Tutorial DasarSIAP Wacana

Artikel Kategori // Informasi Umum

Beranda / Informasi Umum / Masalah kulit di atas usia 30 tahun
Masalah kulit di atas usia 30 tahun
0 Komentar | Dibaca 233 kali

Ketika usia melewati angka 30 tahun, ada beberapa masalah kulit yang kemudian mengancam kesehatan dan kecantikan kulit Anda. Apalagi bila Anda tidak mempunyai pengetahuan yang cukup tentang merawat kulit yang benar. Seperti misalnya, sangat penting dilakukan sejak muda untuk memakai krim pelembab dan tabir surya; namun banyak orang yang meninggalkan 2 hal penting tersebut.

Masalah kulit pun datang menghampiri di mulai dari usia tersebut. Misalnya kulit yang kering, kendur, muncul kerutan-kerutan halus di pelipis, dahi dan sekitar bibir bahkan keriput, hiperpigmentasi kulit, ada kantong mata yang nampak bergelayut, dan kulit yang berkurang kecerahannya. Masalah-masalah kulit di atas adalah akibat dari kelalayan Anda dalam memakai krim pelembab dan tabir surya. Kalaupun sudah memakai sunblok, namun tidak sesuai dengan petunjuk pemakaian yang tepat.

Baca artikel penggunaan sunblok.

Memakai riasan sejak usia remaja juga bisa meningkatkan resiko kerusakan kulit di usia dewasa, Yang dimaksud di sini adalah riasan berat, tanpa melakukan langkah yang benar untuk menghapusnya setiap sebelum tidur. Dan sebaiknya cukup memakai riasan ringan untuk pemula.

Ingat lah, usia Anda tidak muda lagi, otot-otot kulit mulai mengendur, dan kemampuan kulit untuk meremajakan kulit pun semakin melemah. Sehingga Anda harus memberikan perhatian lebih kepada kulit Anda. Walaupun Anda sudah lalai di usia muda, janganlah diteruskan di atas usia 30 karena akan semakin mempercepat datangnya masalah-masalah kulit tersebut.

Dan dalam kasus tertentu, walaupun sangat jarang terjadi adalah kulit yang sangat sensitif. Kulit yang sensitif memerlukan perhatian yang lebih, karena bisa menyulitkan proses penyembuhan masalah yang utama. Kulit menjadi sensitif bisa diakibatkan oleh beberapa hal. Misalnya kulit yang sangat kering, reaksi alergi pada kulit (misalnya dermatitis, rosacea, dam eksim), paparan matahari, serta secara kontinyu memakai kosmetik yang mengandung bahan iritan, memakai kosmetik kadaluarsa, dan cara memperlakukan kulit yang keliru.

Mana yang harus diobati terdahulu, kulit yang sensitif atau masalah-masalah kulit di atas?

Tentu saja kulit sensitif harus ditangani terlebih dahulu. Karena kita tidak bisa mengatasi masalah utama bila memakai krim saja mengakibatkan kulit menjadi gatal atau bengkak. Untuk itu Anda harus memperkuat kondisi dan pertahanan kulit daru radikal bebas agar kulit lebih toleran terhadap pengobatan yang akan diberikan pada tahap berikutnya.

Pilih lah makanan, suplemen, atau serum yang mengandung antioksidan, serta vitamin C. Buah-buahan yang kaya antioksidan diantaranya adalah :

  1. Blueberry, strawberry, serta blackberry. 3 berry tersebut sangat kaya dengan kandungan anti oksidan. Sajiannya diserahkan kepada Anda. Bisa dikonsumsi langsung, ataupun diblender agar diminum berupa jus.
  2. Buah anggur juga sangat kaya dengan bahan anti oksidan (juga bermanfaat untuk menurunkan resiko terkena kanker serta jantung).
  3. Buah kiwi. Selain memiliki nilai vitamin A yang tinggi, buah kiwi juga mengandung vitamin E yang merupakan zat antioksidan.

Setelah pemakaian dan mengkonsumsi vitamin C, ataupun serum antioksidan yang dilengkapi vitamin yang dibutuhkan kulit, maka biasanya dalam waktu 1 atau 2 bulan akan membuat kulit lebih siap untuk memulai perawatan masalah yang utama.

Masalah-Masalah Kulit Di Atas Usia 30 Tahun

Kulit memiliki porsi yang besar dari tubuh manusia. Fungsinya sangat lah penting, karena menjadi pelindung organ dalam tubuh dari gangguan luar misalnya virus dan bakteri, serta mengatur temperatur tubuh.

1. Kantong mata. Ada beberapa faktor penyebab kantong mata selain usia, yaitu mengkonsumsi makanan yang mengandung banyak garam sebelum tidur, terlalu lelah dan kurang tidur, alergi, cadangan kolagen yang berkurang, serta faktor luar lain. Ada beberapa tips sederhana untuk mengatasi kantong mata selain memakai krim yang dikhususkan untuk area mata, yaitu memberikan kompres dengan kantong teh celup, mengkompres dengan ketimun dingin, memakai parutan bengkuang, dan masker kentang.

2, Problem kulit di usia remaja yaitu jerawat juga bisa terjadi di usia dewasa.  Akibat dari aktivitas hormon seperti saat menstruasi, hamil, ataupun ketika memakai alat kontrasepsi, maka bisa juga jerawat-jerawat kemudian bermunculan. Resiko akan lebih besar terjadi pada individu yang memiliki jenis kulit berminyak. Daerah T adalah yang paling rawan. Di daerah tersebut bisa terdapat jerawat kecil-kecil di dahi yang banyak. Penyebab jerawat kecil di dahi ini bisa oleh banyak hal, selain kulit yang berminyak, juga pemakaian produk-produk yang dipakai ke rambut. 

3. Hiperpigmentasi dan Chloasma. Ada beberapa tipe hiperpigmentasi, diantaranya adalah hiperpigmentasi akibat inflamasi (PIH), flek hitam, dan melasma/chloasma. Hiperpigmentasi adalah kondisi ketika terdapat daerah gelap dibandingkan kulit di sekitanya. Hiperpigmentasi secara umum dapat terjadi di bagian tubuh yang secara intens terpapar matahari. Yang lebih jelas dan sulit untuk ditutupi adalah pada bagian wajah.

Bisa dibaca untuk lebih rinci di : Cara Menghilangkan Melasma

Banyak kasus walaupun kita sudah memakai tabir surya namun tetap memiliki flek hitam. Hal tersebut dikarenakan cara pemakaian tabir surya yang tidak sesuai dengan petunjuk medis. Misalnya hanya memakai tabir surya 1x saja untuk aktivitas panjang di siang hari. Padahal ahli kulit menyarankan pemakaian kembali tabir surya setiap 1 hingga 1.5 jam sejak pertama kali memakai tabir surya. Sedangkan PIH diantaranya bisa terjadi saat Anda memiliki luka jerawat, yang kemudian terpapar matahari sehingga menjadi bintik hitam. Sedangkan melasma utamanya terjadi pada wanita, diantaranya flek hitam di atas bibir.

Namun laki-laki pun mempunyai potensi memilikinya. Biasanya pada wanita terjadi akibat mengkonsumsi pil KB. Walaupun melasma lebih sulit diatasi dibandingkan hiperpigmentasi lainnya, namun dengan krim penghilang melasma dari Rich Amor sudah banyak kasus melasma yang berhasil diatasi.

4. Kulit kering. Selain faktor usia, kulit kering juga disebabkan oleh banyak faktor. Seperti misalnya cuaca, alkohol, merokok, penyakit kulit, stress, mandi dengan air panas terlalu sering, alkohol, paparan sinar matahari, kekurangan vitamin A, serta kelenjar tiroid yang menghasilkan terlalu sedikit hormon. Wajah yang kering, maka riasan bahkan bedak pun akan sulit menempel di permukaan kulit dengan sempurna.

Sangat tidak enak dilihat, apalagi bila bersisik. Tapi hal tersebut masih dalam kondisi ringan. Apabila ditambah dengan gatal-gatal maka kulit akan berubah menjadi sensitif. Ini harus dihindari. Untuk itu Anda harus mengoleskan krim pelembab dan sunblok lebih sering, serta banyak mendapatkan asupan vitamin A. Selain itu, lakukanlah pengelupasan ringan. Untuk lebih lengkapnya bisa dibaca di artikel perawatan kulit yang mudah gatal.

5. Kulit kendur dan timbul kerutan. Kulit kering pada umumnya sangat mudah menjadi kendur dan lebih cepat mendapatkan kerutan. Selain dengan memakai pelembab lebih rutin, ada beberapa hal yang perlu dilakukan untuk mengatasi keriput dan kerutan, yaitu :

  • Tetap rileks dan membatasi aktivitas di siang hari, dengan selalu memakai sunblok dan pelembab.
  • Memicingkan mata dan mengerutkan dahi terlalu sering akan mempercepat kerutan. Oleh karena itu perlu dihindari.
  • Lakukanlah pengelupasan.
  • Tidur yang cukup.
  • Mandi dengan air dingin.
  • Memelihara kelembaban ruangan dengan pelembab udara (atau humidifier). Bila Anda selalu berada di ruangan ber-AC yang kering, maka resiko kulit kendur dan kerutan akan lebih besar.
  • Makanlah ikan salmon.
  • Batasi mencuci muka dengan sabun, apalagi yang keras, mengandung parfum serta detergen.

6. Kulit kusam. Kulit di atas usia 30 tahun akan menurun kualitas regenerasi kulitnya. Baca juga, masalah kulit di usia dewasa. Sehingga perlu dibantu dengan bahan-bahan pengelupas, baik yang ringan maupun berat. Pengelupasan ringan dilakukan setiap pagi dan malam dengan memakai cleanser dan sabun. Sedangkan yang berat dilakukan setiap 2 minggu sekali dengan memakai eksfolian seperti retinoid acid, atau arbutin. Tujuan dari pengelupasan adalah untuk membuang kulit mati di permukaan, sehingga bisa memberikan jalan bagi tumbuhnya kulit baru yang lebih sehat dan segar. Krim untuk peremajaan kulit biasanya dimiliki di setiap krim malam. Karena pada malam hari saat Anda tidur akan membuka pori-pori sehingga bisa menyerap krim secara lebih baik.  

Harap tunggu, laporan sedang dalam proses submit....
Tags :  

Anda harus login untuk berkomentar. Login Sekarang

Penulis Lainnya

APERLIN GULO

Penulis ini masih malu-malu menuliskan sedikit tentang Biografinya
Daftar Artikel Terkait :  2

Kategori

Layanan ini diselenggarakan oleh PT. TELKOM INDONESIA untuk dunia pendidikan di Indonesia.
Mari kita majukan bangsa Indonesia, melalui pemanfaatan Teknologi Informasi yang tepat guna
pada dunia pendidikan Indonesia.
Sistem Informasi Aplikasi Pendidikan
versi 2.0