Tutorial DasarSIAP Wacana

Artikel Kategori // Kuliner

Beranda / Kuliner / Kue Nastar, Kue Wajib Saat Hari Raya: Sejarah dan Cara Membuatnya
Kue Nastar, Kue Wajib Saat Hari Raya: Sejarah dan Cara Membuatnya
0 Komentar | Dibaca 349 kali

Siapa yang tak kenal dengan kue nastar? Kue yang memiliki tekstur lembut dan rasa yang manis gurih dengan isian atau topping selai nanas ini banyak penggemarnya. Kue satu ini memang seolah sudah menjadi salah satu sajian untuk tamu yang wajib ada pada saat perayaan hari besar keagamaan, terutama saat Lebaran dan Natal. Meski kue ini sangat populer, tentu masih banyak orang yang belum mengetahui bagaimana asal usul atau sejarah dari kue ini.

kue nastar

Saking populernya Nastar, ada sebuah lelucon yang berbunyi “ujian terberat saat Lebaran adalah mencari ujung selotip toples Nastar”. Hal ini dikarenakan hampir semua rumah, selalu menyediakan Nastar sebagai kue sajian saat Lebaran di samping jenis-jenis kue lainnya yang tak kalah populer seperti Kastengel, Putri Salju, Sagu Keju dan sebagainya. Nastar sendiri merupakan jenis kue yang terbuat dari adonan tepung terigu, mentega atau margarin dan telur dan diberi isian berupa selai nanas. Kata Nastar sendiri merupakan serapan dari bahasa Belanda “Naas” yang berarti buah nanas dan “taar” yang berarti tart atau kue.

Jika dirasa-rasa, tekstur dari Nastar sendiri mirip sekali dengan kue pai atau pie. Jika digigit maka akan langsung hancur di mulut. Nah sejarahnya adalah berawal dari jaman kependudukan kolonial Belanda di Indonesia. Sebenarnya orang Belanda sendiri lebih menyukai kue pie atau tart dari Eropa yang diberi isian blueberry atau apel. Namun pada jaman tersebut, kedua jenis buah tersebut masih sulit ditemukan di Indonesia. Oleh karena itu, akhirnya di pilihlah buah nanas sebagai pengganti kedua buah tersebut karena mudah ditemukan di Indonesia. Kemudian ukuran kuenya juga diperkecil sehingga terciptalah kue nastar yang kemudian diperkenalkan pada penduduk pribumi.

Berikut ini adalah resep membuat Nastar sederhana:

1. Bahan-bahan yang diperlukan:

450 gram terigu, 6 butir telur (pisahkan putih dan kuningnya), 50 gram keju parmesan, 150 gram gula halus, 375 gram butter atau margarin, 120 gram susu bubuk, selai nanas secukupnya. Selai nanas ini bisa Anda buat sendiri dengan buah nanas segar yang diparut dan dimasak bersama air gula dan sedikit cengkeh, bisa juga dengan menggunakan selai nanas siap pakai.

2. Cara memasak:

Campurkan 3 butir kuning telur dengan 2 butir putih telur dalam satu wadah, kocok hingga tercampur rata lalu perlahan-lahan masukkan tepung terigu, margarin atau mentega, gula halus lalu keju parmesan pada adonan putih dan kuning telur. Aduk hingga tercampur rata. Bentuk adonan menjadi bulatan masing-masing kurang lebih ¾ sendok makan lalu pipihkan dan tambahkan selai nanas di atasnya, lalu bulat kan kembali. Olesi dengan kuning telur (egg wash). Panggang Nastar dalam oven pada suhu 170-180 derajat celcius selama 15-20 menit. Diamkan sejenak di dalam oven sebelum dikeluarkan dan disajikan.

Mudah sekali bukan cara membuat kue nastar? Ternyata kue ini juga tak kalah populer di kalangan masyarakat etnis Tionghoa Hokkian dan sering disajikan pada saat perayaan Imlek atau Tahun Baru China. Kue ini ternyata memiliki simbol dan arti khusus bagi masyarakat Tionghoa. Dalam bahasa Hokkien atau Hokkian, Nastar diartikan sebagai “ong lai” atau pir emas yang memiliki makna “membawa kemakmuran datang” sehingga dengan adanya sajian Nastar, dipercaya dapat membawa rejeki dan keberuntungan di tengah-tengah keluarga. Warna emas sendiri melambangkan rejeki yang melimpah.

Harap tunggu, laporan sedang dalam proses submit....

Anda harus login untuk berkomentar. Login Sekarang

Penulis Lainnya

AHMAD ZAIDUN

Penulis ini masih malu-malu menuliskan sedikit tentang Biografinya
Daftar Artikel Terkait :  3

Kategori

Layanan ini diselenggarakan oleh PT. TELKOM INDONESIA untuk dunia pendidikan di Indonesia.
Mari kita majukan bangsa Indonesia, melalui pemanfaatan Teknologi Informasi yang tepat guna
pada dunia pendidikan Indonesia.
Sistem Informasi Aplikasi Pendidikan
versi 2.0