Tutorial DasarSIAP Wacana

Artikel Kategori // Informasi Umum

Beranda / Informasi Umum / MENGUNGKAP RAHASIA MANUSIA KEBAL SENJATA
MENGUNGKAP RAHASIA MANUSIA KEBAL SENJATA
0 Komentar | Dibaca 1123 kali
SAHABUDDIN @elsah
17 September 2016

Kebal senjata amat populer dalam kehidupan manusia termasuk yang beragama Islam.Orang yang kebal senjata dianggap hebat,ditakuti dan disegani.Bagi orang yang “kebal senjata” biasanya merasa dirinya hebat,pemberani atau ditakuti sehingga kadang meremehkan orang lain (sombong),dan menganggap dirinya sudah aman sehingga tidak perlu lagi meminta perlindungan kepada Allah. Karena kehebatan manusia kebal inilah sehingga banyak orang yang berburu ilmu kekebalan.
A. Adakah manusia yang kebal senjata ?
Kebal senjata yang sesungguhnya adalah keadaan dimana kulit atau daging seseorang tidak terluka walau terkena hantaman/benturan benda keras,tidak tertusuk benda yang runcing,atau tidak robek walau disayat atau ditebas benda tajam.
Menurut kodratnya,Anak cucu Adam (manusia) diciptakan oleh Allah dari percampuran air mani laki-laki dan wanita.Dari air mani itulah akhirnya terbentu kulit,daging,tulang,rambut dan organ-orang tubuh lainnya.Tulang adalah rangka yang terbungkus oleh daging dan kulit.Daging dan kulit adalah termasuk benda yang lunak,artinya mudah terbakar olrh api,mudah robek oleh sayatan,mudah tertusuk oleh benda runcing dan muda terpotong oleh benda tajam.Kecuali kalau kulit dan daging itu dilapisi oleh benda keras yang bisa mengahalangi benda-benda tajam menyentuh kulit atau daging,seperti bila menggunakan baju besi,perisai atau ada kekuatan lain yang menghalangi.
Nabi dan Rasul Allah adalah orang-orang yang dekat dengan Allah dan pengembang tugas berat dari Allah.Tugas kerasulannya,membuatnya sewaktu-waktu keselamatannya terganggu.Allah Maha Tahu segalanya,namun Allah tidak pernah membuatkan tubuh khusus bagi nabi dan rasul itu agar kebal senjata,akan tetapi sama dengan tubuh manusia lainnya.Di antaranya ada nabi atau rasul yang mati terbunuh oleh kaumnya.Nabi Muhammad SAW sebagai kekasih Allahpun tidak kebal,terbukti mengalami luka pada perang Uhud. Hamzah,panglima perang Rasalullah SAW mati tertusuk tombak. Begitupun sahabat Rasulullah yang menjadi khalifah seperti Umar,Usman,Ali yang mati karena benda tajam musuh.
Dari kenyataan itulah,maka dapat dikemukakan bahwa Allah tidak pernah menciptakan atau menjadikan tubuh manusia kebal senjata,melainkan karena ada sebab muasalnya sehingga senjata tak menyentuh tubuh,antara lain karena terhalang oleh baju besi,perisai atau suatu kekuatan.Secara kodratnya,tubuh manusia dapat dilukai oleh senjata.Lalu apa yang membuat seseorang dikatakan kebal senjata ?.Itulah yang akan kita kaji lebih lanjut.
B. Siapakah dibalik manusia manusia kebal senjata itu ?
Kalau kita perhatikan baik-baik,maka kita akan tahu bahwa sesungguhnya manusia yang disebut kebal senjata itu tidaklah kebal sentaja,karena dalam situasi normal,mereka bisa tertusuk duri atau paku,terluka oleh senjata runcing selain besi,bisa tertembus peluru emas,tertusuk kulitnya oleh jarung suntik,bahkan tertembus kulitnya oleh gigitan nyamut.Mereka dapat menjadi kebal bila menggunakan sesuatu yang dapat membuatnya kebal.Dan bila mereka lupa menggunakannya maka hilanglah kekebalannya, atau ada yang tahu rahasia kekebalannya sehingga menggunakan senjata lain yang menjadi pantangannya maka kekebalannya itu tidak berarti.Ada orang yang disebut kebal tetapi akhirnya mati hanya karena tertusuk paku,akibat menganggap enteng paku itu atau karena malu ketahuan tertusuk paku sehingga didiamkan akhirnya tetanus dan mati.
Ada beberapa sarana yang digunakan oleh seseorang yang disebut kebal senjata,antara lain:
1. Mantra kekebalan,yang berupa rangkaian kalimat dan gerakan yang biasanya diamalkan sebelum tidur,sebelum bertemu musuh atau setelah bangun tidur sesuai petunjuk gurunya.Mantra ini membutuhkan keyakinan penuh dari pengguna bahwa dengan bersungguh-sungguh mengamalkan ilmu itu akan membuatnya kebal senjata.Bila ada keraguan,maka ilmu ini tidak akan berhasil.
2. Jimat kekebalan,yang berupa tulisan yang dibuat pada kertas,atau kain atau pada kayu atau media lainnya kemudian dimantrai oleh guru atau dukun lalu dibungkus dengan kain merah atau bahan lain yang menutupi tulisan tersebut.Lalu jimat itu digantung pada pinggang atau dikalung dileher pengguna.Keberhasilan jimat ini juga tergantung pada keyakinan pengguna.
3. Batu akik atau mustika,yang berupa batu mulia dan mustika besi (kulau bassi:Makassar) yang diyakini memiliki kekuatan untuk membuat membuat orang kebal senjata.Batu-batu atau mustika ini biasanya diikat dengan cincing perak lalu dipakai di jari tangan.Keberhasilan batu atau mustika ini pun amat tergantung pada keyakinan pengguna.
4. Transfer kekuatan,yang berupa pemindahan kekuatan dari seorang guru kepada muridnya,atau seseorang yang melakukan olah batin berupa semedi lalu terhubung dengan makhluk lain dan makhluk lain inilah yang memasukkan kekuatan ke dalam tubuhnya, atau bisa pula dengan olah batin dengan mengamalkan ilmu tertentu secara rutin sampai mendapat kekuatan.Kekuatannya berupa musuh atau senjata musuh terlempar sebelum menyentuh tubuh,jadi nampak seperti sihir.
5. Olah batin dengan melakukan suatu amalan rutin berupa membaca ayat-ayat al Quran yang disertai dengan melakukan gerakan tertentu. Hasil dari olah batin ini adalah membuat musuh tidak mampu mendekat atau terlempar,padahal pengguna tidak berbuat apa-apa terhadapnya. Karena menggunakan ayat-ayat al Quran sehingga banyak yang mengatakan bahwa ilmu ini islami,sekalipun Rasulullah SAW tidak pernah mengajarkan ilmu yang seperti itu.
6. Ilmu bela diri,yang berupa karate,pencat silat dan sebagainya yang melakukan latihan fisik semata untuk membela diri dari serangan musuh,dikatakan kebal karena bisa menghalangi serangan musuh yang menggunakan senjata tajam.
Dari sarana-sarana yang tersebut di atas,ada yang disyariatkan dan ada pula yang tidak disyariatkan.Yang disyaiatkan adalah sarana yang tidak menyalahi kodrat manusia sebagai manusia biasa,yang bisa membebaskan diri dari serangan senjata lawan,karena kemampuan fisik untuk menahanatau menghalangi serangan,seperti ilmu sela diri,sedangkan sarana yang tidak disyariatkan adalah sarana yang mengantar kepada kesyirikan,atau yang meminta perlindungan atau kekuatan kepada selain Allah atau yang menyalahi kodrat manusia.
C. Rahasia Kebal Senjata
Kebal senjata sebagaimana yang dipercaya kebanyakan orang sesungguhnya bukanlah kebal melainkan karena adanya sebab atau sarana yang menghalangi sampainya senjata ke tubuh seseorang,antara lain perisai,baju besi atau makhluk lain yang membantu,baik yang nampak maupun yang tidak nampak.
Kalau sarana itu berupa baju besi,perisai,orang lain yang membantu,atau makhluk halus tanpa meminta pertolongan/bersekutu dengannya maka tidak menjadi masalah.Yang menjadi masalah adalah bila sarana itu berupa makhluk halus karena adanya persekutuan dengan seseorang berupa mengamalkan ilmu tertentu atau memakai benda tertentu yang secara rasional ilmu atau benda tersebut tidak memiliki kekuatan apa-apa untuk melindungi dirinya apalagi untuk melindungi orang lain,seperti jimat atau mustika yang memiliki daya untuk melindungi diri bila diinjaj,dibakar dan sebagainya.
Kebal senjata karena sarana tertentu seperti ilmu/mantra,jimat,batu akik,mustika, atau transfer kekuatan memiliki rahasia tentu.Rahasia ini yang penuh akan berusaha mengungkapnya supaya kita tidak tertipu terhadap sesuatu yang dipercaya padahal sesungguhnya tidak ada,melainkan tipu daya setan untuk menyesatkan manusia.
a. Rahasia Mantra
Mantra adalah serangkaian bacaan yang diamalkan pada waktu tertentu dengan maksud untuk mendapatkan kekebalan senjata.Mantra mengadung kesyirikan,karena di dalamnya terdapat kalimat yang meminta pertolongan atau perlindungan kepada selain Allah.Misalnya yang pernah penulis amalankan dari dua guru kekebalan dengan mantra Bahasa Makassar.
1). …. Abu Bakkarak ri kananku,Umarak ri kairingku,Usman ri bokoangko,Iyali ri dallekangku. Oh kakangku amisilan,Jibiraelekji arengnu,palilianga balayya, pasalanga panraka,sareanga silamakan nammattun,sisingkuluk nassakra talang,nanusareang tonga salamaka ri lino tulusuk mange ri aherak. Maksudnya…. Abu Bakar (sahabat nabi) di sebelah kananku,Umar di sebelah kiriku,Usman di belakangku,Ali di depanku. Oh Kakakku amisilan (gelar siang bagi penguasa alam,dan gelar malamnya adalah lasirante),Namamu Jibril,jauhkan aku dari bahaya,lepaskan aku dari kerusakan,jadikan sejengkal tinggal sejengkal namun dianggap sampai (senjata),tinggal sesiku sudah berbunyi talangan.Berilah pula keselamatan di dunia dan di dikhirat,lalu melakukan suatu gerakan.
2). … Jiberaelek ri kananku, Mikaelek ri ksiringku, Israpelek ri bokoangku, mikaelek ri dallekanku. Oh Labolong,palilianga balayya,pasalanga panraka,….,naku gaukan sikunto passuroannu siagang kuliliang sikontu pappisangkanu.Maksudnya …. Jiblil sebelah kananku,Mikail sebelah kananku,Israfil di belakangku dan Mikail di depanku. Oh Labolong (nama penguasa kegelapan),jauhkan aku dari bahaya,lepaskan aku dari kerusakan … agar kulakukan segala yang engkau perintahkan dan kutinggalkan apa yang engkau larang,lalu melakukan suatu gerakan.
Letak kesyirikan dari mantra kekebalan di atas adalah menjadikan nama makhluk (sahabat nabi atau malaikat sebagai pelindung diri),meminta pertolongan dan perlindungan kepada makhluk (Jibril dan Labolong),padahal hanya Allahlah tempat kita berlindung dan meminta pertolangan.
Ketika menuntut ilmu yang seperti di atas,sesuai pengalaman penulis,dilakukan transfer ilmu dari guru kepada murid,baik melalui makanan yang telah dimantrai atau melalui piajatan,stelah itu bisa diuji coba kekebalannya,dan terbukti pemakain mantra ini menjadi kebal senjata,padahal sebelumnya tangannya baru sembuh dari luka akibat pisau dapur.
Siapakah yang melindungipara pengguna mantra kekebalan ini ?, pelindungnya adalah setan,setan dari bangsa jinlah yang bermain dibalik kekebalan senjata.Lalu kepentingan setan sehingga membautu manusia ?,kepentingannya adalah ingin menyesatkan manusia agar menjadi orang yang musyrik atau melakukan dosa besar.Setelah kita mengamalkan mantra kekebalan,maka mulailah setan menjadi pengawal pribadi kita dan tinggal bersama dengan kita.Dan manakala kita tidak mengamalkan mantra kekebalan maka setan tidak melaksanakan tugasnya,sehingga si pengguna mantra bila terluka dalam hal lain,seperti teritis pisau dapur,tertusuk paku atau duri.
b. Rahasia Jimat,Mustika atau Batu akik
Pada hakekatnya tulisan yang dibungkus kain,mustika atu batu akik tidak memiliki kekuatan apa-apa,buktinya bisa terbakar,robet atau rusak,kalau dirinya saja tidak bisa dilindungi mana mungkin bisa melindungi orang lain.Namun,karena setan memiliki kepentingan pada manusiauntuk merusak imannya,maka setan yang membuat benda-benda memiliki kekuatan untuk membuat pengguna yang karena keyakinannya pada kekuatan benda itu sehingga menjadi kebal senjata.Dan setan dari bangsa jin mampu membuktikan apa yang mereka yakini itu (QS. Saba:20).
Rahasianya adalah,bahwa setan dari bangsa jin tinggal di jimat,mustika atau batu akik yang dianggap sakti itu,sehingga ketika manusia berada dalam bahaya dan mempercayakan perlindungannya kepada jimat,mustika dan batu akiknya maka setan melaksanakan tugasnya untuk melaindungi pengguna dari serangan musuh yang menggunkan senjata,sehingga nampaklah kehebatan para pengguna padahal sebenarnya bukan kehebatannya tetapi kehebatan setan atas kehendak Allah,tetapi manusia tidak melihat jin-jin itu beraksi menahan senjata musuh.
c. Rahasia Transfer Kekuatan
Transfer kekuatan adalah pemberian atau pemindahan kekuatan dari guru kepada murid sehingga murid memiliki kekuatan seperti yang dimiliki guru,antara lain kebal senjata.Gurunya bisa yang nampak maupun yang tidak nampak (makhluk halus),padahal sesungguhnya bukan kekuatan yang pindah melainkan setan dari bangsa jin untuk melindungi si murid.Ketika diadakan proses transfer kekuataan maka murid merasakan sesuatu ada yang merasuk masuk ke dalam tubuhnya.Yang dirasakan masuk itu adalah setan dari bangsa jin untuk menjadi pengawal pribadi. Sebagai balasan,maka orang telah menerima kekuatan untuk harus mempersembahkan sesuatu kepada guru yang memberinya kekuatan,antara lain darah binatang atau darah manusia.
Bila orang yang telah menerima kekuatan itu selalu melakukan persembahan maka jinnya itu akan tetap bersamanya sebagai pelindungnya dan bila tidak maka biasanya dirinya atau keluarganya yang akan menjadi tumbal yang yang diambil paksa oleh setan pengawalnya itu.
Baik mantra,jimat,mustika,batu akik maupun transfer kekuatan semuanya adalah bentuk persekutuan terhadap Allah,yang bakal membuat manusia merugi,karena mempersekutukan Allah itu amat besar resikonya.
D. Kesimpulan dan Saran
Bersadarkan uraian-uraian di atas maka dikemukakan beberapa kesimpulan,yaitu:
1. Menurut kodratnya manusia diciptakan dalam kondisi kulit dan daging yang muda terluka oleh benturan benda keras,syatan pisau,atau tusukan benda yang runcing.Oleh karena itu,secara kodratnya,tidak ada manusia yang kebal senjata.
2. Manusia yang dianggap kebal senjata hanyalah orang yang mendapatkan bantuan setan dari bangsa jin atas pesekutuannya melalui mengamalan ilmu yang nmengandung kesyirikan.Setanlah yang menghalangi senjata musuh sehingga tidak sampai ke kulit atau tubuh pemakainya.
3. Setan membantu manusia karena memiliki kepentingan untuk menyesatkan atau merusak iman manusia,sehingga manusia leluasa berbuat kesyirikan yang akhirnya akan menjadi penghuni neraka bersama dengan setan-setan sekutunya.
Berdasarkan kesimpulan di atas,maka penulis sebagai umat Islam berpesan kepada saudara umat Islam agar menjauhkan diri dari upaya-upaya untuk menjadi manusia kebal senjata yang mengarah kepada kesyirikan,karena itu akan membuat diri kita akan menyesal dan menjadi penghuni neraka,sebagaimana janji/ancaman Allah,dan janji Allah pasti benar.(Palajau,Pebruari 2016).

Harap tunggu, laporan sedang dalam proses submit....

Anda harus login untuk berkomentar. Login Sekarang

Penulis Lainnya

Akhmad Muslim

Saya Orang Apa Adanya
Daftar Artikel Terkait :  1

Komentar Terbaru

Layanan ini diselenggarakan oleh PT. TELKOM INDONESIA untuk dunia pendidikan di Indonesia.
Mari kita majukan bangsa Indonesia, melalui pemanfaatan Teknologi Informasi yang tepat guna
pada dunia pendidikan Indonesia.
Sistem Informasi Aplikasi Pendidikan
versi 2.0