Tutorial DasarSIAP Wacana

Artikel Kategori // Lain-Lain

Beranda / Lain-Lain / BANJIR, Tetap Upacara. Jadi Viral di Dunia Maya
BANJIR, Tetap Upacara. Jadi Viral di Dunia Maya
0 Komentar | Dibaca 1793 kali
Muh Fahri @elangz9
29 November 2016

 

PROKAL.CO, NUNUKAN – Upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila yang ditetapkan 1 Oktober dilakasanakan secara serentak di Indonesia. Di Istana Negara Presiden Joko Widodo memimpin langsung jalannya upacara dengan suasana khidmat dan lancar. Berbeda dengan upacara di Istana Negara, Sekolah Dasar Negeri (SDN) 018 di Desa Tepian, Kecamatan Sembakung juga menggelar upacara yang menjadi viral di dunia maya.

Upacara yang dilaksanakan siswa SD itu menggugah hati. Karena dilaksanakan dalam kondisi banjir, meski demikian tampaks siswa SD dengan serius dan khidmat tetap melaksanakan upacara yang dipimpin salah seorang guru dan bertindak sebagai inspektur upacara.

Akibat foto itu membuat heboh pengguna media sosial (medsos). Salah satunya dari akun Amhel Mhimhine Khiea yang mengomentari foto tersebut. “Sedih melihatnya tapi ga bisa berbuat apa-apa, kami juga dari rakyat kecil. Yang sabar bapak guru dan adik, semoga ada bantuan dari pemerintah.,” tulisnya.

Hal serupa juga dikatakan akun dengan nama Sayid yang merasa prihatin dengan pelaksanaan upacara siswa SDN 018 di Desa Tepian itu dengan air yang mencapai lutut siswa. “Semangat, mereka upacara di SD 018 Sembakung, Kab.Nunukan, Subahanwallah,” tuturnya sembari memberikan emoticon sedih.

Dikonfirmasi terkait foto yang saat ini tengah menjadi viral, Kepala SD 018 Desa Tepian, Kecamatan Sembakung, Damra menjelaskan, foto yang menjadi perbincangan saat ini merupakan foto lama. Kejadian itu dikatakannya terjadu setahun yang lalu.

“Itu foto sepertinya tahun lalu,” singkat Damra kepada Radar Nunukan, Sabtu (1/10).

Ia juga mengungkapkan, foto yang sudah tersebar luar itu sebenarnya dilakukan siswanya saat melakukan latihan upacara. Mengenai kondisi tempat dilaksanakan upacara itu banjir memang sudah sering terjadi. Dikarenakan, lokasi tersebut bukan tempat yang biasanya dijadikan lokasi upacara bendera yang dilakukan setiap Senin.

“Pada saat ini siswa melakukan bersih-bersih. Ada juga yang melakukan latihan upacara bendera pada saat itu. Jadi, itu yang ada di foto pada saat latihan. Lokasi sebenarnya, sekitar 10 meter dari halaman sekolah,” ungkap Darma ketika dikonfirmasi via telepon selulernya.

Namun, ia mengakui letak SDN 018 yang berada di Dusun Labion tak jauh dari pesisir Sungai Sembakung. Sehingga, tinggi air yang mencapai lutut siswa yang ada di