PPDB Online
0 Komentar | Dibaca 2054 kali
Wacana @wacanaku
24 February 2016

Sejak awal dekade 2000-an, wacana penggunaan sistem daring (online) dalam proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) —dulu disebut juga dengan Penerimaan Siswa Baru (PSB)— telah mengemuka di dunia pendidikan Indonesia. Beberapa pihak telah mencoba menerapkan Teknologi Informasi (TI) pada proses PPDB, namun masih belum ada yang menerapkannya secara daring. Walau pun sudah memanfaatkan TI, proses PPDB masih berlangsung secara mandiri di sekolah masing-masing. Waktu itu bisa dibilang masih dalam tahap komputerisasi PPDB saja.

Baru pada tahun 2002, Dinas Pendidikan Kota Malang mengawali pelaksanaan PSB secara daring, bekerjasama dengan pembuat sistem TI lokal di Kota Malang. Dan pada tahun 2003, Dinas Pendidikan Kota Malang makin mematangkan sistem PSB Online-nya dengan menggandeng juga Universitas Brawijaya Malang. Terlepas masih adanya kekurangan di sana-sini, pelaksanaan PSB secara daring di Kota Malang dianggap sukses. Langkah Dinas Pendidikan Kota Malang pun mulai diikuti oleh dinas-dinas pendidikan di kota dan kabupaten lainnya di Indonesia. Tercatat beberapa kota yang kemudian ikut menerapkan PSB secara daring antara lain Kota Surabaya, Kota Jogjakarta, dan Propinsi DKI Jakarta.

Hingga tahun 2015, setidaknya tercatat ada 86 kota dan kabupaten di Indonesia yang telah menyelenggarakan PPDB secara daring, yaitu 44 kota/kab pengguna SIAP PPDB Online dan 42 kota/kab pengguna PPDB Online dari Pustekkom Kemendikbud. Belum lagi beberapa kota/kab lainnya yang menggunakan penyedia lain atau mengembangkan sistem sendiri, antara lain Kota Surabaya, Kota Bandung, Kota Jambi, dan sebagainya. Saat ini penggunaan sistem daring dalam pelaksanaan PPDB bukan lagi sekedar ikut-ikutan tren atau adu kecanggihan, tapi telah menjadi sebuah kebutuhan. Namun demikian masih ada beberapa kalangan yang mempertanyakan dan meragukan apakah pelaksanaan PPDB betul-betul perlu menggunakan TI dan dilaksanakan secara daring.