Tutorial DasarSIAP Wacana

Artikel Kategori // Acara & Kegiatan

Beranda / Acara & Kegiatan / Sepatah Kata
Sepatah Kata
0 Komentar | Dibaca 504 kali

(Sekelumit Hasil dari Pembinaan Kepala dan GKRA Duren Sawit I dan Duren Sawit II di Aula Kankemenag Kota Jakarta Timur)

#Sesi I

Per 1 juli 2016 guru yg belum s1 terhapus otomatis by system.

Guru yg tdk buat rkh tdk dianggap sbg guru.

Penerapan kurtilas:

  • Penerapan saintifik ketika masuk kelas: Ada dialog dengan anak didik mengenai apa yg dibicarakan/ditanyakan/diinfokan sang anak kepada guru ke arah sain (pengetahuan/ilmiah). Contoh: tentang sepatu baru anak didik yg bercorak kupu-kupu.
  • Penerapan saintifik ketika pembukaan: adanya pertanyaan guru yg merangsang/ mengaktifkan daya pikir anak mengenai apa yg pernah diamati oleh anak didik. Contoh: mengenai semut.
  • Pendekatan saintifik ketika bermain: siswa menyapa/bertanya kepada guru kemudian guru menjelaskan secara sain dengan mengembangkan dialog mengenai apa yg ditanyakan. Contoh: anak berimajinasi/menunjukkan gambar helikopter.
  • Penerapan pendekatan saintifik saat makan bekal: percakapan antar dua siswa mengenai alat/tempat makan mereka.
  • Penerapan pendekatan saintifik saat beranjak pulang: guru mengamati anak yang berdialog, kemudian mendekati lalu menciptakan dialog mengenai pengamatan yang dibicarakan anak secara bersama. Contoh: mengenai tas yang digunakannya.

#Sesi II

Sosialisasi kedinasan:

  • Kenaikan pangkat: karya tulis, terpenuhinya kredit point.
  • Hak cuti: sesuai dgn peraturan pemerintah no.24 2006 pasal 8: cuti tahunan tdk boleh bagi guru.
  • Cuti tahunan 1 tahun sekali, 8/9 hari.

Alasan cuti: alasan penting, bersalin, sakit, cuti besar, cuti di luar tanggungan negara.

  • Cuti alasan penting: menikah, bila orangtua meninggal/sakit
  • Cuti bersalin: 1 bulan sblm melahirkan. 1-2 bulan setelah melahirkan untuk anak keberapa.
  • Cuti besar: 3 bulan. Tugas dinas/pemerintah, berangkat haji.
  • Cuti diluar peraturan negara: ke luar negeri. 2 thn 3 thn.

Peraturan pembuatan surat:

  • Surat dinas: sama-sama kementerian tidak diperkenankan menggunakan salam awal dan salam penutup.
  • Surat tugas: digunakan untuk diklat dan tugas kedinasan lainnya. Tdk ada yg terhormatnya. Hrs ada tembusan di bagian bawah.
  • Surat keputusan: dalam kementerian sk tidak pakai kop hanya logo di tengah saja.

#Sesi III

Imbauan mengajar ngaji ba’da maghrib sampai isa.

Disiplin: sesuai dengan ketentuan. Perundangan, aturan dll.

Disiplin proses, kehadiran, kep