Tutorial DasarSIAP Wacana

Artikel Kategori // Teknologi

Beranda / Teknologi / Bagaimana Nasib Ubuntu Desktop Selanjutnya? Berikut Penjelasan Mark Shuttleworth
Bagaimana Nasib Ubuntu Desktop Selanjutnya? Berikut Penjelasan Mark Shuttleworth
0 Komentar | Dibaca 143 kali

Pendiri Ubuntu dan Canonical, Mark Shuttleworth, kembali mengumumkan masa depan Ubuntu desktop. Pernyataan ini menyusul kembalinya Ubuntu ke GNOME dan penghentian pengembangan Unity 8, Mir, dll.

Melalui akun pribadi Google+, pak Shuttleworth berterima kasih kepada para pengguna dan penggemar Ubuntu atas energi dan dukungan positif pada Unity 8.

Ubuntu

Gunakan GNOME Shell, dukung penuh Ubuntu GNOME

Dia menegaskan, Canonical akan berinvestasi sepenuhnya di Ubuntu GNOME (salah satu varian resmi Ubuntu). Dilihat dari pernyataan Shuttleworth, Ubuntu akan menyediakan GNOME vanila — GNOME tanpa kustomisasi apapun, kecuali penambahan branding.

“Kami membantu tim Ubuntu GNOME, (kami) tidak akan membuat sesuatu yang berbeda atau kompetitif. Meski saya bergairah dengan ide-ide desain di Unity, dan (saya) berharap GNOME lebih terbuka dengan itu, saya pikir kami harus menghormati desain GNOME dengan cara menyediakan GNOME seperti saat GNOME menyajikannya,” tandas Shuttleworth.

Shuttleworth juga memastikan, tim Ubuntu desktop akan menyediakan desktop berkualitas tinggi kepada para pengguna. “Saya peduli dengan desktop sebagai bagian utama layanan kami untuk dunia.”

Mengenai Unity 7, desktop environment ini tidak akan ke mana-mana. Unity 7 akan tetap dipelihara (paling tidak hingga tahun 2021). Pengembang Ubuntu pun tetap menyediakan Unity 7 sebagai paket yang bisa diinstal kapanpun.

Snap tetap tersedia

Snap adalah sistem pemaketan kekinian, layaknya Flatpak.

Kata Shuttleworth, Snap akan terus tersedia di Ubuntu dan distro-distro lain seperti openSUSE, Fedora, Debian, dll. Bahkan sistem pemaketan ini akan terintegrasi sepenuhnya dengan desktop GNOME dan KDE.

Tak mengagetkan, mengingat Snap adalah sistem pemaketan utama untuk platform awan, IoT, Ubuntu Core, dan Ubuntu berbasis Snap lainnya.

Ngomong-ngomong tentang Ubuntu Core, varian Ubuntu untuk platform tertanam dan IoT ini akan tetap dikembangkan.

Tentang Mir

Kabar seputar display server kontroversial dari Canonical ini cukup samar. Awal pengumuman, Shuttleworth menyatakan Mir termasuk proyek yang dihentikan, tetapi dalam pernyataan terbaru, Mir akan tetap mendapatkan pembaruan kode menyusul ia sudah dipakai di proyek-proyek Iot. Bedanya, Canonical tidak lagi agresif menjadikan Mir sebagai display server pesaing Wayland.

Proses pemutakhiran/upgrade ke Ubuntu 18.04 LTS

Ada sedikit ketakutan para pengguna Ubuntu 16.04 LTS akan kesulitan saat memutakhirkan sistemnya ke lingkungan Ubuntu 18.04 LTS yang sangat baru. Tetapi, Shuttleworth tak khawatir, tim Ubuntu desktop akan membuat proses pemutakhiran dari 16.04 LTS Unity ke 18.04 LTS GNOME terasa halus dan mudah.

Sumber Artikel : Kabar Linux

Harap tunggu, laporan sedang dalam proses submit....

Anda harus login untuk berkomentar. Login Sekarang

Penulis Lainnya

syehuajie

Penulis ini masih malu-malu menuliskan sedikit tentang Biografinya
Daftar Artikel Terkait :  1
Layanan ini diselenggarakan oleh PT. TELKOM INDONESIA untuk dunia pendidikan di Indonesia.
Mari kita majukan bangsa Indonesia, melalui pemanfaatan Teknologi Informasi yang tepat guna
pada dunia pendidikan Indonesia.
Sistem Informasi Aplikasi Pendidikan
versi 2.0