Tutorial DasarSIAP Wacana

Artikel Kategori // Pendidikan

Beranda / Pendidikan / Sifat dan Sikap Profesional Guru
Sifat dan Sikap Profesional Guru
0 Komentar | Dibaca 1421 kali

Sifat dan Sikap Profesional Guru
Selain pengetahuan dan kecakapan-kecakapan guru dalam mengajar, ada beberapa sifat dan sikap yang harus dimiliki oleh seorang guru yaitu ;
1. Fleksibel. Seorang guru adalah orang yang telah mempunyai pegangan hidup, telah punya prinsip, pendirian dan keyakinan sendiri, baik di dalam nilai-nilai maupun ilmu pengetahuan. Dalam menyatakan dan menyampaikan prinsip dan pendiriannya ia harus fleksibel, tidak kaku, disesuaikan dengan situasi terhadap perkembangan, kemampuan, sifat-sifat serta latar belakang siswa. Guru garus bisa bertindak bijaksana yaitu menggunakan cara atau pendekatan yang tepat, terhadap orang yang tepat dalam situasi yang tepat.
2. Bersikap terbuka. Seorang guru hendaknya memiliki sifat terbuka, baik untuk menerima kedatangan siswa, untuk ditanya oleh siswa, untuk diminta bantuan, juga untuk mengoreksi diri, kelemahan atau kesulitan yang dihadapi oleh para siswa adakalanya disebabkan karena kelemahan atau kesalahan yang dihadapi oleh para guru. Untuk memperbaiki kelemahan siswa, terlebih dulu harus harus didahului oleh perbaikan pada diri guru. Upaya ini menuntut keterbukaan pada pihak guru.
3. Berdiri sendiri. Seorang guru adalah orang yang telah dewasa, ia telah sanggup berdiri sendiri, baik secara intelektual, social maupun emosional. Berdiri sendiri secara intelektual, berarti ia telah mempunyai pengalaman yang cukup untuk mengajar, juga telah mampu memberikan pertimbangan pertimbangan rasional dalam mengambil suatu keputusan atau pemecahan masalah. Berdiri sendiri secara social berarti ia telah dapat menjalin hubungan social yang wajar, baik dengan siswa, sesama guru, orang tua serta petugas petugas lain yang terlibat dalam kegiatan di sekolah. Berdiri sendiri secara emosional berarti guru telah dapat mengendalikan emosinya, telah dapat dengan tepat kapan dan dimana ia menyatakan suatu emosi.
4. Peka. Seorang guru harus peka atau sensitive terhadap penampilan siswanya. Peka atau sensitif berbeda dengan mudah tersinggung. Peka atau sensitif berarti cepat mengerti, memahami atau melihat dengan perasaan apa yang diperlihatkan oleh siswa. Dari ekspresi muka, nada suara, gerak-gerik, jalan nafasnya dsb. Guru hendaknya dapat memahami apa yang dialami oleh seorang siswa. Meskipun seorang siswa melakukan kesalahan, hendaknya jangan dulu diberi suatu tindakan atas kesalahannya, apabila ia masih memperlihatkan tanda tanda kelelahan, ketakutan, kesedihan, kemarahan dsb.

Harap tunggu, laporan sedang dalam proses submit....

Anda harus login untuk berkomentar. Login Sekarang

Penulis Lainnya

JUMRI

Penulis ini masih malu-malu menuliskan sedikit tentang Biografinya
Daftar Artikel Terkait :  1

Komentar Terbaru

Layanan ini diselenggarakan oleh PT. TELKOM INDONESIA untuk dunia pendidikan di Indonesia.
Mari kita majukan bangsa Indonesia, melalui pemanfaatan Teknologi Informasi yang tepat guna
pada dunia pendidikan Indonesia.
Sistem Informasi Aplikasi Pendidikan
versi 2.0