Tutorial DasarSIAP Wacana

Artikel Kategori // Opini & Ide

Beranda / Opini & Ide / Ini Kebiasaan Hemat Orang Sukses
Ini Kebiasaan Hemat Orang Sukses
0 Komentar | Dibaca 188 kali

Kebanyakan orang pasti membayangkan sosok miliarder sebagai orang yang berlimpah uang dan bebas membeli apapun yang diinginkan.

Bayangan ini diperkuat karena kebanyakan orang kaya seperti selebritas Hollywood gemar pamer kekayaan dan berfoya-foya. Ternyata dugaan itu salah. Pada kenyataannya, miliarder yang bijaksana tahu bagaimana menggunakan uang secara bijak.

Mereka tak perlu menunjukkan kekayaan mereka karena semua orang sudah tahu siapa mereka sebenarnya.

Kalau Anda merasa punya kebiasaan boros padahal berpenghasilan pas-pasan, coba tiru kebiasaan hemat para orang sukses di dunia berikut ini seperti dikutip dari www.cekaja.com, Kamis (7/4/2016).

1. David Cheriton

Usia : 61 tahun

Estimasi kekayaan: US$1,3 miliar

Kebiasaan hemat: Saat makan di restoran mahal, dia meminta pelayan restoran membungkus setengah porsi jatahnya untuk disantap esok hari.

David Cheriton memperoleh kekayaannya dengan menjadi investor saat Google baru berdiri. Dalam rangka penghematan, ia yang juga menjabat sebagai profesor di Universitas Stanford menggunting rambutnya sendiri selama 15 tahun dan mengendarai Volkswagen Vanagon keluaran 1986.

“Kebiasaan hematku bermula dari orangtua yang hidup saat ekonomi sulit. Karena kondisi itulah mereka selalu berhati-hati dalam menghabiskan uang,” kata dia.

“Mereka menetapkan aturan agar anak-anaknya bisa menjelaskan untuk apa saja uang jajan dihabiskan tanpa merasa malu atau harus minta maaf,” tambah dia.

2. Boone Pickens

Usia: 84 tahun

Estimasi kekayaan: US$ 1,4 miliar

Kebiasaan hemat: Membeli setelan kerja setiap lima tahun sekali.

Pickens telah 55 tahun bekecimpung di bidang minyak mentah. Dia bahkan pernah menjadi cover majalah TIME edisi 1985. Namun saat ini, ia lebih dikenal sebagai miliarder bergaya hidup hemat.

“Orang-orang selalu heran mengapa aku tidak punya lemari yang penuh dengan setelan jas, “tutur dia.

“Itu karena aku membeli setelan kerja setiap lima tahun sekali sehingga total hanya punya 10 pasang. Ini sudah lebih dari cukup,” kata dia.

3. Michel