Tutorial DasarSIAP Wacana

Artikel Kategori // Lain-Lain

Beranda / Lain-Lain / Menoleh Tren Hijab Indonesia ke Masa Lalu Hingga Saat ini
Menoleh Tren Hijab Indonesia ke Masa Lalu Hingga Saat ini
0 Komentar | Dibaca 503 kali

Apakah kalian menyadari bahwa sudah semakin banyak perempuan-perempuan di Indonesia yang memutuskan untuk berhijab saat ini dibandingkan dengan 10-20 tahun yang lalu? Apabila kita menoleh kebelakang, fenomena berjilbab di kalangan wanita-wanita muda di Indonesia kurang diminati karena dianggap tidak mampu berjalan beriringan dengan fesyen dan gaya hidup yang trendy. Menggunakan penutup kepala dan menutupi aurat dengan pakaian longgar yang itu-itu saja dianggap kuno dan kurang stylish. Padahal menutupi aurat adalah kewajiban seorang muslimah. Namun, keadaan menjadi terbalik saat ini. Berhijab,  selain menjadi kewajiban muslimah juga dijadikan sebagain tren dan sebuah fesyen masa kini, hingga dikenal pula istilah “hijabers”

Meski sudah menjadi tren yang stylish saat ini, hijab sudah mulai memberikan tanda gaya pada sekitar tahun 90-an. Banyak publik figur yang mengenakan kerudung di tahun 90-an dan kerudungnya juga masih sederhana tanpa terlihat adanya proses kerumitan dalam pengunaannya. Dengan menggunakan ciput atau penutup rambut lainnya sebelum kerudung,dan kemudian dilapisi kain selendang yang dibentuk segitiga terlebih dahulu atau langsung digunakan tanpa dibentuk segitiga. Selain kerudung selendang, kerdung segiempat juga sangat populer karena penggunaannya sangat simpel dan mampu menutup kesuluruhan bagian rambut

source-wolipopdetik

Di tahun 2000-an,style kerudung segiempat masih populer terutama untuk siswi-siswi yang masih sekolah. Namun selain kerudung simpel itu, di tahun ini juga mulai populer kerudung yang diikat ke belakang seperti ibu-ibu pejabat. Gaya ini sangat identik dengan gaya ibu-ibu pejabat karena hampir semua kepala daerah wanita, istri kepala daerah, atau wanita-wanita yang memiliki posisi di pemerintahan menggunakan kerudung model ikat ke belakang. Hal itu dikarenakan karena terkadang ada atribut pemerintahan di bagian dada yang harus terlihat, sehingga tidak boleh ditutupi. Gaya ini masih sering dipakai loh, termasuk oleh Ibu Atalia Kamil.

Nah, di tahun 2010-an atau 2011, sudah mulai dikenal tren hijab dari berbagai desainer-desainer muslimah yang mampu mengkombinasikan fashion-style dan kewajiban menutupi aurat. Kita kemudian mengenal Dian Pelangi yang ide kreatifnya mengenai penggunaan penutup kepala juga bisa diterima hingga mancanegara, dan saat ini sudah banyak selebritis yang ikut terjun ke bisnis fashion muslimah seperti Zaskia Adya Mecca, Oki Setiana Dewi, Zaskia Sungkar dan masih banyak lagi. Tren ijab dibuat menjadi lebih penuh warna dan hidup sehingga banyak yang setuju bahwa menggunakan penutup aurat tidak lagi kuno, namun juga bisa menjadi sangat stylish.

Bagaimana dengan kamu? Model hijab mana yang paling kamu suka? Apakah kamu tipe yang simpel dengan menggunakan jilbab segiempat atau suka berkreasi dengan jilbab dan scarf yang bermacam-macam? Apapun gaya kamu, cari hijab dan baju muslim yang sesuai dengan harga yang lebih hemat dengan memanfatk voucher diskon. Kunjungi Paylesser Indonesia, karena ada banyak promo Ramadhan yang akan sayang banget kalau dilewatkan.

Temukan hijab favorit dan maxi dress untuk menunjang style kamu di Zalora dengan memannfaatkan voucher Zalora di situs kami. Manfaatkan juga voucher Lazada untuk menjcari hijab pilihan supaya koleksi kamu lebih banyak namun belanja tetap hemat. Boleh juga sebagai persiapan untuk Idul Fitri nanti.

Harap tunggu, laporan sedang dalam proses submit....

Anda harus login untuk berkomentar. Login Sekarang

Penulis Lainnya

MUHAMAD RENDI MUHINDO

Penulis ini masih malu-malu menuliskan sedikit tentang Biografinya
Daftar Artikel Terkait :  1

Komentar Terbaru

Layanan ini diselenggarakan oleh PT. TELKOM INDONESIA untuk dunia pendidikan di Indonesia.
Mari kita majukan bangsa Indonesia, melalui pemanfaatan Teknologi Informasi yang tepat guna
pada dunia pendidikan Indonesia.
Sistem Informasi Aplikasi Pendidikan
versi 2.0