Tutorial DasarSIAP Wacana

Artikel Kategori // Pendidikan

Beranda / Pendidikan / Aksi Solidaritas Guru TIK mengembalikan TIK ke Kurikulum Nasional
Aksi Solidaritas Guru TIK mengembalikan TIK ke Kurikulum Nasional
0 Komentar | Dibaca 328 kali

Jakarta, 18 September 2015. Asosiasi Guru Teknologi Informasi Indonesia (AGTIFINDO) dan Komunitas Guru TIK dan KKPI (KOGTIK) menyelenggarakan seminar nasional yang bertajuk “Computer Science sebagai Mata Pelajaran dan Arah Kebijakan Pemerintah dalam Kurikulum Nasional untuk peningkatan Pendidikan TIK di Sekolah”. di Aula Gedung A Lantai 3 Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud). Seminar ini bertujuan untuk memperoleh masukan dan kajian-kajian akademis dari berbagai pihak agar dapat dijadikan dasar serta pertimbangan bagi pegambil kebijakan dalam membuat regulasi baru mengenai Guru dan Mata Pelajaran TIK dan KKPI di Kurikulum Nasional mendatang.
Sungguh luar biasa, kegiatan Seminar Nasional untuk mendukung TIK dan KKPI kembali ke dalam struktur Kurikulum Nasional dihadiri lebih dari 600 peserta dan bukan hanya guru TIK saja, tetapi dihadiri oleh guru mata pelajaran lain, praktisi IT, mahasiswa dan berbagai kalangan yang mendukung kembalinya TIK ke Struktur Kurikulum Nasional.
Dalam kesempatan ini, Guru Madrasah mata pelajaran TIK dan guru mata pelajaran lainnya yang berasal dari berbagai daerah jenjang MTS dan MA ikut hadir serta perwakilan dari Kanwil Kementerian Agama dari berbagai daerah, dengan tujuan untuk mengetahui kebijakan mengenai Guru TIK di Kurikulum Nasional yang akan datang. Guru Madrasah dan guru Sekolah Umum berbaur menjadi satu. Saya Catur Yoga Meiningdias sebagai Sekretaris Umum AGTIFINDO dan Ketua MGMP TIK Madrasah Aliyah Provinsi DKI Jakarta, mengucapkan banyak terima kasih kepada rekan-rekan guru Madrasah atas partisipasi dan dukunganya, sehingga kegiatan ini berjalan dengan lancar.
Onno W Purbo: Tanpa Belajar TIK, Pelajar Indonesia Dijamin Terpuruk Metrotvnews.com, Jakarta: Dihapuskannya pendidikan teknologi  informasi dan komunikasi di Indonesia dari kurikulum 2013 menambah keterpurukan pendidikan di Indonesia. Padahal di negara maju lainnya pendidikan computer science di sekolah kian dikembangkan. Menurut World Education Forum, pendidikan Indonesia menempati ranking 69 dari 76 negara. Hal ini terungkap dalam Seminar Nasional Computer Science di Gedung Kemendikbud, Jakarta, Jumat (18/9/2015).

http://video.metrotvnews.com/play/2015/09/21/433212/onno-w-purbo-tanpa-belajar-tik-pelajar-indonesia-dijamin-terpuruk

OkeZone.com, Jakarta: Guru Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) se-Indonesia melakukan tanda tangan sebagai aksi penolakan dihapusnya mata pelajaran TIK dalam kurikulum di Kantor Kemendikbud, Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (18/9/2015). Ratusan guru melakukan aksi menolak kebijakan dihapuskannya mata pelajaran TIK dan Keterampilan Komputer dan Pengolahan Informasi (KKPI) dalam struktur kurikulum. Mata pelajaran TIK dan KKPI diganti dengan mata pelajaran baru bernama prakarya.

http://news.okezone.com/view/2015/09/18/1/21239/aksi-solidaritas-guru-tik/5/

 

Rekaman kegiatan Seminar Nasional COMPUTER SCIENCE

 

Foto-Foto Kegiatan Seminar Nasional

 

Salam,
Catur Yoga Meiningdias
Sekretaris Umum AGTIFINDO
Google Educators Group (GEG) East Jakarta Leader
Ketua MGMP TIK Madrasah Aliyah Prov. DKI Jakarta

 

Harap tunggu, laporan sedang dalam proses submit....

Anda harus login untuk berkomentar. Login Sekarang

Penulis Lainnya

eliana

Penulis ini masih malu-malu menuliskan sedikit tentang Biografinya
Daftar Artikel Terkait :  1
Layanan ini diselenggarakan oleh PT. TELKOM INDONESIA untuk dunia pendidikan di Indonesia.
Mari kita majukan bangsa Indonesia, melalui pemanfaatan Teknologi Informasi yang tepat guna
pada dunia pendidikan Indonesia.
Sistem Informasi Aplikasi Pendidikan
versi 2.0