Tutorial DasarSIAP Wacana

Artikel Kategori // Lain-Lain

Beranda / Lain-Lain / Lucu, Kapolda Sumsel Diperas Polisi Lalu Lintas
Lucu, Kapolda Sumsel Diperas Polisi Lalu Lintas
0 Komentar | Dibaca 846 kali
Muh Fahri @fahri7d
19 October 2016

Liputan6.com, Palembang – Beragam cara ditempuh Kapolda Sumatera Selatan (Sumsel), Irjen Pol Djoko Prastowo, untuk memberantas aksi pungutan liar (pungli) di tubuh kepolisian Sumsel. Salah satunya dengan menyamar menjadi warga sipil.

Dari informasi yang diperoleh, pekan lalu Kapolda Sumsel menyamar menjadi warga sipil lalu mengendarai mobil tanpa pengawalan petugas kepolisian di wilayah Sumsel.

Polisi bintang empat ini lalu sengaja melanggar lalu lintas dan akhirnya diamankan olehpolisi lalu lintas yang sedang berjaga. Lalu, Kapolda Sumsel dibawa ke pos polisi dan ditindak.

Karena Polantas tersebut tidak mengetahui bahwa yang diamankannya adalah Kapolda Sumsel, anggota polisi tersebut meminta uang damai kepada orang nomor satu di tubuh kepolisian Sumsel.

Meski Kapolda Sumsel menolak memberikan uang damai dan meminta surat tilang saja, namun polisi tersebut masih memaksa meminta uang damai. Karena terus didesak, ‎akhirnya Kapolda Sumsel memberikan sejumlah uang damai yang diminta oknum polisi tersebut.

Setelah memberikan uang damai, Kapolda Sumsel baru membuka identitasnya dan tak lama kemudian datang Kabid Propam Polda Sumsel, Kombes Pol Hendro dan langsung mengamankan polisi tersebut.

Saat ditanyakan tentang operasi tangkap tangan (OTT) tersebut, Irjen Pol Djoko Prastowo membenarkan. Namun dirinya enggan menyebutkan lokasi pasti penyamarannya.

“Iya, benar saya turun langsung,” ujarnya kepada Liputan6.com, Selasa 18 oktober 2016.

Dia menyebutkan ada sepuluh orang anggota kepolisian di Sumsel yang diamankan karena telah melakukan pungli. Beberapa oknum polisi yang diamankan berasal dari beberapa kabupaten, yaitu Kabupaten Ogan Ilir (OI), Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur (OKUT), Kabupaten Prabumulih dan Kota Palembang.

‎Pihaknya juga sudah membentuk tim khusus untuk memberantas aksi pungli di Sumsel. Walaupun dalam kasus pungli, banyak juga masyarakat yang memulai mengajak berdamai duluan dengan mengiming-imingi uang kepada polisi.

“Jadi, untuk masyarakat jangan mengajak anggota polisi berdamai. Cukup ditilang dan langsung diurus saja,” katanya.

Harap tunggu, laporan sedang dalam proses submit....

Anda harus login untuk berkomentar. Login Sekarang

Penulis Lainnya

Otto Malarange

Penulis ini masih malu-malu menuliskan sedikit tentang Biografinya
Daftar Artikel Terkait :  7

Komentar Terbaru

Layanan ini diselenggarakan oleh PT. TELKOM INDONESIA untuk dunia pendidikan di Indonesia.
Mari kita majukan bangsa Indonesia, melalui pemanfaatan Teknologi Informasi yang tepat guna
pada dunia pendidikan Indonesia.
Sistem Informasi Aplikasi Pendidikan
versi 2.0