Tutorial DasarSIAP Wacana

Artikel Kategori // Informasi Umum

Beranda / Informasi Umum / Obat Tradisional Diabetes Melitus Tipe 2
Obat Tradisional Diabetes Melitus Tipe 2
0 Komentar | Dibaca 692 kali

Obat Tradisional Diabetes Melitus Tipe 2 – Penyakit diabetes melitus atau kencing manis ini merupakan penyakit yang mempengaruhi kadar glukosa di dalam darah, kondisi ini disebabkan karena kadar glukosa berlebihan di dalam darah karena tubuh mengalami kekurangan produksi hormon insulin, atau kelenjar pankreas yang berfungsi memproduksi hormon insulin tidak dapat berfungsi dengan baik.

Dalam proses pencernaan setiap kita mengkonsumsi karbohidrat maka otak akan memerintahkan kelenjar pankreas untuk memproduksi hormon insulin. Hormon insulin beperan dalam mengubah zat glukosa menjadi glikogen (gula otot) atau sebagai cadangan energi yang disimpan di organ hati. Akan tetapi, apabila di dalam darah terlalu banyak glukosa maka hormon insulin tidak dapat bekerja secara efketif.

Berdasarkan faktor genetika dan hormonal, penyakit diabetes dibedakan menjadi dua tipe yaitu:

  1. Diabetes Tipe 1 atau disebut juga Insulin Dependent Diabetes, sekitar 10% orang yang mengidap diabetes memiliki diabetes tipe ini atau diabetes yang bergantung pada hormon insulin. Tubuh mereka tidak mampu memproduksi insulin secara normal dan karenanya suntikan untuk menambah kadar hormon insulin secara teratur dibutuhkan untuk memelihara gula darah yang normal.
  2. Diabetes Tipe 2 atau Non Insulin Dependent Diabetes, sekitar 85% orang yang mengidap diabetes memiliki diabetes tipe ini atau diabetes yang tidak bergantung pada insulin. Tubuh mereka mampu memproduksi sejumlah insulin, tetapi tidak mencukupi atau mengalami cacat pada organ pankreas yang berfungsi memproduksi hormon insulin.

Untuk penyakit diabetes tipe 2 ini lebih banyak ditemukan pada orang yang berusia di atas 30 tahun atau bahkan lebih tua. Beberapa faktor yang mengakibatkan seseorang terkena diabetes tipe 2:

  • Faktor Usia.
  • Hipertensi dan kolesterol tinggi sangat erat dengan diabetes.
  • Kurang beraktivitas yang mengeluarkan keringat / energi.
  • Tidak pernah berolahraga secara teratur.

Waspadalah apabila tubuh anda mengalami pertanda / gejala dari penyakit diabetes melitus seperti di bawah ini, antara lain:

  • Cepat merasa kehausan.
  • Gampang capek.
  • Kadar gula darah 160 sampai 180 mg/dl, membuat urin tercampur dengan gula.
  • Berat badan menurun.
  • Penglihatan menjadi kabur/buram.
  • Mual dan pusing.
  • Frekuensi buang air kecil meningkat.
  • Bagian kepala sering merasa sakit.
  • Luka sulit sembuh / kering.
  • Kurang berolahraga dan beraktivitas fisik mengeluarkan energi.

Rata rata setiap orang akan banyak mengalami gejala di atas, tapi di sebagian kasus ada juga yang tidak menunjukkan gejala sama sekali, sehingga penyakit diabetes terkadang sulit untuk dideteksi lebih awal.

Bagi anda yang ingin memperoleh kesembuhan dari penyakit diabetes anda dapat mengambil langkah alternatif dengan pengobatan tradisional menggunakan tanaman herbal alami tanpa efek samping. Berikut beberapa tanaman herbal yang dapat dikonsumsi:

  1. Daun Sirsak

Sirsak bukanlah tergolong jenis tanaman langka / yang sulit ditemukan dan sudah sangat dikenal di negara Indonesia, dan bahkan kini tanaman sirsak sudah banyak ditanam di halaman rumah. Buahnya yang bercita rasa asam manis menyegarkan sering dijadikan olahan minuman dalam bentuk jus maupun sirup. Namun selain buahnya yang banyak manfaat, ternyata daunnya pun mengandung khasiat yang begitu banyak untuk mengatasi sekaligus menyembuhkan beragam macam penyakit, terlebih penyakit kanker. Tapi, selain dapat menyembuhkan penyakit kanker, kandungan senyawa yang ada dalam daun sirsak ini juga berkemampuan dalam menyembuhkan penyakit diabetes melitus (kencing manis).

Kandungan senyawa Acetogenins pada ekstrak daun sirsak dapat meningkatkan fungsi sel beta pankreas yang berfungsi untuk memproduksi hormon insulin. Berikut cara untuk mengolah daun sirsak dalam pengobatan penyakit diabetes melitus:

  • Bahan dasar terdiri dari 10 sampai 15 lembar daun sirsak tua yang masih segar.
  • Cuci bersih daun sirsak.
  • Daun sirsak di iris iris kecil.
  • Rebus potongan daun sirsak dalam dua gelas air (api kecil).
  • Biarkan mendidih dan airnya tersisa 1 gelas saja.
  • Pisahkan air rebusan dan daun sirsaknya dengan saringan, kemudian dinginkan.
  • Air rebusan daun sirsak siap diminum 2x sehari, tiap pagi dan malam.
  1. Mahkota Dewa

Tanaman mahkota dewa ini sudah terkenal dalam dunia pengobatan tradisional karena mengandung manfaat yang melimpah untuk mengobati berbagai macam penyakit, termasuk penyakit kencing manis (diabetes melitus) ini. Tanaman mahkota dewa ini memiliki nama latin yaitu Phaleria Macrocarpa dan juga merupakan tanaman asli dari Indonesia yang tepatnya berasal dari daerah Papua. Mahkota dewa begitu efektif dalam menyembuhkan penyakit karena di dalam buah mahkota dewa ini terdapat bahan aktif seperti saponin, alkaloid, flavonoid dan juga polifenol yang dapat menormalkan metabolisme di dalam tubuh. Cara membuat obat tradisional diabetes melitus dari buah mahkota dewa:

  • Sediakan 5 sampai 6 buah mahkota dewa.
  • Cuci buah mahkota dewa sampai bersih.
  • Potong buah mahkota dewa menjadi potongan kecil.
  • Rebus mahkota dewa dengan 5 gelas air.
  • Didihkan dan biarkan airnya tersisa sampai 3 gelas.
  • Saring dan dinginkan.
  • Air rebusan siap diminum 3x sehari, 1 gelas tiap sekali minum.
  1. Kulit Buah Manggis

Saat ini kulit buah manggis sudah banyak sekali dimanfaatkan oleh banyak orang sebagai obat tradisional untuk menyembuhkan beragam jenis penyakit termasuk penyakit diabetes melitus ini. Sebab, kulit buah manggis ini mengandung senyawa xanthone, yang dimana pada peristiwa ini senyawa tersebut berperan untuk menurunkan resistensi insulin pada penderita penyakit diabetes melitus. Kandungan zat xanthone & flavonoid pada kulit buah manggis itu berperan sebagai anti oksidan yang fungsinya untuk melindungi dan menangkal sel beta pankreas rusak akibat radikal bebas. Sehingga sel sel itu akan mengalami regenerasi dan kembali mampu memproduksi hormon insulin dengan cukup untuk metabolisme penyerapan glukosa di dalam darah.

Cara membuat obat tradisional diabetes mellitus dari kulit manggis:

  • Ambil 3 buah manggis, pisahkan daging dan kulitnya.
  • Kerok bagian dalam kulit buah manggis dengan sendok.
  • Campurkan kulit manggis dengan ethanol dan air dengan perbandingan 1:2, lalu masukkan ke dalam mesin blender untuk digiling / dihaluskan.
  • Saring antara ampas dengan air hasil jus kulit manggis.
  • Agar jusnya terasa lebih nikmat, Anda boleh menambahkan madu murni secukupnya.
  • Jus sudah siap diminum.
  1. Buncis

Buncis adalah tumbuhan jenis kacang kacangan yang bisa dengan mudah ditemui dan juga mudah untuk diolah menjadi masakan, dengan memasak buncis menjadi sayur tumis maupun dimakan mentah mentah (lalapan). Alasan mengapa tanaman buncis ini di percayai mampu mengobati penyakit diabetes melitus karena kandungan di dalam buncis ini terdapat zat B-Sitosterol yang memiliki kemampuan untuk merangsang pankreas dalam memproduksi hormon insulin yang dibutuhkan oleh tubuh Anda. Mengkonsumsi buncis berlebihan juga tidak akan menyebabkan hormon insulin menjadi berlebihan, jadi buncis bersifat menormalkan metabolisme produksi hormon insulin dalam tubuh secara wajar. Cara pembuatan obat tradisional diabetes melitus dari buncis:

  • 500 gram buncis segar.
  • Cuci buncis hingga bersih
  • Rebus dalam air sebanyak 2 gelas.
  • Didihkan airnya sampai tersisa 1 gelas.
  • Saring dan dinginkan air rebusan buncis tersebut.
  • Air rebusan buncis siap diminum untuk 2x sehari.
Harap tunggu, laporan sedang dalam proses submit....

Anda harus login untuk berkomentar. Login Sekarang

Penulis Lainnya

Anndiana

Penulis ini masih malu-malu menuliskan sedikit tentang Biografinya
Daftar Artikel Terkait :  1
Layanan ini diselenggarakan oleh PT. TELKOM INDONESIA untuk dunia pendidikan di Indonesia.
Mari kita majukan bangsa Indonesia, melalui pemanfaatan Teknologi Informasi yang tepat guna
pada dunia pendidikan Indonesia.
Sistem Informasi Aplikasi Pendidikan
versi 2.0