Tutorial DasarSIAP Wacana

Artikel Kategori // Opini & Ide

Beranda / Opini & Ide / Tabir Surya Fisik vs Tabir Suya Kimia
Tabir Surya Fisik vs Tabir Suya Kimia
1 Komentar | Dibaca 260 kali

Melanjutkan pembahasan mengenai tabir surya di artikel sebelumnya. Jadi, ada 2 jenis perlindungan kulit terhadap paparan UV-A dan UV-B. Perlindungan fisik yang kita kenal dapat dilakukan dengan pemakaian topi, baju yang sempurna menutupi kulit, atau juga payung.

Tapi ternyata ada juga jenis tabir surya yang termasuk ke dalam golongan perlindungan fisik. Istilahnya adalah tabir surya fisik atau mineral. Bahan pembuatnya adalah dari seng oksida atau / dan titanium dioksida yang secara fisik menghalangi UV agar tidak sampai ke kulit. Ada juga tabir surya modern yang menggunakan seng micronized, yang transparan dan tidak akan membuat Anda terlihat seperti bermake-up seperti badut setiap kali dipakai.

Beberapa tabir surya yang lebih canggih menggunakan nanopartikel. Anda tidak perlu memakai kembali tabir surya fisik setelah jangka waktu tertentu, tidak seperti tabir surya kimia yang harus dipakai kembali setelah 1-2 jam. Namun kekurangan dari tabir surya fisik adalah tidak tahan air, sehingga Anda harus melapisinya dengan bedak mineral.

Di lain pihak tabir surya kimia biasanya terbuat dari bahan Helioplex, Octylcrylene, OxyBenzone, Octisalate, Homosalate, Avobenzone, dan Octinoxate. Mekanisme tabir surya kimia adalah nyerap atau menyebarkan sinar UV yang datang ke kulit Anda.

Ada kekhawatiran bahwa beberapa filter kimiawi ini dapat menghasilkan kerusakan radikal bebas (“buruk”), dan beberapa bahkan dianggap sebagai pengganggu endokrin, yang berarti mereka mengacaukan hormon Anda. Selain itu ada diantaranya yang bisa menyebabkan iritasi. Tentunya saat Anda sedang mengalami peradangan jerawat, maka jenis ini perlu dihindari (baca : mengatasi peradangan jerawat).

Jadi perbedaannya adalah tabir surya kimia akan menyerap (absorb) atau menyebarkan (scatter) sinar UV. Juga harus dipakai 15 menit sebelum terkena matahari. Sedangkan tabir surya fisik atau mineral akan menghalangi (memantulkan) secara fisik, dan efek perlindungannya adalah instan tanpa perlu menunggu hingga 15 menit.

Keuntungan dari tabir surya kimia adalah memang lebih tahan terhadap keringat dan air (t