Tutorial DasarSIAP Wacana

Artikel Kategori // Lain-Lain

Beranda / Lain-Lain / Fasilitas pendingin Data Center di Indonesia
Fasilitas pendingin Data Center di Indonesia
0 Komentar | Dibaca 89 kali

gertretedfg

Pada saat ini, data center berbasis di lokasi yang bahkan tidak menyediakan pendinginan alami dan oleh karena itu, mereka harus mencari pendinginan CRAC, yang sayangnya menggabungkan beberapa bahan kimia yang mengarah ke pencemaran lingkungan.

Namun, sekarang banyak raksasa teknologi berusaha untuk go green dengan mengadopsi sumber daya terbarukan untuk memperkuat pusat data mereka. Mari kita lihat bagaimana pusat data beralih ke sumber hijau.

Pusat data bertenaga angin

Dalam beberapa tahun terakhir, beberapa data center indonesia mulai menggunakan tenaga angin di pusat data karena menggunakan bahan bakar diesel sangat sedikit dan oleh karena itu, dianggap sebagai sumber hijau. Facebook dan Microsoft adalah pengadopsi energi angin yang cepat dan raksasa teknologi ini terus memberi jalan untuk pendekatan yang lebih hijau untuk menjalankan pusat data masifnya. Facebook telah melakukan transisi yang luar biasa dengan berpindah ke jalur yang benar ketika menggunakan sumber daya terbarukan.

Pertama, mereka membangun data center indonesia mereka di provinsi D.K.I Jakarta di mana infrastruktur menggunakan pendinginan alami, sehingga menghemat banyak sumber daya. Sekarang mereka sedang mengerjakan sebuah proyek baru untuk membangun data center indonesia di Jakarta yang akan sepenuhnya didukung oleh energi matahari dan angin. Jika rencana ini berhasil, kemungkinan penyedia data center indonesia di seluruh dunia akan berusaha membangun pusat data hijau mereka sendiri agar tetap kompetitif serta mempromosikan energi hijau.