Tutorial DasarSIAP Wacana

Artikel Kategori // Informasi Umum

Beranda / Informasi Umum / EKSPEKTASI VS REALITA, SEKOLAH KHUSUS PEREMPUAN DI JEPANG TIDAK SEPERTI DI ANIME
EKSPEKTASI VS REALITA, SEKOLAH KHUSUS PEREMPUAN DI JEPANG TIDAK SEPERTI DI ANIME
0 Komentar | Dibaca 191 kali

Sekolah khusus perempuan di Jepang dalam kehidupan nyata ternyata tidaklah sama seperti impian mereka dalam film-film anime. Aroma shampo yang melayang di kelas, bersamaan dengan tawa halus gadis-gadis dan juga saat mereka mengambil gigitan mungil makanan dari kotak bento. Adegan stereotipe seperti itu selalu muncul dalam serial seperti Maria-sama ga Miteru, Maria Holic, Yuru Yuri dan K-On!, anime khas yang menggambarkan pelajar perempuan dan kehidupan mereka sehari-hari di sekolah yang seluruhnya berisi wanita.

Tanpa kehadiran pelajar laki-laki, tentunya tidak ada tekanan untuk aksi ataupun keributan dalam hal penampilan maupun kisah cinta. Salah satu wanita dari tokyogirlsupdate.com menceritakan pengalamannya bersekolah di sekolah khusus itu selama 10 tahun, dari sekolah menengah pertama hingga universitas. Ekspektasi yang tidak sesuai dengan realita sekolah khusus perempuan di Jepang tersebut ia buat di setiap musim.

MUSIM SEMI

Gambaran apa yang ada di benak kalian mendengar kata sekolah khusus perempuan? Indahnya bunga sakura di musim semi menandai dimulainya masa sekolah baru, yang sebenarnya terjadi di sekolah tersebut adalah saat-saat di mana para gadis membawa kotak tisu untuk melawan demam. Sekolah benar-benar dimulai saat kelas bergema dengan hiruk pikuk suara demam dan bersin dari para siswi yang tengah meniup ataupun menghirup air lendir di dalam hidung mereka.

Sedikit menjijikkan, namun bukan itu saja, adegan musim semi yang umum lainnya adalah mencabut