Tutorial DasarSIAP Wacana

Artikel Kategori // Informasi Umum

Beranda / Informasi Umum / Jam Tidur Berantakan, Kerusakan Sel Otak pun Meningkat
Jam Tidur Berantakan, Kerusakan Sel Otak pun Meningkat
0 Komentar | Dibaca 1658 kali

Penelitian terbaru menemukan efek dari pola tidur yang tidak konsisten dapat menyebabkan penyakit neurodegeneratif–yang menyerang sel otak–hingga demensia dan Alzheimer.

Studi yang dipimpin oleh Michele Bellesi dari Marche Polytechnic University, Italia, mempelajari otak tikus yang terbagi dalam empat kelompok dengan tingkat jam tidur yang berbeda.

Pada kelompok pertama, tikus diberikan waktu tidur yang baik, selama enam sampai delapan jam. Kelompok kedua, tikus dibiarkan untuk tidur tapi dibangunkan sewaktu-waktu oleh periset. Kelompok ketiga tikus tidur lebih dari delapan jam dan kelompok terakhir tikus dibiarkan tidur selama lima hari.

Penelitian yang terpublikasi di The Journal of Neuroscience, menemukan tikus yang tidur nyenyak dan cukup waktu mengalami peningkatan fungsi sinapsis–sel yang berperan untuk pembentukan memori–dengan baik.

Sementara, pada kelompok tikus yang kurang dan tidur berlebihan mengalami peningkatan fagositosis mikroglial–bagian sel–yang dikaitkan dengan gangguan otak termasuk penyakit demensia Alzheimer dan kerusakan sel pada otak lainnya seperti dikutip dari inc-asean, Jumat (6/2/2017).

Peneliti berencana untuk memperdalam studi guna melihat apakah penelitian terhadap tikus ini juga berdampak sama pada manusia. Sebagai langkah aman, sebaiknya kita tetap menjaga kecukupan waktu tidur agar terhindar dari risiko penyakit apa pun. (BJP)

Sumber

Harap tunggu, laporan sedang dalam proses submit....

Anda harus login untuk berkomentar. Login Sekarang

Penulis Lainnya

ubajskello

Penulis ini masih malu-malu menuliskan sedikit tentang Biografinya
Daftar Artikel Terkait :  1
Layanan ini diselenggarakan oleh PT. TELKOM INDONESIA untuk dunia pendidikan di Indonesia.
Mari kita majukan bangsa Indonesia, melalui pemanfaatan Teknologi Informasi yang tepat guna
pada dunia pendidikan Indonesia.
Sistem Informasi Aplikasi Pendidikan
versi 2.0