Tutorial DasarSIAP Wacana

Artikel Kategori // Informasi Umum

Beranda / Informasi Umum / Narkoba Jenis Baru? Pengedar dan Pengguna Tembakau Gorila Bisa Dipidana
Narkoba Jenis Baru? Pengedar dan Pengguna Tembakau Gorila Bisa Dipidana
0 Komentar | Dibaca 1418 kali

Badan Narkotika Nasional (BNN) menegaskan tembakau gorila sudah resmi masuk dalam daftar narkotika. Hal itu sesuai dengan Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) Nomor 2 Tahun 2017 tentang Perubahan Penggolongan Narkotika.

Kabag Humas BNN Kombes Pol Slamet Pribadi mengatakan, tembakau gorila sudah resmi narkotika mulai Kamis 12 Januari 2017. Dengan begitu, baik pengedar ataupun pengguna tembakau ganja sintetis itu dapat terjerat pidana sesuai dengan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

“Sudah masuk (tembakau gorila) Permenkes Nomor 2 Tahun 2017 kemarin. Ya pidana Undang-Undang Narkotika,” tutur Slamet saat dihubungi Liputan6.com, Jumat (13/1/2017).

tembakau-gorila2

Narkotika yang bisa membuat penghisapnya merasa tertiban gorila itu mengandung zat AB-CHMINACA. Kandungan itulah yang membuat tembakau gorila masuk dalam golongan I angka 86.

“Kalau hanya tembakau saja tidak ada masalah, tetapi ini tembakau dicampur dengan 5-flouro ADB, sejenis ganja sintetis yang membuat ‘gorila’ nemplok di pundak, nge-fly,” kata Direktur Narkoba Polda Metro Jaya Kombes Pol Nico Afinta kepada detikcom di kantornya, Jakarta, Minggu (22/1/2017).

Disebutkan dalam Permenkes Nomor 2 Tahun 2017 bahwa narkotika golongan I adalah narkotika yang hanya dapat digunakan untuk tujuan pengembangan ilmu pengetahuan dan tidak digunakan dalam terapi.

Narkotika golongan ini memunyai potensi sangat tinggi mengakibatkan ketergantungan. Narkotika golongan I memuat daftar sebanyak 114 jenis narkotika.