Tutorial DasarSIAP Wacana

Artikel Kategori // Lain-Lain

Beranda / Lain-Lain / Ketahui Yuk, Faktor Penyebab Pembekuan Darah Pada Paru-Paru Disini..
Ketahui Yuk, Faktor Penyebab Pembekuan Darah Pada Paru-Paru Disini..
0 Komentar | Dibaca 399 kali

Ketahui Yuk, Faktor Penyebab Pembekuan Darah Pada Paru-Paru Disini..

Emboli paru terjadi saat arteri yang membawa darah ke paru-paru menjadi tersumbat. Penyumbatan biasanya berupa bekuan darah, tapi bisa juga berupa tetesan lemak, gelembung udara atau cairan ketuban (cairan yang mengelilingi bayi yang belum lahir). Bekuan darah ini biasanya berasal dari salah satu vena dalam di kaki yang sering dikenal juga sebagai deep vein thrombosis (DVT) Bila darah tidak mampu beredar secara normal, maka sangat besar kemungkinan gumpalan lebih cenderung berkembang.

Ketahui Yuk, Faktor Penyebab Pembekuan Darah Pada Paru-Paru Disini..

Ketahui Yuk, Faktor Penyebab Pembekuan Darah Pada Paru-Paru Disini..

Terkadang, penyumbatan pada pembuluh darah dapat disebabkan oleh berbagai faktor seperti zat selain bekuan darah termasuk ; suatu lemak dari sumsum tulang yang patah, kolagen atau jaringan lainnya, bagian dari tumor dan gelembung udara.

  1. Usia, di mana seseorang yang memiliki usia lebih dari 60 tahun cenderung mendapatkan masalah DVT daripada orang dewasa muda. Terutama mereka yang berusia diatas 75 tahun dengan berat badan berlebih berada pada risiko terbesar mendapatkan kondisi ini.
  2. Faktor genetik, di mana sifat warisan tertentu dapat menyebabkan gangguan pembekuan darah atau memproduksi trombosit terlalu banyak. Hal ini tentu menyebabkan darah menggumpal terlalu mudah dan membuat bekuan darah lebih besar kemungkinan terjadi.
  3. Gaya hidup yang kurang aktif atau bahkan tidak aktif sedikitpun dalam jangka waktu yang lama, sangat besar berkontribusi terhadap penyatuan dan penggumpalan darah. Kebiasaan gaya hidup yang menyebabkan trombosis termasuk tidak pernah olahraga, naik pesawat dalam waktu lama, kebanyakan duduk yang bahkan dalam seharian penuh, menonton tv selama berjam-jam, imobilisasi setelah operasi, cedera atau masalah kondisi kesehatan lainnya.
  4. Riwayat serangan jantung atau stroke, di mana orang yang pernah terkena penyakit ini lebih besar kemungkinan untuk mendapatkan terjadi gumpalan daripada mereka yang tidak pernah memiliki riwayat masalah kardiovaskular. Mereka yang memiliki luka pada pembuluh darah, seperti jenis yang dapat disebabkan oleh beberapa prosedur bedah atau bahkan efek dampai dari traumatis juga dapat berisiko mengembangkan gumpalan dengan lebih mudah.
  5. Kelebihan berat badan juga telah dikaitkan termasuk ke dalam faktor risiko terjadinya penggumpalan darah yang lebih tinggi. Hal ini terjadi kemungkinan karena bagaimana kelebihan jaringan lemak meningkatkan kadar estrogen. Estrogen yang tersimpan dalam jaringan lemak dapat berkontribusi pada pembentukan gumpalan, peradangan dan masalah lain yang dapat memicu DVT.
  6. Kehamilan, di mana banyak pula yang memiliki risiko lebih tinggi untuk mengembangkan pembentukan bekuan darah selama kehamilan atau bahkan pasca melahirkan. Hal ini terjadi bisa akibat dari memproduksi darah yang ekstra untuk menopang janin, sehingga lebih banyak tekanan yang diberikan tekanan yang diberikan pada vena, juga pada perubahan tekanan darah dan penambah berat badan. Temuan yang paling menakutkan emboli paru (gumpalan yang berjalan ke paru-paru) termasuk salah satu penyebab utama kematian dari sang ibu saat melahirkan. Bobot atau berat yang dimiliki pada bayi dapat berpengaruh terhadap terjadinya penekanan pembuluh darah di panggul yang bisa memperlambat kembalinya darah dari kaki.
  7. Riwayat kanker, di mana studi telah banyak menemukan bhawa riwayat beberapa jenis kanker terutama kanker paru-paru, pankreas, payudara dan ovarium dapat meningkatkan pada risiko terjadinya pembekuan.
  8. Merokok dan penggunaan narkoba, di mana trombosis vena dalam dapat menjadi lebih buruk saat seseorang mengisap rokok, penggunaan produk tembakau lainya atau menggunakan obat-obatan untuk rekreasi. Tembakau bahkan lebih beresiko bila dikombinasikan dengan obat-obatan yang mempengaruhi aliran darah dan kadar hormon seperti estrogen.
  9. Menopause dan perubahan hormon, di mana beberapa penelitian menunjukan bahwa perubahan estrogen termasuk peningkatan estrogen akibat pil KB atau terapi penggantian hormon dapat meningkatkan pembekuan darah dan menyebabkan berbagai komplikasi jantung. Wanita meopause yang memakai obat untuk menggantikan estrogen juga berisiko tinggi jika disertai seringnya merokok, memiliki kelebihan berat badan dan tidak berolahraga.

Demikian sedikit ulasan mengenai Faktor Penyebab Pembekuan Darah Pada Paru-Paru. Semoga informasinya bermanfaat dan salam sehat..

SOURCE : Obat Melancarkan Peredaran Darah Herbal Terlaris

Harap tunggu, laporan sedang dalam proses submit....

Anda harus login untuk berkomentar. Login Sekarang

Penulis Lainnya

ABDUL ROUF

Penulis ini masih malu-malu menuliskan sedikit tentang Biografinya
Daftar Artikel Terkait :  1

Kategori

Layanan ini diselenggarakan oleh PT. TELKOM INDONESIA untuk dunia pendidikan di Indonesia.
Mari kita majukan bangsa Indonesia, melalui pemanfaatan Teknologi Informasi yang tepat guna
pada dunia pendidikan Indonesia.
Sistem Informasi Aplikasi Pendidikan
versi 2.0