Tutorial DasarSIAP Wacana

Artikel Kategori // Informasi Umum

Beranda / Informasi Umum / Mengenal Jenis dan Fungsi Kawat Bronjong
Mengenal Jenis dan Fungsi Kawat Bronjong
0 Komentar | Dibaca 229 kali
Aris Resdianto @infoweb
19 January 2017

Menurut asal katanya kawat dapat diartikan sebagai benda yang berbentuk panjang dan lentur, dengan dimensi tertentu dan terbuat dari bahan logam. Sedangkan bronjong adalah sebuah bentuk anyaman yang terbuat dari bahan tertentu. Jadi menurut asal katanya kawat bronjong dapat diartikan sebagai sebuah bentuk anyaman yang terbuat dari bahan utama kawat logam. Bentuk anyaman yang biasa Kita temui dalam lembaran kawat tersebut adalah bentuk segi enam berangkai-rangkai.

Anyaman kawat ini biasanya dapat Kita temui diberbagai proyek pembangunan ataupun renovasi sebuah jalan dan bendungan, karena memang secara garis fungsi utama dari kawat ini adalah sebagai sarana penopang dalam proses sebuah proyek bangunan. Anyaman kawat dengan bentuk segi enam ini biasanya dijual dalam bentuk lembaran dan gulungan tergantung pada jenis dan tingkat kebutuhan para pembelinya.

Berikut beberapa kegunaan dan fungsi utama dari kawat bronjong yang banyak beredar dipasaran, antara lain:

– Membantu menegakkan pondasi pada sebuah proyek bangunan agar tetap berdiri kokoh.
– Penopang pada tanggul sungai agar tidak mudah tergerus air dan terjadi erosi.
– Melindungi tiang jembatan dari gerusan air yang mengalir.
– Pelindung garis batas pantai dari abrasi air laut.
– Pelindung dinding atau pun tembok pemecah gelombang air laut.

Dalam pengaplikasiannya biasanya kawat berbentuk anyaman segi enam ini akan dibentuk sesuai dengan desain dan rencana bangun yang telah dibuat sebelumnya, kemudian pada kawat yang telah dibentuk akan diisi bebatuan kuat dan bahan bangunan lainnya yang dibutuhkan untuk membuat sebuah pondasi bangunan, sehingga nantinya ketika bangunan yang diinginkan telah terbentuk, kawat dapat menempel dan melindungi bangunan tersebut agar tetap kokoh dan terlindungi dari berbagai aliran air serta penyebab erosi lainnya.

Jenis dari kawat anyaman ini pun sangat beragam, biasanya para produsen dan penjual akan membuat jenis berdasarkan besar lubang atau yang biasa disebut dengan mesh dan tebalnya kawat yang di anyam, masing-masing kawat tersebut biasanya dipasarkan dalam ukuran 2 m x 1 m x 50 cm. Berikut ini beberapa jenis kawat anyaman berbentuk bronjong yang terdapat dipasaran umum, antara lain:

– Kawat dengan tebal sisi 3.4 mm dengan sisi anyaman mempunyai k