Tutorial DasarSIAP Wacana

Artikel Kategori // Internet & Media Sosial

Beranda / Internet & Media Sosial / Tips Menghindari Pembajakan Content
Tips Menghindari Pembajakan Content
0 Komentar | Dibaca 92 kali
Tania Bae @berita
01 April 2017

pembajakan content

Sebagai seorang marketer tentu Anda tidak ingin membajak content marketing orang lain. Mesin pencari mungkin dapat memperingatkan Anda karena mempublikasikan content hasil duplikat, dan tentu saja hal seperti ini memiliki dampak hukum dan kode etik yang mesti dipertimbangkan.

Sebelum mempublikasikan content marketing yang Anda buat, sebaiknya lakukan kurasi terlebih dahulu. Batasi jumlah artikel yang Anda sebar dari satu sumber. Justru, buat artikel yang sumbernya terdiri dari beberapa sumber. Dengan banyaknya sumber dalam satu artikel, pembahasan akan lebih luas.

Berikan atribut pada penulis asli yang menjadi sumber artikel Anda. Lebih baik jika Anda memberikan tautan asli darimana sumber artikel berasal. Untuk setiap artikel yang Anda buat selalu lebih baik jika Anda memberikan judul baru pada artikel. Jika Anda tidak merubahnya, bisa-bisa artikel Anda akan bersaing dengan penulis asli di hasil pencarian.

Yang perlu dijadikan perhatian juga jika Anda menggunakan gambar pada content. Ada beberapa gambar yang tersebar di internet di lindungi hak ciptanya. Untuk mengetahui apakah gambar yang akan digunakan memiliki pelindungan hak atau tidak, aplikasi seperti TinEye dan Creative Commons dapat mengidentifikasikannya untuk Anda.

Agar artikel kurasi Anda lebih tajam, berikan tambahan pendapat atau komentar Anda sendiri yang mungkin akan berguna untuk pembaca. Dengan adanya tambahan tulisan yang tepat dari Anda dapat menaikkan nilai brand Anda sendiri.

Harap tunggu, laporan sedang dalam proses submit....
Tags :  

Anda harus login untuk berkomentar. Login Sekarang

Penulis Lainnya

Momon Sudarma

Guru Geografi
Daftar Artikel Terkait :  1
Layanan ini diselenggarakan oleh PT. TELKOM INDONESIA untuk dunia pendidikan di Indonesia.
Mari kita majukan bangsa Indonesia, melalui pemanfaatan Teknologi Informasi yang tepat guna
pada dunia pendidikan Indonesia.
Sistem Informasi Aplikasi Pendidikan
versi 2.0