Tutorial DasarSIAP Wacana

Artikel Kategori // Lain-Lain

Beranda / Lain-Lain / Inilah Ciri-Ciri Internal dan Eksternal Akibat Hemofilia
Inilah Ciri-Ciri Internal dan Eksternal Akibat Hemofilia
0 Komentar | Dibaca 439 kali

Inilah Ciri-Ciri Internal dan Eksternal Akibat Hemofilia,- Tingkat pendarahan pada penderita yang mengalami hemofilia tergantung pada seberapa parah kondisi mereka atau jumlah faktor pembekuan yang dimiliki seseorang dan lokasi perdarahan. Pendarahan akibat hemofilia paling umum sering mempengaruhi sendi dan otak.

Waspada, Inilah Ciri-Ciri Internal dan Eksternal Akibat Hemofilia Pada Bayi, Anak dan Dewasa

Pada anak-anak yang memiliki hemofilia ringan biasanya tidak memiliki tanda yang cukup signifikan, terkecuali mereka mengalami pendarahan yang berlebihan akibat pasca dari prosedur gigi, kecelakaan, atau pembedahan. Pada laki² yang menderita hemofilia, kemungkinan besar dapat mengalami pendarahan yang banyak setelah mereka disunat.

Pendarahan dari hemofilia bisa terjadi pada permukaan tubuh (pendarahan eksternal) dan di dalam tubuh (pendarahan eksternal). Tanda-tanda dari pendarahan eksternal dapat meliputi ;

Inilah Ciri-Ciri Internal dan Eksternal Akibat Hemofilia

  1. Pendarahan di mulut dapat dari luka akibat gigitan, pemotongan atau kehilangan gigi
  2. Mimisan atau keluarnya darah dari hidung tanpa alasan yang jelas
  3. Pendarahan akibat cedera
  4. Pendarahan akibat dari lanjutan luka yang sudah terhenti sebentar

Tanda-tanda perdarahan internal bisa meliputi:

  1. Darah dalam urin (dari perdarahan di ginjal atau kandung kemih)
  2. Darah di tinja (dari pendarahan di usus atau perut)
  3. Memar besar (dari pendarahan ke otot besar tubuh)

Perdarahan yang terjadi di sendi termasuk jenis dari pendarahan internal, di mana daerah yang sering terkena pengaruhnya mencakup lutut, siku akibat luka yang tidak jelas atau tidak signifikan. Hal ini terkadang menyebabkan sendi disertai dengan pembengkakan, panas saat disentuh serta rasa sakit ketika ditekuk. Akibatnya pergerakan di sendi menjadi terbatas atau hilang walaupun sifatnya sementara. Perlu kita ketahui juga, ternyata pendarahan yang terjadi di sendi tidak boleh kita abaikan atau anggap remeh. Di mana jika tidak dalam penanganan segera dapat  meningkatkan resiko pada kerusakan sendi.

Sedangkan pendarahan yang terjadi di otak termasuk masalah yang cukup signifikan dibandingkan pada sendi. Di mana tanda dan gejala pendarahan di otak sering memicu ; sakit kepala, muntah berulang, kantuk berlebih atau perubahan pada perilaku, kelemahan mendadak, kecanggungan pada lengan atau tungkai, masalah dalam berjalan, penglihatan menjadi ganda bahkan sampai pada gejala kejang-kejang

Pada bayi yang menderita hemofilia memang pada umumnya mereka tidak bisa mengungkapkan apa yang mereka rasakan. Tapi para ibu tak perlu khawatir, mereka dapat mulai memberi tanda saat merek mulai merangkak, tanda mereka dapat terlihat dengan adanya memar merah di perut, bokong, dada dan punggung.

Langkah awal pengobatan saat terjadinya pendarahan biasanya dapat dilakukan dengan menerapkan infus rumah, namun dengan petunjuk dari dokter. Sedangkan jika terjadinya nyeri atau pembengkakan pada sekitar sendi, mengkompres dengan es beku yang dibungkus dengan handuk atau kain tipis ke area sendi tersebut.

Demikian ulasan terkait Inilah Ciri-Ciri Internal dan Eksternal Akibat Hemofilia pada bayi, anak dan dewasa. Semoga informasinya bermanfaat dan salam sehat..

SOURCE : Pengobatan Gangguan Pendarahan (HEMOFILIA) Sejak Dini

Harap tunggu, laporan sedang dalam proses submit....

Anda harus login untuk berkomentar. Login Sekarang

Penulis Lainnya

Basuki

Penulis ini masih malu-malu menuliskan sedikit tentang Biografinya
Daftar Artikel Terkait :  1

Kategori

Layanan ini diselenggarakan oleh PT. TELKOM INDONESIA untuk dunia pendidikan di Indonesia.
Mari kita majukan bangsa Indonesia, melalui pemanfaatan Teknologi Informasi yang tepat guna
pada dunia pendidikan Indonesia.
Sistem Informasi Aplikasi Pendidikan
versi 2.0