Tutorial DasarSIAP Wacana

Artikel Kategori // Travelling

Beranda / Travelling / TIPS MENGHADAPI HUJAN BADAI DI GUNUNG
TIPS MENGHADAPI HUJAN BADAI DI GUNUNG
0 Komentar | Dibaca 961 kali
AHMAD FATHONI @fathoni002
19 February 2016

Salah satu kegiatan yang paling mengasyikkan bagi saya ketika liburan sekolah adalah mendaki gunung. Hampir setiap liburan akhir semester saya isi dengan kegiatan mendaki. Indonesia kaya dengan gunug-gunung yang megah dan menjulang tinggi, bahkan salah satu puncaknya yaitu Carstensz Pyramid (4,884 mdpl), di tanah Papua  dengan salju abadinya masuk dalam jajaran seven (7) summit. Selain itu, trek pendakian terbaik di Asia Tenggara ada di Indonesia. Lombok dengan gunung Rinjaninya adalah salah satu  Tempat Jelajah Terbaik di Asia Tenggara.(Sila baca-baca perjalanan petualangan saya di SINI)

Masihkah anda  tidak merasa bangga menjadi Warga Negara Indonesia? Saya bangga!

Kegiatan mendaki gunung membutuhkan fisik dan mental kuat dan persiapan yang matang, karena kita akan berhadapan dengan trek yang terjal, panas yang ekstrim, dingin yang ekstrim dan cuaca yang kadang tidak menentu. Cuaca di gunung susah ditebak, badai bisa datang kapan saja. Oleh karena itu dalam artikel ini ada beberapa tips yang mau saya sampaikan jika suatu ketika nanti anda terkena badai saat mendaki gunung. (Baca catatan saya saat menghadapi badai Rinjani di SINI)

mahameru

Semeru Trekking – Puncak Mahameru. Foto: H. Ahmad Nasrullah, MT

Berikut adalah tips-tips saat terkena badai di gunung

1. Kenakan raincoat (jas hujan/Ponco)
Ketika mau mendaki gunung kapanpun dan bagaimanapun cuaca, raincoat menjadi salah satu perlengkapan pendakian yang wajib dibawaoleh setiap pendaki. Saat terkena hujan badai, bisa dipergunakan untuk menutupi badan agar tidak terkena hujan. Selain itu raincoat juga bisa kita manfaatkan untuk membuat bivak (tempat berteduh darurat). ~Perlengkapan Mendaki Gunung

2. Segera evakuasi ke tempat yang lebih rendah.
Ketika badai menyerang, carilah tempat yang lebih rendah, bisa di bawah tebing atau ke dalam goa jika ada. Dengan menuju ke tempat yang lebih rendah, terjangan badai akan berkurang bila dibandingkan dengan bertahan di tempat yang tinggi. Contoh: Jika terkena badai di Plawangan Sembalun tempat evakuasi yang terbaik adalah ke sumber mata air di bawah Plawangan.

rinjani trekking - dana segara anak

Rinjani Trekking. Foto: Lalu Hasby Rahman

3. Jangan Panik saat badai menerjang.
Panik akan menyebabkan anda kehilangan akal sehat. Banyak kecelakaan di gunung yang diakibatkan oleh kepanikan. Hadapi badai dengan tenang dan gesit.

4. Prioritaskan keselamatan diri dan Anggota Tim
Prinsip utama dalam evakuasi adalah keselamatan diri pribadi. Namun itu tidak berarti kita akan membiarkan anggota tim yang lain celaka. Oleh karena itu sebelum mendaki gunung sebaiknya melakukan simulasi evakuasi bencana. Jika masing-masing anggota tim sudah selamat, maka terbuka kesempatan bagi kita untuk membantu tim lain yang mungkin saja kesulitan.

5. Perhatikan barang bawaan, jangan sampai basah
Hal ini bisa dimulai sejak kita packing sebelum berangkat mendaki. Pastikan anda membungkus barang bawaan dengan kantong keresek yang agak tebal sebelum dimasukkan ke dalam carrier atau daypack.

6. Yang terakhir, Berdoalah.
Berdoa supaya badai segera berlalu, dan untuk keselamatan diri serta anggota tim dan seluruh pendaki di manapun berada. (AF)

 
DISCLAIMER:
Artikel ini bertujuan untuk keperluan informasi dan pengetahuan semata-mata. Penulis tidak bertanggung jawab terhadap kerugian baik materil maupun non materil ataupun kerusakan barang yang diakibatkan oleh penggunaan artikel ini.

Harap tunggu, laporan sedang dalam proses submit....

Anda harus login untuk berkomentar. Login Sekarang

Penulis Lainnya

Hataru chitanda

Hallo guys, saya akan mengshare dekorasi rumah yang bisa gunakan untuk membuat tampilan rumah anda menjadi ...
Daftar Artikel Terkait :  15
Layanan ini diselenggarakan oleh PT. TELKOM INDONESIA untuk dunia pendidikan di Indonesia.
Mari kita majukan bangsa Indonesia, melalui pemanfaatan Teknologi Informasi yang tepat guna
pada dunia pendidikan Indonesia.
Sistem Informasi Aplikasi Pendidikan
versi 2.0